Contoh Kasus Opsi Saham Opsi Adalah Pengertian, Jenis, Perhitungan + Contoh

Peringkat broker opsi biner:

Obligasi Dan Saham – Pengertian, Jenis, Mamfaat, Karakter, Contoh, Para Ahli

Obligasi Dan Saham – Pengertian, Jenis, Mamfaat, Karakter, Contoh, Para Ahli : Obligasi adalah istilah yang digunakan dalam dunia keuangan, yang merupakan pernyataan utang kepada pemegang obligasi dan emiten berjanji untuk membayar kembali modal dan bunga kupon di masa depan pada saat tanggal jatuh tempo pembayaran.

Pengertian Obligasi

Obligasi adalah istilah yang digunakan dalam dunia keuangan, yang merupakan pernyataan utang kepada pemegang obligasi dan emiten berjanji untuk membayar kembali modal dan bunga kupon di masa depan pada saat tanggal jatuh tempo pembayaran. Ketentuan lain dapat juga dicantumkan dalam obligasi seperti pemegang obligasi, pembatasan tindakan hukum yang diambil oleh penerbit. Obligasi pada umumnya diterbitkan untuk jangka waktu tertentu dari 10 tahun.

Utang obligasi pendek tapi dalam bentuk keamanan. “Penerbit” adalah debitur obligasi atau debitur, sedangkan “pemegang” obligasi adalah pemberi pinjaman atau kreditur dan “kupon” obligasi adalah bunga pinjaman yang harus dibayar oleh debitur kepada kreditur. Dengan penerbitan obligasi ini akan mungkin bagi penerbit untuk mendapatkan pembiayaan investasi jangka panjang dengan dana dari luar perusahaan.

Di beberapa negara, istilah “obligasi” dan “utang” yang digunakan tergantung pada durasi. Pelaku pasar biasanya menggunakan istilah obligasi untuk penerbitan surat utang dalam jumlah besar yang ditawarkan secara luas kepada publik dan istilah “utang” digunakan bagi penerbitan surat utang di sejmlah skala kecil yang biasanya ditawarkan kepada investor kecil. Tidak ada batasan yang jelas tentang penggunaan istilah ini. Ada juga dikenal istilah “treasury” digunakan untuk keamanan pendapatan tetap dengan jangka waktu 3 tahun atau kurang.

Obligasi memiliki risiko tertinggi dibandingkan dengan “utang” yang memiliki risiko menengah, dan “treasury” yang memiliko risiko terendah yang mana dilihat dari sisi “durasi” obligasi memiliki durasi yang lebih pendek, semakin rendah risiko.

Obligasi dan saham keduanya instrumen surat berharga keuangan, tetapi perbedaannya adalah bahwa pemegang saham adalah pemilik bagian dari perusahaan penerbit saham, sedangkan pemegang obligasi adalah semata merupakan pemberi pinjaman atau kreditur kepada penerbit. Obligasi juga biasanya memiliki jangja waktu yang ditetapkan yang tiba setelah jangka waktu obligasi dapat ditebus sementara saham selamanya (kecuali pada obligasi yang diterbitkan oleh pemerintah Inggris disebut gilt yang tidak memiliki jatuh tempo.

Pengertian Obligasi Menurut Para Ahli

Obligasi merupakan salah satu sumber pendanaan (financing) bagi pemerintah dan perusahaan, yang dapat diperoleh dari pasar modal. Secara sederhana, obligasi merupakan suatu surat berharga yang dikeluarkan oleh penerbit (issuer) kepada investor (bondholder), dimana penerbit akan memberikan suatu imbal hasil (return) berupa kupon yang dibayarkan secara berkala dan nilai pokok (principal) ketika obligasi tersebut mengalami jatuh tempo.

Obligasi adalah instrumen hutang jangka panjang yang mengindikasikan bahwa sebuah perusahaan telah meminjam sejumlah uang tertentu dan berjanji untukmembayarnya di masa depan dengan syarat-syarat yang sudah ditentukan. Syaratyang ditentukan sebelumnya adalah waktu jatuh tempo, coupon interest rate, danperiode pembayaran bunga.

obligasi sering disebutsebagai fixed-income securities, karena obligasi menawarkan aliran pendapatankas yang tetap atau aliran pendapatan kas dengan formula yang sudah ditentukansebelumnya. Obligasi relatif mudah dimengerti karena besarnya pembayaransudah ditentukan dari awal dan risiko yang ditanggung dapat menjadi relatif kecil selama penerbit obligasi dapat dipercaya dalam kemampuannya untuk membayarhutangnya.

Peringkat broker opsi biner:

Jenis – jenis Obligasi

Sebelum transaksi jual beli obligasi terjadi, ada suatu kontrak perjanjian obligasi ( bond indenture ) antara pembeli dan penjual obligasi. Dan macam obligasi ditentukan oleh kontrak perjanjian tersebut, macam-macam obligasi antara lain :

  1. Berdasarkan penerbit obligasi (issuer )
  2. Berdasarkan sistem pembayaran bunga
  3. Berdasarkan tingkat bunganya
  4. Berdasarkan jaminannya
  5. Dari segi tempat penerbitannya
  6. Dari segi pemeringkat
  7. Berdasarkan call feature
  8. Berdasarkan segi konversi
  9. Dilihat dari segi perhitungan imbal hasil

Jenis Obligasi Di Indonesia

Dalam jenis umum obligasi dapat dilihat dari penerbitnya, yaitu, obligasi korporasi dan obligasi pemerintah. Obligasi pemerintah terdiri dalam beberapa jenis, yaitu:

  1. Obligasi Rekap, diterbitkan guna suatu tujuan khusus yaitu dalam rangka Program Rekapitalisasi Perbankan;
  2. Surat Utang Negara (SUN), diterbitkan untuk membiayai defisit APBN;
  3. Obligasi Ritel Indonesia (ORI), sama dengan SUN, diterbitkan untuk membiayai defisit APBN namun dengan nilai nominal yang kecil agar dapat dibeli secara ritel;
  4. Surat Berharga Syariah Negara atau dapat juga disebut “obligasi syariah” atau “obligasi sukuk”, sama dengan
  5. SUN, diterbitkan untuk membiayai defisit APBN namun berdasarkan prinsip syariah.

Mamfaat Obligasi dan Risiko Obligasi

Mamfaat Obligasi

Bunga

dibayar secara reguler sampai jatuh tempo dan ditetapkan dalam persentase dari nilai nominal.

Contoh : Obligasi dengan kupon 10%, artinya pihak yang menerbitkan obligasi akan membayar sebesar Rp10 setiap Rp100 dari nilai nominal setiap tahun. Biasanya bunga dibayarkan setiap 3 atau 6 bulan sekali.

Capital Gain

Sebelum jatuh tempo biasanya obligasi diperdagangkan di Pasar Sekunder, sehingga investor mempunyai kesempatan untuk memperoleh Capital gain. Capital gain juga dapat diperoleh jika investor membeli obligasi dengan diskon, yaitu dengan nilai lebih rendah dari nilai nominalnya, kemudian pada saat jatuh tempo ia akan memperoleh pembayaran senilai dengan harga nominal.

Hak Klaim Pertama

Jika emiten bangkrut atau dilikuidasi, pemegang obligasi sebagai kreditur memiliki hak klaim pertama atas aktiva perusahaan.

Hak Konversi atas Obligasi Konversi

Jika memiliki obligasi konversi, investor dapat mengonversikan obligasi menjadi saham pada harga yang telah ditetapkan, dan kemudian berhak untuk memperoleh manfaat atas saham tersebut.

Risiko Obligasi

Dalam melakukan investasi pada obligasi, terdapat risiko-risiko yang dapat timbul, diantaranya adalah:

Credit Risk (Default Risk)

Credit riskadalah risiko bahwa emiten tidak dapat membayar bunga maupunpokok hutang. Alat ukur risiko ini yang lazim digunakan adalah peringkat dariemiten obligasi. Secara umum peringkat didefinisikan sebagai suatu pendapattentang kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban-kewajiban finansialnya dengan memperhitungkan faktor-faktor risiko yang relevan.

Market Risk

Risiko volatilitas harga instrumen dan risiko reinvestasi dari kupon yang diterima akibat pergerakan tingkat suku bunga. Alat ukur yang umumnya digunakan untuk melihat sensitivitas harga terhadap pergerakan sukubungaadalah duration dan convexity.

Liquidity Risk

Liquidity riskadalah risiko bahwa pemegang instrumen menemui kesulitandalam menjual obligasi di harga wajar ketika terpaksa harus menjualnya.

Foreign Exchange Risk

Forex riskini merupakan risiko yang timbul karena pergerakan kurs mata uang apabila berinvestasi pada suatu obligasi yang memiliki mata uang yangberbeda.

Political (Country) Risk

Risiko politik dapat timbul akibat adanya tindakan pemerintah, seperti perubahan peraturan, penjadwalan, dan restrukturisasi hutang.

Karakter Obligasi

Secara umum, obligasi dapat dibagi berdasarkan empat karakter berikut (Agus Salim; 2002):

Fitur Intrinsik (Intrinsic Features)

Kupon, waktu jatuh tempo, dan tipe kepemilikan obligasi merupakan fitur intrinsik yang penting bagi suatu obligasi. Kupon dari suatu obligasimengindikasikan pendapatan periodik yang akan diperoleh investor selamausia dari obligasi tersebut atau selama periode kepemilikannya. Kupon jugadikenal sebagai pendapatan bunga (interest income).

Waktu jatuh tempoadalah tanggal yang spesifik saat usia obligasi berakhir. Pada tanggal tersebutemiten wajib membayar pokok beserta kupon terakhir dari obligasinya. Nilaipokok obligasi adalah nilai sebenarnya dari suatu obligasi. kepemilikan obligasi berdasarkan siapa yang memegang obligasi tersebut danyang kedua adalah obligasi tanpa warkat (registered bonds) yang berartibahwa kepemilikan obligasi berdasarkan siapa yang tercatat sebagai pemilik dikustodian sentral.

Tipe Emisi

Berbeda dengan saham, suatu perusahaan dapat memiliki berbagai jenisobligasi outstanding yang berbeda-beda pada saat bersamaan. Tipe obligasidapatdibedakan berdasarkan senioritas klaim dari obligasi tersebut mulai dariyang paling aman, yaitu obligasi senior (secured bonds), obligasi paripassu(unsecured / debenture bonds), hingga obligasi subordinate (junior bonds)yang mempunyai hak klaim atas pendapatan maupun pembayaran pokokpaling terakhir.

Provisi Indenture

Indentureadalah kontrak antara emiten dan investor berkaitan dengan aspeklegal dari obligasi. Trustee, yang umumnya adalah bank, bertindak atas namapemegang obligasi untuk memastikan bahwa semua provisi indenturedipenuhi oleh emiten, termasuk pembayaran bunga dan pokok obligasi yang tepat waktu.

Fitur yang Mempengaruhi Jatuh Tempo

Investor harus sadar akan adanya fitur yang dimiliki oleh obligasi yang dapatmengakibatkan obligasi jatuh tempo sebelum waktunya, yaitu opsi call yangmemberikan hak kepada penerbit obligasi untuk melunasi obligasinya padasuatuwaktu sebelum jatuh tempo. Selain itu juga ada opsi put yangmemberikan hak kepada pemegang obligasi untuk meminta pelunasan obligasilebih cepat sebelum waktu jatuh tempo serta Sinking Fund yang secaraspesifik membuat obligasi dilunasi secara bertahap, sistematik, dan periodicsesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.

Contoh Obligasi

Emiten diberikan hak untuk membeli kembali obligasi pada harga tertentu, dan tentu saja dengan jangka waktu tertentu sesuai dengan Obligasi waktu yang diberikan atau sering dikenal sebagai obligasi callable. Dalam pertukaran berikutnya Pemegang Obligasi hak berhak untuk mengkonversi obligasi ke dalam beberapa jumlah saham yang dimiliki oleh penerbit.

Dalam upaya untuk memiliki beberapa obligasi biasanya ditawarkan, antara harga obligasi hal lain yang lebih besar dari nominal yang ada atau yang biasa dikenal sebagai Obligasi Premium. Selain itu, dalam penawarannya juga obligasi pada harga sama dengan nilai nominal, atau yang biasa dikenal sebagai Par. Harga penawarannya juga sebenarnya kurang dari obligasi nominal, sering disebut Obligasi Diskon.

Pengertian Saham

Dalam dunia bisnis atau ekonomi hal yang sangat tidak asing adalah jika bicara mengenai saham. Dalam perusahaan tidak akan lepas dari kata-kata saham. Oleh dari itu saya tertarik mencari-cari dari beberapa sumber mengenai saham. Nah berikut saya menemukan pengertian saham dan sedikit tentang saham itu sendiri.

Saham adalah tanda penyertaan modal pada perseroan terbatas seperti yang telah diketahui bahwa tujuan pemodai membeli saham untuk memperoleh penghasilan dari saham tersebut. Masyarakat pemodal itu dikategorikan sebagai investor dan speculator.

Investor disini adalah masyarakat yang membeli saham untuk memiliki perusahaan dengan harapan mendapatkan deviden dan capitat gain dalam jangka panjang, sedangkan spekulator adalah masyarakat yang membeli saham untuk segera dijual kembali bila situasi kurs dianggap paling menguntungkan seperti yang telah diketahui bahwa saham memberikan dua macam penghasilan yaitu deviden dan capital gain.

Pengertian Saham Menurut Para Ahli

Saham adalah bentuk paling murni dan sederhana dari kepemilikan perusahaan(Gitman2000,7)

Saham adalah selembar kertas yang menyatakan kepemilikan dari sebagian perusahaaan. (Bernstein:1995, 197)

Saham adalah suatu sekuritas yang memiliki klaim terhadap pendapatan dan asset sebuah perusahaan. Sekuritas sendiri dapat diartikan sebagai klaim atas pendapatan masa depan seorang peminjam yang dijual oleh peminjam kepada yang meminjamkan, sering juga disebut instrumen keuangan. (Mishkin:2001, 4).

saham adalah tanda penyertaan atau kepemilikan seseorang atau badan dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas. Wujud saham adalah selembar kertas yang menerangkan bahwa pemilik kertas tersebut adalah pemilik perusahaan yang menerbitkan surat berharga tersebut. Porsi kepemilikan ditentukan oleh seberapa besar penyertaan yang ditanamkan di perusahaan tersebut (Darmadji dan Fakhruddin, 2001: 5).

Contoh Kasus Opsi Saham Opsi Adalah: Pengertian, Jenis, Perhitungan + Contoh

Brevet Pajak Online sekarang dibuka! Pendaftaran Brevet Online Periode I disediakan untuk 25 peserta. Perkuliahan dilakukan sore hari, 16.30-18.00 dan 19.00-20.30. Anda tidak perlu hadir secara fisik di kampus, tatap muka dilakukan menggunakan Hangouts Meet atau Zoom. Informasi lebih lanjut hubungi Reva (0858-8579-8331) atau Ida (0821-3378-9932) – WA/call/SMS.

Brevet Pajak Unsoed Periode 2/2020 dilaksanakan mulai 8 Juni 2020 sampai dengan pertengahan September 2020. Batas akhir pendaftaran tanggal 5 juni 2020 di lt 4 Laboratorium Terpadu Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman, Jl. Prof. Dr. H.R. Boenyamin No.708 Grendeng Purwokerto 53122. Investasi Rp2.000.000. Kunjungi dan ikuti Brevet Pajak Unsoed Purwokerto di Facebook untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai pendaftaran, acara, dan aktivitas kami
Pengertian brevet pajak UnsoedBrevet Konsultan Pajak Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman, selanjutnya disebut breve…

  • Get link
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Email
  • Other Apps

Contoh jurnal akuntansi derivatif | metode nilai wajar

  • Get link
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Email
  • Other Apps

Derivatif adalah istilah yang mengacu pada beraneka ragam instrumen keuangan. Satu karakteristik atau ciri umum instrumen derivatif adalah, nilai kontrak derivatif dari sudut pandang investor terkait langsung dengan harga, suku bunga, atau variabel lain apapun yang mendasari kontrak derivatif itu. Baca juga: Pengertian dan contoh instrumen derivatif .

Contoh instrumen derivatif adalah kontrak opsi (option contract), kontrak serah (forward contract), kontrak berjangka (futures contract), dan swap. Baca juga: Contoh transaksi derivatif – kontrak serah (forward contracts).

Pencatatan dan perlakuan akuntansi derivatif tergantung pada apa yang menjadi maksud perusahaan terlibat dalam kontrak derivatif, apakah untuk tujuan spekulasi (berjudi) atau melakukan lindung nilai (hedging). Baca juga: Contoh transaksi derivatif – kontrak opsi (option contracts).

Ingin mahir menghitung pajak dan mengisi e-SPT?

Ikuti pelatihan Brevet Pajak Unsoed Purwokerto. Kunjungi halaman kami di Facebook untuk mendapatkan informasi pendaftaran, acara, dan aktivitas kami.

Akuntansi derivatif dengan metode nilai wajar

Perusahaan yang terlibat dalam kontrak derivatif dengan tujuan spekulasi harus melaporkan instrumen derivatif itu sebagai aset keuangan atau liabilitas keuangan dengan nilai wajar. Tidak seperti saham atau obligasi, derivatif tidak boleh dilaporkan dengan metode biaya. Baca juga: Contoh jurnal akuntansi derivatif | opsi jual saham .

Untuk terlibat dalam kontrak derivatif tertentu, perusahaan tidak perlu mengeluarkan biaya yang material. Sebagai contoh, kontrak serah (forward contract) pada awalnya bisa dicapai hanya dengan kesepakatan dua pihak tanpa biaya perolehan sama sekali. Dengan demikian, penggunaan biaya historis atau biaya perolehan untuk melaporkan derivatif bisa menyembunyikan hak atau kewajiban terkait kontrak derivatif.

Dengan metode nilai wajar, perhitungan laba-rugi akan mencakup keuntungan atau kerugian tidak direalisasi untuk mencerminkan kinerja kontrak derivatif selama periode pelaporan.

Prosedur akuntansi derivatif dengan metode nilai wajar mencakup langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Instrumen derivatif diakui sebagai aset keuangan atau liabilitas keuangan dalam laporan posisi keuangan.
  2. Jumlah rupiah yang digunakan untuk mengukur aset keuangan atau liabilitas keuangan itu adalah nilai wajar.
  3. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar instrumen derivatif diperhitungkan dalam laba-rugi dalam periode terjadinya, tanpa menunggu berakhirnya kontrak derivatif.

Selain untuk tujuan spekulasi, derivatif juga bisa menjadi instrumen lindung nilai (lindung risiko). Akuntansi derivatif untuk tujuan lindung nilai (hedging) dibahas dalam artikel terpisah.

Contoh jurnal derivatif – opsi beli saham

Opsi beli saham (share call option) memberikan hak, tetapi tidak menimbulkan kewajiban, kepada pemegangnya untuk membeli saham dengan jumlah dan harga tertentu. Harga kesepakatan ini disebut harga eksekusi (exercise price), sedangkan jumlah tertentu yang disepakati disebut jumlah nosional (notional amount).

Sebagai contoh, pada tanggal 2 Januari 2020 PT Pyramida membeli kontrak opsi beli saham dari PT Petra Securities (perusahaan pialang/broker saham). Dalam transaksi ini, PT Pyramida adalah investor, sedangkan PT Petra Securities adalah penerbit opsi atau penulis opsi.

Dengan terlibat dalam kontrak opsi beli saham itu, PT Pyramida memiliki hak untuk membeli 1.000 saham PT Cleopatra dengan harga Rp100.000 per saham. Sebaliknya, PT Petra Securities memiliki kewajiban untuk menjual saham PT Cleopatra kepada PT Pyramida dengan jumlah dan harga kesepakatan tersebut jika PT Pyramida mengeksekusi opsi beli saham yang dipegangnya.

Karena kontrak ini tidak simetris (investor memiliki hak dan penerbit memiliki kewajiban), kontrak opsi tidak diberikan secara gratis. PT Pyramida harus membayar sejumlah Rp400.000 kepada PT Petra Securities untuk memperoleh opsi beli saham tersebut. Jumlah yang dibayar itu disebut premi opsi (option premium). Premi opsi yang harus dibayar umumnya jauh lebih kecil daripada harga saham yang mendasari opsi.

Bagaimanakah PT Pyramida mencatat transaksi perolehan kontrak opsi beli saham itu pada tanggal 2 Januari 2020? Ayat jurnal pembelian kontrak opsi beli saham di pihak PT Pyramida adalah sebagai berikut:

Aset keuangan berupa Opsi Beli Saham bertambah Rp400.000, aset keuangan lainnya berupa Kas berkurang dengan jumlah yang sama.

Dengan opsi beli saham itu, PT Pyramida sebenarnya berharap harga saham PT Cleopatra akan naik. Jika pada tanggal eksekusi opsi harga saham PT Cleopatra naik, misalnya menjadi Rp125.000 per saham, PT Pyramida akan mengeksekusi opsi beli saham yang dimilikinya, yaitu membeli 1.000 saham PT Cleopatra dengan harga Rp100.000 dari PT Petra Securities.

Sebaliknya, jika pada tanggal eksekusi opsi harga saham PT Cleopatra turun, misalnya menjadi Rp80.000 per saham, kontrak opsi beli saham yang dipegang PT Pyramida menjadi tidak bernilai untuk dieksekusi.

Premi opsi atau premium opsi

Perhatikan kembali jumlah Rp400.000 yang bagi PT Pyramida merupakan biaya perolehan kontrak opsi beli saham. Sebagaimana telah disinggung di atas, jumlah itu disebut premi opsi atau premium opsi.

Dari manakah jumlah tersebut berasal? Jumlah tersebut merupakan harga yang diminta pihak penerbit opsi kepada investor.

Bagaimanakah PT Petra Securities selaku penerbit opsi menentukan jumlah Rp400.000 tersebut? Premium opsi terdiri dari dua komponen: (1) nilai intrinsik dan (2) nilai waktu. Premi opsi, yang juga merupakan nilai wajar opsi pada saat transaksi, dihitung dengan rumus berikut:

Premi Opsi = Nilai Intrinsik + Nilai Waktu

Nilai intrinsik adalah selisih antara harga pasar dengan harga eksekusi pada tanggal tertentu. Nilai intrinsik merepresentasikan jumlah yang direalisasi oleh pemegang opsi jika opsi dieksekusi segera. Kembali ke contoh PT Pyramida, jika harga eksekusi ditetapkan sama dengan harga pasar pada tanggal 2 Januari 2020, nilai intrinsik pada tanggal tersebut adalah nol.

Nilai waktu adalah selisih antara premium dengan nilai intrinsik. Pada tanggal 2 Januari 2020, nilai waktu opsi beli saham adalah Rp400.000 [= Rp400.000 – (Rp100.000 – Rp100.000)]. Semakin dekat opsi ke tanggal penyelesaiannya, nilai waktu juga umumnya semakin kecil.

Kembali ke contoh PT Pyramida, harga pasar saham PT Cleopatra dan nilai waktu opsi beli saham yang dipegang PT Pyramida pada tanggal 31 Maret 2020 dan 16 April 2020 adalah sebagai berikut:

Perhatikan, harga pasar yang disajikan di atas adalah harga pasar per saham, sedangkan harga eksekusi opsi beli saham yang dipegang oleh PT Pyramida adalah Rp100.000 per saham dengan jumlah nosional 1.000 saham.

Dengan demikian, nilai intrinsik opsi beli saham pada tanggal 31 Maret 2020 adalah Rp20.000.000 [= (Rp120.000 – Rp100.000) × 1.000]. Nilai intrinsik Rp20.000.000 berarti pada tanggal 31 Maret 2020 PT Pyramida bisa saja mengeksekusi opsi beli saham yang dipegangnya dengan membeli 1.000 saham PT Cleopatra dari PT Petra Securities dengan harga Rp100.000 per saham dan menjual saham itu di bursa dengan harga Rp120.000 per saham.

Jika PT Pyramida menyusun laporan laba-rugi untuk periode yang berakhir tanggal 31 Maret 2020, PT Pyramida mengakui keuntungan tidak direalisasi sejumlah Rp20.000.000 terkait nilai intrinsik opsi beli saham yang dipegangnya dengan ayat jurnal penyesuaian sebagai berikut:

Akun Keuntungan/Kerugian Tidak Direalisasi dikredit, menunjukkan bahwa ayat jurnal penyesuaian di atas berdampak menambah laba-rugi yang dilaporkan oleh PT Pyramida.

Tabel di atas juga menunjukkan nilai waktu opsi beli saham turun Rp300.000 dari semula Rp400.000 menjadi Rp100.000 pada tanggal 31 Maret 2020. Ayat jurnal penyesuaian untuk mencatat penurunan nilai opsi tersebut adalah sebagai berikut:

Akun Keuntungan/Kerugian Tidak Direalisasi didebit, menunjukkan ayat jurnal penyesuaian untuk mengakui penurunan nilai waktu opsi beli saham tersebut berdampak mengurangi laba-rugi yang dilaporkan oleh PT Pyramida. Secara neto, dua ayat jurnal penyesuaian di atas berdampak menambah laba-rugi sejumlah Rp19.700.000 [= Rp20.000.000 – Rp300.000]. Pada saat penutupan akun, Keuntungan/Kerugian Tidak Direalisasi ditutup ke ikhtisar laba-rugi.

Keuntungan tersebut dikatakan tidak direalisasi karena pada tanggal 31 Maret 2020 PT Pyramida tidak benar-benar mengeksekusi opsi beli saham yang dipegangnya. Keuntungan tidak direalisasi itu tercermin dalam laporan laba-rugi dimaksudkan untuk menunjukkan kinerja investasi PT Pyramida dalam instrumen derivatif yang dipegangnya.

Dengan tiga ayat jurnal terkait opsi beli saham di atas, laporan posisi keuangan PT Pyramida per 31 Maret 2020 akan melaporkan aset keuangan berupa opsi beli saham dengan nilai wajar, yaitu Rp20.100.000 [= Rp400.000 + Rp20.000.000 – Rp300.000].

Untuk lebih memperjelas pemahaman mengenai metode nilai wajar melalui laba-rugi, perhatikan kembali ayat-ayat jurnal di atas yang kembali disajikan dalam gambar berikut:

Pada tanggal 16 April 2020, PT Pyramida mengeksekusi opsi sebelum kontrak opsi berakhir melalui penyelesaian neto. Harga pasar saham PT Cleopatra pada tanggal 16 April 2020 adalah Rp115.000, sehingga penyelesaian neto kontrak opsi beli saham itu berarti PT Pyramida menerima kas sejumlah Rp15.000.000 [= (Rp115.000 – Rp100.000) × 1.000] dari PT Petra Securities selaku penerbit opsi.

Perhatikan, dengan penyelesaian neto kontrak opsi beli saham tidak mengharuskan serah-terima saham (aset yang mendasari derivatif) antara kedua pihak yang terlibat. Penyelesaian neto berarti “pihak yang kalah” membayar kepada “pihak yang menang”.

Untuk mencatat transaksi penyelesaian opsi dengan benar, PT Pyramida menyesuaikan nilai intrinsik opsi yang pada tanggal 16 April 2020 adalah Rp15.000.000 [= (Rp115.000 – Rp100.000) × 1.000].

Ingat, nilai intrinsik opsi per 31 Maret 2020 adalah Rp20.000.000, sehingga ayat jurnal untuk menyesuaikan nilai intrinsik menjadi Rp15.000.000 adalah sebagai berikut:

Akun Keuntungan/Kerugian Tidak Direalisasi (laba-rugi) didebit Rp5.000.000, akun Opsi Beli Saham (aset) dikredit dengan jumlah yang sama. Ayat jurnal di atas dimaksudkan untuk mengakui penurunan nilai intrinsik opsi beli saham dari semula Rp20.000.000 menjadi Rp15.000.000.

Untuk mencatat transaksi penyelesaian opsi dengan benar, PT Pyramida juga terlebih dahulu menyesuaikan nilai waktu opsi yang turun dari Rp100.000 menjadi Rp60.000 sebagai berikut:

Akun Opsi Beli Saham adalah akun real aset keuangan. Dari ilustrasi akun T berikut terlihat akun Opsi Beli Saham bersaldo debit Rp15.060.000 pada tanggal 16 April 2020:

Ayat jurnal untuk mencatat penyelesaian kontrak opsi adalah sebagai berikut:

Secara keseluruhan, pengaruh kontrak opsi beli saham terhadap laba-rugi PT Pyramida sejak pembelian sampai dengan penyelesaian adalah sebagai berikut:

Dari perhitungan di atas terlihat, PT Pyramida “menang taruhan” harga saham PT Cleopatra Rp14.600.000. Di awal, PT Pyramida membayar Rp400.000 untuk mengikuti taruhan dan akhirnya PT Pyramida menerima Rp15.000.000. Sebaliknya, PT Petra Securities si bandar taruhan kejatuhan nasib sial karena kalah bertaruh.

Peringkat broker opsi biner:
Opsi biner dan forex
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: