Cara Membuat Sistem Perdagangan Anda Sendiri Untuk Forex, Cara Membuat Jurnal Trading

Peringkat broker opsi biner:

Cara Membuat Jurnal Trading

Dibaca Normal 4 menit

Melacak kesuksesan sekaligus kegagalan bertrading sangatlah penting bagi seorang trader. Karenanya, jurnal trading forex dibutuhkan agar trading makin efektif.

Sangat penting bagi seorang trader forex untuk melacak kesuksesan dan kegagalannya di masa lalu, demi mengoreksi langkah-langkah berikutnya. Tidak peduli apakah Anda seorang pemula yang baru memulai karir trading, atau Anda adalah trader pro dan sudah berpengalaman di pasar, pastinya akan lebih baik melihat kembali trading-trading sebelumnya. Melakukan evaluasi ulang merupakan salah satu cara agar bisa mencapai hasil trading lebih baik di masa depan. Untuk evaluasi ini, Anda perlu membuat jurnal trading forex.

Membuat jurnal trading mungkin menjadi suatu tugas yang sulit. Namun, seiring dengan konsistensi, lama kelamaan Anda akan memiliki sebuah jurnal trading yang tersusun rapi dan dapat digunakan untuk evaluasi trading rutin.

Contoh Jurnal Trading Forex

Hari ____________
Tanggal____________
Waktu Entry: ____________
Waktu Exit: ____________
Pasangan Mata Uang: _____________
Harga Entry: _____________
Stop Loss: _____________
Target Profit: _____________
Volume Trading: _____________
Harga Exit: _____________
Profit/Loss: _____________
Catatan: _____________

Pengisian setiap kolom dari Hari hingga Volume Trading dilakukan begitu Anda buka posisi (open trade/entry), sedangkan bagian Harga Exit dan Komentar ditambahkan setelah posisi ditutup. Cantumkan berapa besar Profit/Loss dan berikan catatan jika diperlukan, mengenai apa-apa yang Anda pelajari dari posisi trading tersebut.

Jurnal trading forex dapat dibuat pada sebuah spreadsheet MS Excel maupun buku tulis biasa. Sebagai pelengkap, Anda dapat pula menyimpan screenshot setting harga dan indikator-indikator saat posisi entry atau close, untuk mengenang momen-momen penting.

Langkah-Langkah Membuat Jurnal Trading

Setiap orang memiliki gaya masing-masing dalam membuat jurnal trading forex. Jadi Anda tidak perlu bingung saat mendapati beberapa teman trader memiliki jurnal yang berbeda-beda. Anda dapat menulis jurnal seperti contoh di atas, atau memodifikasinya sendiri. Pada dasarnya, pedoman dalam menulis jurnal trading itu sederhana saja. Berikut adalah beberapa di antaranya:

1. Dua Poin Penting
Akan ada variasi dalam poin-poin jurnal, namun dua poin penting yang tak boleh Anda lewati ketika mulai menulis jurnal trading, yakni harga Entry dan Exit (pembukaan dan penutupan trading), serta berapa besar Profit (P) dan Loss (L) yang didapat.

2. Format Sederhana
Buatlah format jurnal trading forex sesederhana mungkin. Poin ini cukup signifikan, terutama untuk trader yang baru saja mulai jurnal trading. Hal ini dimaksudkan agar mudah bagi trader untuk mencatat perkembangan trading dan membaca ulang jurnal trading yang telah dibuatnya.

3. Catatan Tambahan
Pastikan untuk menyertakan bagian kosong di bawah catatan trading Anda, sebagai kolom untuk mencatat berbagai informasi. Misalnya apa yang memotivasi Anda masuk ke dalam trading saat itu, indikator yang Anda gunakan ketika trading (Stochastics, Moving Average, Relative Strength Index (RSI), dan lain-lain), kondisi pasar (kisaran harga, trend, breakout), serta informasi-informasi lain yang mungkin berguna ketika meninjau keberhasilan dan kegagalan posisi trading tersebut.

Dari contoh jurnal trading forex di atas, Anda mungkin sudah dapat mengetahui tata cara penggunaannya dan cara penulisannya. Jika mampu berdisiplin dalam penulisan jurnal, maka dalam waktu 1 tahun dari sekarang dapat dipastikan Anda sudah memiliki jurnal trading dengan muatan informasi yang cukup lengkap.

Peringkat broker opsi biner:

Manfaat Jurnal Trading Forex

Ketika meninjau jurnal trading Anda setahun kemudian, mungkin Anda akan tercengang betapa baiknya atau buruknya karir Anda sebagai trader satu tahun yang lalu. Selain sebagai cermin untuk kontemplasi, jurnal trading juga berperan untuk memantau kesuksesan karir Anda sebagai trader. Sehingga trading selanjutnya akan lebih efektif.

Lakukan transaksi, catat aktivitas trading Anda, dan simpan untuk evaluasi di masa depan. Tidak ada ruginya mencatat transaksi trading dalam jurnal. Sistem yang bagus, trading yang handal, dan emosi yang terjaga adalah hasil pengalaman di masa lalu. Dengan menuliskan semuanya dalam jurnal trading, Anda secara praktis menolong diri sendiri. Lagipula, siapa yang bisa menjamin ingatan Anda mampu menampung semua peristiwa dalam hidup? Jurnal trading dapat membantu mengingat dan memperbaiki kesalahan maupun kekurangan di masa lalu.

Bila Anda ingin memahami lebih jauh tentang jurnal trading, mendapatkan penjelasan yang lebih praktis, Anda bisa menonton video ulasan berikut:

Bukan hanya trader forex kebanyakan, bahkan trader jutawan pun membuat jurnal trading. Salah satunya, George Soros yang terkenal sebagai trader forex kakap yang pernah menumbangkan Poundsterling.

Parmadita mengenal forex mulai tahun 2020. Sejak saat itu, menggali beragam pengetahuan dan pengalaman terkait forex dari berbagai sumber, baik tentang indikator teknikal biasa, psikologi trading, maupun Expert Advisor.

Belajar Forex Dengan Membuat Sistem Trading Handal

Dibaca Normal 8 menit

Membuat sistem trading membutuhkan proses uji coba dimana bersama dengan itu, banyak hal bisa dipelajari. Belajar forex dengan cara ini bisa disebut sebagai “learning by doing”.

Ada banyak cara untuk belajar trading forex. Bisa dengan mengikuti training atau seminar yang banyak diadakan di kota besar, browsing situs belajar forex di internet, atau main app game forex di android. Namun, ada juga alternatif belajar forex dengan membuat sistem trading handal.

Membuat sistem trading handal membutuhkan proses uji coba berulang-ulang dimana bersama dengan itu, banyak hal bisa dipelajari. Pada dasarnya, belajar forex dengan membuat sistem seperti ini bisa disebut sebagai “learning by doing“. Keuntungan dari cara belajar trading forex seperti ini adalah Anda akan lebih mudah mengetahui kapan siap “meluncurkan” karir trading Anda. Kapankah itu? Ya, ketika sistem trading yang dibuat sudah terbukti bisa membuahkan profit.

Syarat Sebelum Mulai Belajar Forex Dengan Membuat Sistem

Ibarat akan mengambil sebuah mata kuliah tingkat lanjut, maka tentu ada “mata kuliah prasyarat” yang harus diambil dan lulus lebih dulu. Dalam hal ini, mata kuliah prasyarat yang harus dikuasai dulu:

1. Ketahui aturan dan cara trading forex

Diantara aturan dan cara trading forex tersebut adalah tentang waktu untuk bertrading forex, konsep buy/sell serta leverage, dan jenis-jenis order dalam forex. Jika masih punya bayangan kalau trading forex itu seperti tukar menukar valas di money changer, maka ilusi itu perlu dihapus hingga tak bersisa. Milikilah gambaran yang tepat mengenai cara bertrading forex, itu akan menjadi awal dari perjalanan karir Anda, meski di awal tak bisa apa-apa.

2. Miliki alat trading dan ketahui cara mengoperasikan software trading

Trading forex banyak menjadi favorit karena bisa dilakukan secara online, tetapi ada saja yang tidak sadar kalau Anda perlu “memiliki” alat yang akan digunakan untuk online itu. Akan sulit sekali untuk belajar trading forex dengan baik hingga mampu membuat sistem handal, kalau komputer atau laptop yang dipakai trading ternyata pinjam tetangga atau rental. Ini karena saat menguji sistem, Anda boleh jadi harus berulang-ulang memeriksa parameter yang dipasang atau merubah-rubah posisi, berbeda dengan tradingnya para master yang pasang Pending Order lalu ditinggal ngantor. Nggak nyaman banget kalau gadget-nya pinjaman.

Selanjutnya, jika sudah memiliki alat-nya (tak lupa koneksi internet juga perlu diperiksa nih), langkah berikutnya adalah memasang software trading. Putuskan ingin bertrading pakai software apa. Ada banyak pilihan, tetapi trader Indonesia biasanya mulai dengan MT4 (kalau penulis, dulu mulai dengan Streamster). Di sisi plus-nya, nyaris semua broker forex menyediakan MT4, jadi tinggal pilih untuk mendaftar ke salah satunya, kemudian unduh platform trading MT4 yang mereka berikan.

Apabila sudah diunduh dan di-install, coba gunakan. Kalau bingung, ada banyak tutorial cara menggunakan MT4 di internet. Jika bingung dengan penuturan verbal, bisa dicari video-nya di Youtube. Seputarforex juga punya video tutorial tentang itu.

Belajar Forex Dengan Membuat Sistem Trading Handal

Nah, sekarang kita memasuki mata kuliah utama. Ada dua silabus disini, yaitu membuat sistem trading, dan menguji sistem trading yang dibuat. Untuk menerapkannya, penulis merekomendasikan agar Anda buka akun demo dengan setting modal mirip modal riil yang siap ditradingkan di masa depan. Jadi misalkan Anda berniat kelak akan trading dengan modal 100 dolar, bukalah akun demo di salah satu broker, lalu minta broker untuk mengalokasikan dana virtual 100 dolar saja. Tenang, seandainya kurang, maka uang virtual untuk trading demo itu biasanya bisa ditambah dengan mudah melalui request ke helpdesk broker.

Setelah akun trading demo siap, lakukan proses di bawah ini:

1. Susun sebuah sistem trading forex dan terapkan itu.

Apa itu sistem trading? Sistem trading itu seperti apa?

Sistem trading adalah beberapa aturan yang dibuat oleh trader dan digunakan untuk bertrading. Pengertiannya sangat longgar karena setiap orang pasti punya sistem trading-nya sendiri. Hanya saja, sebuah sistem trading biasanya terdiri dari:

Kapan akan trading forex? Dini hari? Sepulang kerja? Tengah malam?

  • Pair forex mana yang akan ditradingkan.

Kalau baru pemula, direkomendasikan hanya pair-pair mayor dengan dolar sebagai base currency, EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD. Setelah itu baru pair mayor lain dan cross Euro seperti USD/JPY, USD/CHF, EUR/GBP. Pilih untuk fokus pada 3-5 pair forex saja, agar Anda juga bisa mendalami karakter masing-masing pair.

  • Ukuran (lot) per transaksi.

Ukuran (lot) trading bisa meningkat, tergantung pada berapa modal yang siap Anda “pertaruhkan” untuk bertrading forex. Tapi kalau masih latihan, sistem trading saja belum punya, maka pakai saja ukuran lot paling kecil: 0.01.

  • Aturan kapan akan order buy/sell.

Untuk menentukan kapan order buy/sell ini, tentu perlu penerapan analisa terlebih dahulu, baik itu analisa teknikal, fundamental, atau malah keduanya. Kalau cari jalan pintas, maka tiru strategi yang sudah dipakai oleh orang lain. Misalnya strategi scalping sederhana dengan indikator CCI atau trading dengan Moving Averages. Dari strategi trading forex bermodal indikator yang simpel-simpel itu, pelan-pelan Anda bisa mengembangkan ke strategi yang lebih canggih, menggunakan pola-pola candlestick, Fibonacci, dan lain-lain. Dengan amunisi satu jenis strategi, tentukan bahwa Anda akan open order jika ini atau itu terjadi, lalu tentukan juga Stop Loss (SL) dan Target Profit (TP)-nya.

  • Aturan kapan akan close order.

Nah, aturan tentang kapan close order ini lebih rumit. Rumitnya karena tak peduli kapan close order, hampir pasti bakal menyesal. Kalau close terlalu cepat, muncul sesalan, “Waduh, seharusnya tadi hold”, padahal kalau close terlambat maka lebih fatal lagi karena isi akun bisa terkuras.

Kunci untuk menghadapi ini adalah ketetapan mental untuk mengikuti aturan yang sejak awal dibuat. Jika sebelumnya saat open order menetapkan SL dan TP di level tertentu, maka jangan pernah usik itu. Ketika kelak Anda sudah lebih ahli dalam bertrading, Anda boleh saja memanfaatkan trailing stop, atau menggeser-geser secara manual level SL dan TP tergantung situasi, tetapi selama masih belajar dan belum punya sistem trading yang handal, selalu taati SL dan TP sendiri.

  • Apa yang akan dilakukan kalau posisi trading loss/profit.

Setelah close order, ternyata loss. Apa yang akan Anda lakukan? Ngambek dan ogah trading lagi? atau langsung ganti siasat karena tahu tren-nya ganti dari bullish jadi bearish? Bagaimana pula jika secara kebetulan Anda dapat “beginner’s luck”, begitu close order langsung profit ratusan pips? Di tahap ini, trader forex yang lebih berpengalaman ada yang menggunakan Money Management seperti Martingale, Averaging, atau lainnya, dan ada juga yang lalu tutup toko untuk hari ini agar bisa buka toko lagi dengan kepala jernih di hari esok. Sah-sah saja manapun yang Anda pilih, asalkan di saat yang sama bisa melatih diri untuk menerima hasil trading yang bagaimanapun tanpa terhanyut oleh euforia.

2. Trial and error.

Membuat sistem trading forex handal tidak bisa dilepaskan dari trial and error panjang yang boleh jadi baru akan berakhir ketika Anda menemukan sistem trading yang profitable dan nyaman digunakan. Bagaimana menentukan sistem trading seperti itu?

  • Jangan mengincar 100% pasti profit, karena sistem semacam itu tidak eksis di dunia ini. Yang terpenting dari sebuah sistem trading handal adalah jumlah kemenangan (win rate) lebih tinggl daripada loss, atau meskipun sedikit win tetapi nilai dolarnya mengungguli loss.
  • Lakukan beberapa kali trading sebelum memastikan suatu sistem trading itu berfungsi atau tak berfungsi. Di “babak penyisihan”, lakukan 10-30 kali trading dengan suatu sistem, kalau berhasil maka simpan dan masukkan dalam daftar sistem yang bisa dipakai. Lalu coba sistem berikutnya. Ulangi terus hingga ada minimal tiga strategi untuk masuk ke “babak semi final”
  • Di “babak semi final” ini, coba jalankan masing-masing sistem trading selama minimal satu bulan (semakin lama semakin baik). Kalau win rate bisa mencapai 60% atau Anda sudah merasa puas dengan pips yang didapat, maka itu bisa masuk final. Kalau masih belum puas atau tak ada yang win rate-nya melebihi 60%, ulangi proses dengan menguji sistem trading lagi dengan memulai “babak penyisihan” baru.

Satu poin terakhir yang tak boleh dilupakan. Sepanjang pembuatan sistem dan siklus “trial and error”, pastikan Anda mencatat aturan-aturan yang dibuat dan bagaimana hasilnya. Catatan bisa berupa corat-coret di notes saja, ataupun dilengkapi screenshot. Harapannya, perjalanan Anda membuat sistem trading ini bisa menjadi bekal bagi karir trading forex yang mapan.

Dari uraian yang telah disampaikan tentang belajar forex dengan membuat sistem trading handal, Anda juga bisa menggunakan infografi berikut ini untuk memahami secara lebih mudah.

Tahukah Anda? Catatan untuk meninjau ulang performa sistem biasanya dibuat dalam format jurnal trading. Para trader profesional biasanya tak luput membuat jurnal karena memang sangat bermanfaat bagi performa trading. Ingin tahu cara membuat jurnal trading yang mudah dan tepat? Simak penjelasannya di artikel ini.

Selain pada kolom komentar, Anda juga bisa bertanya langsung pada ahlinya pada forum tanya jawab berikut.

Peringkat broker opsi biner:
Opsi biner dan forex
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: