Bisnis Opsi Perdagangan

Peringkat broker opsi biner:

Definisi Perdagangan Opsi Adalah

Perdagangan Opsi adalah perdagangan sebuah kontrak yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli atau menjual suatu saham pada harga tertentu dan jangka waktu tertentu. Namanya hak, maka tentu saja boleh dieksekusi (dijalankan) maupun tidak. Oleh sebab itu opsi bukanlah sebuah keharusan untuk dieksekusi. Opsi tersebut dapat dijalankan jika pemegang opsi mendapatkan keuntungan.

Berikut ini sebuah contoh konsep opsi saham.

Rani membeli opsi saham PT ABCDE sebanyak 10 lot (1.000 lembar) pada harga Rp500 pada tanggal 1 Agustus 2020. Kapan opsi tersebut dieksekusi atau tidak?

  • Tepat pada tanggal 1 Agustus 2020, ternyata harga saham PT ABCDE adalah Rp1.500. Maka Rani akan mendapat keuntungan jika mengeksekusi opsi tersebut.
  • Tepat pada tanggal 1 Agustus 2020, ternyata harga saham PT ABCDE adalah Rp100. Maka Rani tidak perlu mengeksekusinya. Jika Rani mengeksekusi opsi tersebut, maka Rani akan mengalami kerugian (100 – 500) – biaya opsi.

Contoh perdagangan opsi saham:

  • Contract name = nama kontrak
  • Calls = hak/kontrak untuk membeli
  • Puts = hak/kontrak untuk menjual
  • Strike Price = harga kesepakatan atau harga suatu saham pada saat dibeli (saat call option) atau pada saat dijual (saat put option)

Opsi Beli atau Call Option

Opsi beli atau call option adalah hak untuk membeli saham (atau aset lainnya) pada harga kesepakatan (strike price) dalam jangka waktu yang telah disepakati. Ada dua jenis opsi beli yaitu:

  • Membeli Opsi Beli atau Call Option Buyer atau Long Call
  • Menjual Opsi Beli atau Call Option Seller atau Short Call

Opsi Jual atau Put Option

Opsi jual atau put option adalah hak untuk menjual saham (atau aset lainnya) pada harga kesepakatan (strike price) dalam jangka waktu yang telah disepakati. Ada dua jenis opsi jual yaitu:

  • Membeli Opsi Jual atau Put Option Buyer atau LongPut
  • Menjual Opsi Jual atau Put Option Seller atau ShortPut

Harga Premi Opsi

Harga sebuah opsi dipengaruhi oleh:

  1. Jumlah permintaan (demand) dan pasokan (supply), semakin banyak investor yang berminat untuk membeli, semakin mahal pula harga opsinya.
  2. Gejolak harga (volatility), semakin bergejolak harga suatu saham, semakin mahal pula preminya. Semakin stabil harga saham, semakin stabil pula harganya.
  3. Harga opsi berbanding lurus dengan harga strike price.
  4. Harga saham acuan (underlying stock), jika harga saham acuan naik, maka harga opsi call-nya akan naik.
  5. Masa berlaku, semakin lama masa berlaku, semakin tinggi harga opsinya.

Nilai Kontrak Opsi

Nilai kontrak opsi dibedakan berdasarkan jenis opsinya:

Pada opsi beli (call option)

Peringkat broker opsi biner:
  • In-the-money: harga kesepakatan (strike price)
  • At-the-money: harga kesepakatan = harga saham pada saat transaksi.
  • Out-of-the-money: harga kesepakatan > harga saham pada saat transaksi.
  • Near-the-money: harga kesepakatan yang mendekati harga nyata (harga aset acuan).

Pasa opsi jual (put option)

  • In-the-money: harga kesepakatan (strike price)
  • At-the-money: harga kesepakatan = saham pada saat transaksi.
  • Out-of-the-money: harga kesepakatan > harga saham pada saat transaksi.
  • Near-the-money: harga kesepakatan yang mendekati harga nyata (harga aset acuan).

Jenis atau Gaya Opsi

Perdagangan opsi mengenal beberapa gaya yaitu:

  • Opsi Eropa: yaitu suatu kontrak opsi yang hanya bisa di laksanakan pada hari terakhir saat tanggal jatuh tempo masa berlakunya opsi tersebut.
  • Opsi Amerika: yaitu suatu kontrak opsi yang bisa dilaksanakan kapan saja di dalam masa berlakunya kontrak opsi.
  • Opsi Bermuda: yaitu suatu kontrak opsi yang dapat dilaksanakan pada saat tanggal jatuh tempo ataupun sebelum jatuh tempo. Ini merupakan kombinasi dari opsi Eropa dan opsi Amerika.
  • Opsi bersyarat atau barrier optionyaitu suatu opsi yang mensyaratkan keharusan dicapainya suatu harga tertentu pada aset acuan sebelum pelaksanaan opsi dapat dilakukan.

Apakah Anda pernah melakukan perdagangan opsi? Silakan share pengalaman Anda melakukan transaksi perdagangan opsi.

  • Abraham Lembong. 2009. Options The Art of Making Money. Bandung: TriExs Media
  • Wikipedia – Perdagangan Kontrak Opsi
  • Option Trading – https://goo.gl/2ESEZX

Download E-Book Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 a n (GRATIS)

PRODUK OPSI SAHAM: Langkah Awal, Bursa Siapkan 5 Saham

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyiapkan lima saham untuk dimasukkan ke dalam stock option, produk derivatif yang disiapkan. Saat ini, bursa masih menyusun kriteria untuk menentukan anggota stock option tersebut.

Ada beberapa acuan yang akan digunakan, di antaranya adalah saham tersebut harus memiliki likuiditas yang tinggi dan memiliki kapitalisasi pasar atau market cap yang cukup besar.

“Bursa akan memilih untuk tahap awal maksimal lima saham yang terbesar dan terlikuid. Ini akan bisa digunakan untuk lindung nilai atau hedging saat harga saham fluktuatif,” kata Direktur Pengembangan BEI Nicky Hogan kepada Bisnis.com, Senin (28/5/2020).

Pasar modal di Tanah Air memang terbilang minim produk derivatif. Sejauh ini hanya ada Kontrak Berjangka berbasis Indeks Efek (KBIE) yaitu Kontrak Berjangka Indeks Efek LQ-45 atau yang kerap disebut LQ-45 Futures yang diluncurkan kembali pada 2020 silam.

Dengan produk ini, investor yang memiliki saham emiten yang masuk dalam Indeks LQ45 dapat membeli kontrak berjangka indeks efek (KBIE) LQ45 sebagai sarana hedging. Tiga periode kontrak hedging yang ditawarkan yakni 1 bulan, 2 bulan, dan 3 bulan.

Initial margin kontrak hedging ini ditetapkan sebesar 4% dari harga indeks efek dikali jumlah kontrak dan multiplier senilai Rp500.000 per poin indeks. Adapun auto rejection kontrak LQ45 Futures dipatok 10% dan tingkat leverage 25 kali.

Sementara itu, pada 2004 lalu PT Bursa Efek Jakarta menghadirkan Kontrak Opsi Saham (KOS). Perdagangan opsi ini menggunakan lima saham induk yakni PT Astra International Tbk., PT Bank Central Asia Tbk., PT Indoofood Sukses Makmur Tbk., PT HM Sampoerna Tbk., serta PT Telekomunikasi Indonesia Tbk.

Dengan kata lain, bursa mencoba peruntungan untuk mengaktifkan kembali produk derivatif dengan tujuan selain menjadi lindung nilai juga akan meningkatkan transaksi di pasar modal.

“Kalau LQ45 Future itu kan indeks, nanti akan kami siapkan untuk stock option yang pemilihannya tergantung market cap dan terutama likuiditas karena itu yang menentukan saham bisa jadi bagian option atau tidak,” jelas Nicky.

Mengacu pada data BEI, lima saham dengan market cap terbesar adalah PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) senilai Rp558 triliun, PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) Rp448 triliun, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI), Rp397 triliun, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (TLKM) Rp372 triliun, dan PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) Rp359 triliun.

Analis PT Samuel Sekuritas Indonesia Muhamad Alfatih menilai, rencana untuk menghadirkan produk derivatif ini bagus untuk meningkatkan nilai transaksi serta jumlah investor.

Dia mengingatkan, bursa harus belajar dari pengalaman 2004 silam sehingga produk sejenis yang dihadirkan sekarang lebih bisa bertahan lebih lama. “Pelengkapan produk ini sangat bagus, tapi perlu dipelajari kesalahan-kesalahan apa saja pada 2004 sehingga yang sekarang bisa sukses,” harapnya.

Menurutnya, produk lindung nilai memang sangat dibutuhkan oleh investor, terutama yang berada di daerah. Karena biasanya investor di daerah terlalu berani mengambil risiko sehingga perlu proteksi untuk meminimalisasi kerugian.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Peringkat broker opsi biner:
Opsi biner dan forex
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: