Cara Jadi Orang Kaya Dengan Cepat, Wujudkan Tujuan Keuangan

Peringkat broker opsi biner:

20 Cara Menjadi Orang Kaya dan Sukses, Cobalah Sekarang Juga!

Apakah Anda memiliki mimpi untuk menjadi orang kaya dan sukses? Anda tidak perlu lagi untuk bermimpi. Berikut akan dipaparkan 20 cara menjadi orang kaya dan sukses. Cobalah oleh Anda sekarang juga!

Menjadi Orang Kaya

Ketika Anda bekerja dan mendapatkan penghasilan tetap bulanan, maka Anda tentu akan sangat berharap bahwa sejumlah penghasilan tersebut dapat memenuhi semua kebutuhan Anda dengan baik.

Namun hal ini tentu tidak cukup, sebab Anda tidak hanya akan hidup hari ini saja. Penting bagi Anda untuk mengelola keuangan dengan efektif, agar Anda dapat bebas keuangan dan memiliki sejumlah dana yang mampu menjamin masa depan Anda kelak.

Anda tentu tidak ingin sengsara pada saat usia senja nanti, bukan?

Memikirkan masa pensiun merupakan salah satu langkah yang tepat bagi Anda untuk mengelola keuangan dengan lebih baik lagi.

Anda harus memiliki sejumlah kebijakan di dalam keuangan, sehingga Anda juga bisa mempersiapkan masa senja Anda dengan layak dan juga memadai dalam segi keuangan.

Jika Anda ingin sejahtera, maka mulailah mengatur keuangan dengan tepat sejak saat ini. Hal ini mungkin tidak mudah bagi setiap orang, namun jika Anda mau berupaya, maka Anda pasti dapat melakukannya.

Tidak ada salahnya Anda memiliki niat untuk menjadi orang kaya, selama hal ini benar-benar Anda kejar dan upayakan dengan sekuat tenaga dan tentu saja dengan cara yang benar. Tujuan ini tidak bisa ditempuh dalam waktu semalam saja, Anda akan membutuhkan kerja keras selama bertahun-tahun untuk dapat mendapatkan hasilnya.

Berikut ini adalah beberapa cara yang perlu Anda tempuh, agar Anda dapat menjadi orang kaya:

#1 Pangkas Biaya yang Tidak Perlu

Jika Anda ingin menambah jumlah uang Anda, maka Anda harus bisa memangkas sejumlah biaya yang tidak perlu di dalam anggaran Anda.

Peringkat broker opsi biner:

Mulailah melihat berbagai pos pengeluaran yang tidak efektif di dalam sana, seperti: biaya TV kabel yang jarang digunakan, biaya listrik yang bisa dihemat atau bahkan biaya laundry Anda yang jumlahnya cukup besar.

Alokasikan sejumlah dana ini sebagai dana pensiun Anda atau Anda juga dapat menempatkannya pada sejumlah investasi.

#2 Mulai Tabungan Pensiun Anda

Semakin cepat Anda memulai tabungan ini, maka akan semakin cepat jumlahnya bertambah. Bukan hanya dari uang Anda saja, namun jumlah ini akan bertambah dengan cepat melalui bunga mejemuk yang Anda dapatkan atas dana tabungan tersebut.

#3 Tabungan Bukan Pilihan Melainkan Kewajiban

Jangan jadikan tabungan pensiun sebagai pilihan, dimana Anda bisa menabung atau bahkan tidak menabungkannya setiap bulan.

Pastikan Anda menabung secara rutin setiap bulannya, dimana Anda akan menyetorkan sejumlah dana tetap dari penghasilan Anda. Lakukan setoran otomatis (auto debit) dari rekening Anda, sehingga Anda tidak akan melupakannya.

#4 Simpan Minimal 10%

Untuk menjamin masa pensiun Anda, maka selalu simpan pendapatan Anda sebesar 10% setiap bulannya. Masukkan ini ke dalam dana pensiun Anda, atau Anda juga dapat menginvestasikannya.

#5 Manfaatkan Bonus Pencapaian yang Diberikan Atasan

Jika Anda memiliki sejumlah target yang wajib dipenuhi untuk mendapatkan sejumlah bonus dari atasan Anda, maka pastikan Anda memberikan kontribusi terbaik dan mencapai target tersebut. Ini akan menjadi pendapatan yang bisa dialokasikan ke dalam tabungan pensiun Anda.

#6 Tabung Sejumlah Kenaikan Gaji Anda

Ketika mendapatkan kenaikan gaji, bukan berarti Anda harus menaikkan pengeluaran juga. Manfaatkan dengan baik, tabung sejumlah uang kenaikan gaji Anda tersebut ke dalam tabungan pensiun Anda.

#7 Kejar Ketinggalan Dengan Kontribusi yang Lebih Besar

Tidak ada kata terlambat untuk mempersiapkan dana pensiun Anda, meski waktunya tidak akan lama lagi. Mulailah bekerja dan mengumpulkan lebih banyak uang, sehingga Anda dapat mengejar ketinggalan Anda selama ini.

#8 Berani Mengambil Risiko

Lakukan investasi, meski ini mengandung sejumlah risiko bagi keuangan Anda. Investasi memang mengandung risiko, namun hal tersebut akan berbanding lurus dengan return yang akan diberikannya bagi keuangan Anda.

#9 Lakukan Diversifikasi

Lakukan diversifikasi, agar risiko di dalam investasi bisa terbagi. Hal ini akan membuat keuangan menjadi lebih aman, mengingat setiap portofolio akan memiliki sejumlah risiko yang berbeda-beda antara satu dengan yang lainnya.

#10 Pahami Biaya Investasi

Pastikan Anda memahami dengan baik berbagai biaya yang terdapat di dalam portofolio Anda, agar return yang Anda dapatkan bisa maksimal. Jangan sampai return Anda habis untuk membayar sejumlah biaya ini saja setiap bulannya.

#11 Pertahankan Portofolio Anda

Harga mungkin merosot dalam kurun waktu tertentu, namun ini tidak akan berlaku selamanya. Pertahankan portofolio Anda dan hindari tindakan menjualnya, sebab ini akan sangat merugikan Anda.

#12 Gunakan Tabungan Pensiun yang Bebas Pajak

Sejumlah pajak masih harus membebani keuangan Anda setelah pensiun nanti? Ini tentu akan merugikan Anda. Hindari hal ini, pilih tabungan pensiun yang bebas pajak.

#13 Berinvestasi Dalam Bentuk Properti

Jika Anda ingin pensiun dan tetap memiliki sejumlah pendapatan di masa yang akan datang, maka properti adalah pilihan investasi yang paling tepat.

Anda bisa bekerja dengan keras untuk bisa memiliki beberapa properti, dan kelak mendapatkan sejumlah penghasilan tetap dari sana dengan cara menyewakannya.

#14 Penghasilan Tambahan

Gunakan waktu Anda untuk bekerja sambilan, sehingga Anda bisa memiliki sejumlah penghasilan tambahan dari hal tersebut. Uang ini bisa Anda masukkan ke dalam dana pensiun, atau bahkan ke dalam investasi lainnya yang Anda miliki.

#15 Lakukan Penghematan Sebelum Pensiun

Berhemat adalah langkah mudah yang akan membuat uang Anda semakin banyak. Lakukan hal ini di dalam pengeluaran Anda, misalnya dengan mengurangi berbagai kegiatan yang membutuhkan biaya besar.

#16 Pindah ke Kota/Negara Lain

Jika Anda telah pensiun dan bebas keuangan, maka Anda bisa memikirkan untuk pindah ke sebuah kota atau negara yang memiliki biaya hidup rendah, sehingga uang Anda akan bertahan lebih lama.

#17 Menemukan Pekerjaan yang Baru

Jika Anda merasa masih mampu dan bisa menemukan sebuah pekerjaan yang baru, tidak ada salahnya melakukan hal ini sesaat setelah pensiun. Anda akan pindah kerja dan memiliki sejumlah pendapatan serta suasana kerja yang baru setelah masa pensiun Anda di tempat yang lama.

#18 Bergaul Dengan Teman yang Memiliki Visi yang Sama

Penting bagi Anda untuk memiliki teman dan bergaul dengan mereka yang memiliki visi yang sama dengan Anda. Anda akan lebih termotivasi untuk tetap menabung dan tidak merasa tertekan ketika berada di antara mereka.

#19 Gunakan Bantuan Perencana Keuangan

Jika Anda menginginkan sejumlah target yang lebih jelas dan rinci di dalam keuangan Anda, maka Anda harus menemui seorang ahli keuangan profesional. Ia akan memberikan saran dan juga solusi bagi kendala Anda, sehingga Anda bisa mencapai tujuan keuangan Anda.

#20 Membeli Tiket Lotre

Hidup Anda bukan mainan, begitu juga dengan masa pensiun Anda. Langkah yang tidak tepat jika Anda mengharapkan sebuah kemenangan lotre untuk membiayai masa pensiun Anda, sebab hal ini hanya memiliki peluang yang sangat kecil saja.

Gunakan analisis yang tepat saat membeli tiket lotre, jangan seperti layaknya berjudi, hanya berdasarkan feeling dan intuisi saja.

Orang Kaya Melakukan Cara Ini

Jika Anda ingin menjadi seorang yang kaya, ada baiknya Anda mengikuti cara yang diberikan ini. Terdapat 20 cara yang sudah dijabarkan, Anda boleh mengikuti semua ataupun hanya sebagian besar yang disebutkan sebelumnya.

Apakah Anda sudah siap untuk menjadi sukses? Menurut Anda, tantangan apa saja dihadapi dalam meraih kesuksesan? Tulis tanggapan dan pengalaman Anda dalam kolom yang tersedia di bawah ini. Setiap informasi yang Anda dapatkan perlu juga Anda bagikan kepada orang-orang di sekitar Anda seperti sebuah kutipan mengatakan “besi menajamkan besi, manusia menajamkan sesamanya.” Selamat mencoba setiap kiat-kiat dan informasi yang dibagikan oleh Finansialku.com.

  • Cameron Huddleston. 28 Januari 2020. 20 Tricks for Getting Rich. https://goo.gl/j5k1Ap.
  • Asian People Getting Rich – https://goo.gl/KR2stA

Download E-Book Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 a n (GRATIS)

Tujuan Keuangan: Bagaimana Cara Menyusunnya?

Sadar tidak sadar, kita semua pasti pernah melakukan penyusunan financial goal atau tujuan keuangan. Tujuan keuangan merupakan perencanaan yang membutuhkan persiapan dana dalam jangka waktu tertentu. Misalnya, kita ingin menikah dalam 3 tahun mendatang, maka sekarang kita harus mengkalkulasi dana yang harus dikeluarkan untuk menyelenggarakan pernikahan tersebut. Perencanaannya tidak sebatas biaya pengesahan dan pesta saja, namun juga harus mempersiapkan dana rumah tangga yang merupakan awal dari kehidupan sesungguhnya setelah pesta berakhir. Anda tidak mau ‘kan, hidup sengsara untuk beberapa waktu setelah menikah karena terlalu banyak mengeluarkan dana untuk pesta pernikahan saja?

Sebelum melangsungkan pernikahan, Anda memang harus mempertimbangkan hal lain yang dapat dijadikan sebagai rambu-rambu dalam membuat anggaran pernikahan. Beberapa hal yang membuat perencanaan keuangan begitu penting lewat ilustrasi ini adalah kebutuhan setelah pesta berakhir tidak hanya soal makan. Anda dan suami harus memiliki dana yang bisa menutup kebutuhan lain seperti tagihan listrik, air, telepon, langganan TV kabel, hingga kebutuhan kecil yang tidak terduga. Tidak boleh lupa bahwa dana darurat tidak boleh sampai kosong.

Terlebih teori yang menyatakan bahwa tabungan idealis pada rumah tangga setidaknya sebesar 6 kali dari gaji suami dan istri. Belum lagi bila Anda merencanakan untuk memiliki buah hati. Tanggungan hidup di dalam rumah akan semakin banyak. Bahkan, sebelum sang buah hati lahir pun Anda sudah harus menanggung biaya ‘penyambutan’ seperti konsultasi dokter, pemeriksaan rutin, persalinan di rumah sakit, hingga perlengkapan bayi seperti pakaian dan popok.

Ilustrasi di atas merupakan contoh betapa pentingnya memiliki perencanaan keuangan, baik untuk tujuan keuangan tertentu atau sebagai dana simpanan untuk kebutuhan tak terduga. Menyusun tujuan keuangan bukanlah hal yang mudah karena saat pelaksanaannya banyak sekali orang yang tergoda untuk menyentuh simpanan ini, entah untuk kepentingan kebutuhan atau keinginan. Meski begitu, tak lantas tidak ada orang yang bisa berhasil mencapai tujuan keuangan mereka. Keberhasilan orang-orang dalam mencapai tujuan keuangan mereka terletak pada penyusunan serta pelaksanaan rencana keuangan tersebut secara benar. Jadi, keberhasilan tujuan keuangan itu tidak terletak pada harapan yang diwujudkan dengan cara instan.

Untuk membantu Anda mencapai tujuan keuangan, berikut ini merupakan beberapa hal yang dapat menjadi referensi untuk mencapai tujuan keuangan. Bukan hanya pada awal perencanaan saja, tetapi juga cara pencapaiannya.

1. Buatlah Daftar Tujuan Keuangan yang Ingin Dipenuhi

Buat Daftar Tujuan via thecuriouscatholic.com

Langkah pertama yang harus Anda lakukan ialah dengan cara membuat tujuan-tujuan keuangan secara jelas. Agar langkah ini dapat berjalan dengan sempurna, usahakan saat melakukannya jangan tertekan apalagi stres. Apakah 3 hal yang menjadi prioritas utama Anda saat ini? Membeli rumah? Membuka akun investasi? Membayar pinjaman pendidikan? Atau bahkan ketiga-tiganya? Tulis tujuan yang ada untuk mempermudah Anda mencapai tujuan keuangan tersebut.

Dengan menuliskan tujuan keuangan. Anda bisa memprioritaskan mana yang sifatnya paling mendesak atau harus mendapatkan perhatian lebih dulu. Sehingga penyaluran dana bisa tepat guna sesuai dengn kebutuhan pembayaran. Bagaimana cara untuk membuat tujuan Anda terwujud? Ini dia caranya.

2. Sadarilah Motivasi Anda yang Sesungguhnya

Apa Motivasi Tujuan Keuangan Anda? via

Motivasi untuk mencapai sesuatu haruslah intrinsik bukan ekstrinsik. Motivasi intrinsik adalah motivasi yang Anda miliki untuk diri Anda sendiri. Misalnya, “Saya ingin mengumpulkan dana darurat karena semua orang melakukannya,” Contoh lainnya adalah, “Saya akan mengumpulkan dana darurat, karena bila saya di-PHK suatu saat meski bukan karena kesalahan saya, saya akan tetap dapat hidup dengan menjadi freelancer.”

Sementara contoh yang ini, “Saya harus membayar kartu kredit saya karena istri terus meneriaki saya,” merupakan motivasi ekstrinsik. Kalau dibandingkan dengan ini, “Saya akan membayar kartu kredit saya, agar saya bisa aman secara finansial,” itu merupakan kalimat motivasi intrinsik. Nah, sudah mengerti perbedaannya kan?

3. Susun Tujuan Keuangan Anda

Coba Susun Tujuan Keuangan Itu via wordpress.com

Kebanyakan orang memiliki lebih dari satu tujuan keuangan. Hal itu sebenarnya sah-sah saja. Namun, kami sarankan Anda harus mengutamakan tiga tujuan utama ini, meliputi: (1) berada dalam satu jalur dengan rencana pensiun, (2) Termasuk dalam dana emergensi yang bertumbuh (paling tidak bisa untuk menjamin kehidupan hingga 6 bulan ke depan), dan (3) Berhubungan dengan pelunasan semua tagihan besar. Anda juga bisa membuat susunan tujuan Anda dengan sedikit berbeda, misalnya bila Anda sudah melunasi semua tagihan kartu kredit, Anda baru bisa menabung untuk mendapatkan mobil baru yang lebih layak pakai dalam beberapa tahun ke depan.

Baca Juga: Menyiapkan Dana Pensiun Dengan Lembaga Keuangan? Cek Ini Dulu

4. Membuat Tujuan Secara Spesifik, Terukur, dan Menantang

Buat Tujuan Secara Spesifik via edtpatips.com

Alangkah lebih baik jika Anda memiliki tujuan yang jelas, terukur, dan mengharuskan Anda untuk bangkit menanggapi tantangan. Agar tujuan dapat benar-benar dicapai, tujuan Anda harus realistis. Anda juga harus memberikan ruang gerak bagi diri Anda sendiri.

Sebagai contoh, seseorang yang sedang berdiet, ada yang memiliki motivasi menurunkan berat badan antara 2 dan 4 kg. Sementara tipe lainnya memutuskan untuk menurunkan berat badan sebanyak 3 kg. Tujuan yang jelas akan membantu mempermudah Anda mencapai apa yang direncanakan lewat aktivitas-aktivitas terkait.

5. Menvisualisasikan Seluruh Proses Percobaan

Visualisasikan Proses yang Sudah Dilakukan via artforkidshub.com

Anda sudah memiliki tujuan yang spesifik di dalam pikiran, namun bagaimana Anda mencapainya? Yaitu dengan memvisualisasikan proses percobaan untuk mencapai tujuan tersebut. Para peneliti sudah menunjukkan hasil bahwa hal ini akan lebih baik dari sekedar menyusun tujuan yang visioner. Sadarilah juga adanya pengalaman pemicu yang berbeda dan munculnya perilaku yang baru.

6. Mengevaluasi Budget

Lakukan Evaluasi via michellemoor.com

Perencanaan ini tidak akan berhasil ketika Anda sendiri tidak memiliki dana atau uang yang nyata. Karena itu, Anda harus mengevaluasi biaya atau budget ini dari dua sudut pandang. Sudut pandang pertama adalah dengan melipatgandakan pembayaran take-home dengan 0.2. Mengapa 0.2? 0.2 atau 20% merupakan aturan yang baik untuk seberapa banyak dana yang harus Anda kumpulkan untuk mencapai tujuan keuangan itu. Kedua, lihatlah di mana biaya yang ada saat ini yang paling memungkinkan untuk diambil.

Baca Juga: Perencana Keuangan : Manfaat Dan Bagaimana Cara Memilihnya

7. Membagi Dana Pada Setiap Tujuan

Buat Pembagian Dana via 123abc.co.nz

Anda sekarang memiliki gagasan mengenai langkah yang dapat ditempuh dan berapa banyak dana yang harus punya untuk mewujudkan tujuan tersebut. Bila Anda memiliki beberapa tujuan keuangan, ingatlah untuk membagi dana yang Anda miliki ke setiap tujuan keuangan.

8. Mengotomatisasi Progres

Buat Progres via musclesmotivation.com

Jangan mengandalkan keinginan Anda yang tidak teguh. Karena itu, otomatisasikan progres Anda. Untuk membantu Anda, coba lakukan pengecekan ke akun tabungan Anda untuk membagi sejumlah uang yang ingin Anda simpan serta uang yang mau digunakan untuk transaksi saat batas pembayaran tagihan tiba.

9. Sharing Bersama Dengan Orang Terdekat

Cobalah Untuk Sharing via healthination.com

Melakukan langkah-langkah yang sudah dijabarkan merupakan hal yang bagus. Tetapi menularkan keberhasilan kepada rekan Anda dapat meningkatkan kesempatan Anda dalam mencapai tujuan. Jadi, ajaklah teman atau rekan kerja Anda yang suportif, katakan kepadanya mengenai tujuan keuangan Anda, lalu lakukan evaluasi seminggu sekali untuk berbagi mengenai bagaimana cara kalian melakukannya.

9. Mengamati Progres

Amati Progres yang Ada via wordpress.com

Setelah berjalan beberapa waktu, Anda pasti memiliki keinginan untuk sering mengecek dan mengevaluasi progres yang ada. Sebagai saran, lakukan pemeriksaan secara cepat. Sebab, dengan sekali melihat, saja seharusnya Anda sudah bisa melihat apakah rencana yang sudah dilakukan berhasil atau tidak.

10. Tetap Hargai Diri Anda

Jangan Lupakan Diri Sendiri via forbes.com

Meskipun terkadang ada rencana yang tidak tercapai, Anda tetap bisa memberikan penghargaan kepada diri Anda sendiri karena telah melakukan pekerjaan dengan baik. Perlakukan diri Anda dengan baik, caranya dengan melakukan sesuatu yang Anda sukai seperti liburan, makan di tempat favorit, dan lainnya.

11. Mengulangi langkah 1 hingga 10

Ulangi Lagi Prosesnya via strombeck.com

Setelah Anda berhasil mencapai tujuan keuangan, keinginan untuk mencapai tujuan keuangan yang lain sangat besar potensinya untuk muncul lagi. Ingat, pada dasarnya manusia tidaklah pernah puas, dia selalu memiliki tujuan lain meski tujuan utamanya sudah terwujud. Meskipu begitu, dengan kesuksesan Anda dalam mencapai tujuan keuangan sebelumnya, ini akan menjadi hal yang lebih mudah untuk mencapai tujuan keuangan yang lain dengan melakukan lagi langkah nomor 1 hingga 10.

Disiplin Adalah Kunci Keberhasilan Anda

Melihat beberapa tips yang telah disebutkan di atas, sebenarnya letak kunci keberhasilan Anda untuk mencapai tujuan keuangan adalah sikap disiplin. Tips di atas hanyalah pendukung supaya Anda bisa lebih mudah dalam mencapai tujuan keuangan. Hal yang terpenting ialah menjelaskan secara rinci tujuan keuangan tersebut dan pastikan bahwa tujuan itu merupakan prioritas Anda.

Peringkat broker opsi biner:
Opsi biner dan forex
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: