Cryptocurrency Pump Signal, Harga minyak bumi hari ini seputar forex

Peringkat broker opsi biner:

Harga Minyak Bumi Pekan Ini (9/13)

Khalid Al-Falih, mantan Menteri Energi dan Teknokrat Arab Saudi baru saja diganti oleh Raja Salman. Posisi beliau digantikan oleh Pangeran Abdulaziz bin Salman, yang merupakan anak dari Raja Salman sendiri. Hal ini mungkin menunjukkan adanya beberapa masalah dengan kaitan IPO. Pergantian posisi terjadi dimasa yang sulit bagi minyak Arab Saudi dengan Aramco dalam mempersiapkan IPO, sementara Arab Saudi membawa sebagian besar pembatasan pasokan OPEC +.

Isu yang kedua datangnya dari China yang menginvestasi minyak Iran. China berjanji untuk menginvestasikan $ 280 miliar (£ 227 miliar) di industri minyak dan gas Iran yang terkepung, karena berusaha untuk memanfaatkan isolasi Teheran untuk membentuk tatanan ekonomi dalam menghadapi saingan dengan Barat. Nilai investasi dari kesepakatan $ 400 miliar pada 2020, telah disetujui, ketika Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengunjungi Beijing minggu lalu. China nampaknya menghindari pembayaran dalam bentuk dolar dengan menggunakan mata uangnya, Yuan. Dan sekaligus ketegasan sikap China yang belum siap (tanda kutip) melakukan jenis perjanjian dengan AS dengan mengatur strategi baru dalam menghadapi persaingan dan kepentingan global.

USOIL diperdagangkan menaik awal pekan ini, melanjutkan kenaikan yang dimulai dari hari Rabu y.l. Pada pembukaan awal bulan , harga sempat turun melanjutkan penurunan akhir bulan Agustus sampai dengan titik demand tanggal 26/08 dikisaran harga 52.82 yang saat ini menjadi tingkat dukungan support baru bagi USOIL. USOIL yang dikenal dengan Brent-Crude awal pekan ini berusaha untuk menyamakan harga puncak dari minggu lalu dikisaran harga 57.72 sedikit dibawah harga pembukaan bulan Agustus yang berada diharga 57.82.

Tingkat tahanan Resistance berada pada harga 58.79 dengan lanjutan 60.91 sebagai harga puncak dari bulan Juli, sedangkan tingkat support adalah harga low yang tercipta minggu lalu di 52.82 dan 50.51 sebagai harga low dari bulan lalu. Dari alat teknis pada periode Daily, harga mencoba meretest MA 200 hari, dengan bias kecenderungan naik ditandai dengan 3 harga lembah lowerlow, kemudian diikuti oleh 2 lower high, sebagai pertanda minat buyer yang masih optimis terhadap pasaran harga minyak dunia.

Teknis dari periode 4 jam, minat beli terlihat nyata dengan struktur harga naik yang didominasi oleh candle bullish. Secara trend memang agak mendatar, dimana pada bulan lalu harga ditransaksikan dalam ruang harga antara 57.96 dan 50.51 atau sekitar 7,45/poin. Kenaikan dalam beberapa terakhir ini, sedikit banyak terpengaruhi dari isu bilateral dan politik timur tengah. Dan juga investasi China terhadap minyak Iran setidaknya menjadi trigger bagi kenaikan akhir-akhir ini.

Ady Phangestu

Analis – hfindonesia

Disclaimer : Materi ini diedarkan sebagai bahan komunikasi umum dan hanya bertujuan sebagai informasi dan bukan merupakan riset investasi independen. Komunikasi ini tidak mengandung saran investasi atau rekomendasi investasi atau permintaan dengan tujuan pembelian atau penjualan instrumen keuangan apa pun. Semua informasi yang kami edarkan berasal dari sumber yang terpercaya , memiliki reputasi baik. Informasi apa pun pada kinerja masa lalu, bukan merupakan jaminan atau indikasi kinerja masa depan yang dapat diandalkan. Pengguna harus menyadari, bahwa setiap investasi dalam Produk Leveraged memiliki tingkat ketidakpastian tertentu dan investasi apa pun yang sejenis ini melibatkan risiko tingkat tinggi yang menjadi tanggung jawab bagi pengguna. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul dari investasi yang dilakukan berdasarkan informasi yang disediakan dalam komunikasi ini. Komunikasi ini tidak boleh direproduksi atau didistribusikan lebih lanjut tanpa izin tertulis sebelumnya dari kami.

Trump Ingkari Kesepakatan Nuklir Iran, Harga Minyak Terbang

Dibaca Normal 3 menit

Harga minyak mentah Brent dan WTI dibuka melambung pada sesi perdagangan awal pekan ini, akibat mencuatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran.

Seputarforex.comHarga minyak dibuka melambung pada sesi perdagangan awal pekan ini (16/Oktober), akibat mencuatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran. Selain itu, penurunan jumlah oil drilling rigs di negeri Paman Sam pun turut mendukung kenaikan harga.

Peringkat broker opsi biner:

Saat berita ditulis, harga minyak Brent naik 1.21% ke kisaran $57.85 per barel dari harga penutupan pekan lalu. Harga minyak WTI pun menanjak 0.92% ke sekitar $51.91 per barel dibanding penutupan hari Jumat. Pasalnya, para trader mengkhawatirkan kemungkinan diperbaruinya sanksi ekonomi atas Iran oleh Amerika Serikat.

Iran Terancam Kena Sanksi Lagi, AS Selisih Pendapat Dengan Eropa

Presiden Donald Trump menentang sekutunya dengan secara sepihak mementahkan kesepakatan nuklir Iran (JCPOA/Joint Comprehensive Plan of Action) yang tercapai pada tahun 2020 di bawah Presiden Obama dan ditandatangani bersama Inggris, Prancis, Jerman, Rusia, China, dan Uni Eropa. Trump menolak mengakui pernyataan pemantau internasional bahwa Iran telah mentaati semua aturan dalam kesepakatan tersebut –yang merupakan prasyarat untuk dilanjutkannya pencabutan sanksi ekonomi atas Iran.

Trump menuduh Iran “tidak menunjukkan semangat” kesepakatan nuklir. Ia menilai Iran telah mengacaukan situasi di Syria, Yaman, dan Irak, serta menyatakan bahwa ia akan memastikan Teheran tak pernah mendapatkan senjata nuklir. Pernyataan-pernyataan tersebut dipuji oleh Israel, tetapi dikritisi oleh sekutu AS di Eropa.

Eropa memperingatkan akan pecah kongsi dengan AS dalam posisi mereka menyikapi kesepakatan nuklir Iran, serta bahwa Trump telah merendahkan kredibilitas AS di luar negeri. Apalagi karena pemantau internasional telah menyatakan Iran sepenuhnya mentaati aturan.

“Komitmen-komitmen terkait nuklir yang disetujui Iran di bawah JCPOA telah diimplementasikan,” tegas Yukiya Amano, Direktur Jenderal IAEA (International Atomic Energy Agency).

Menanggapi penyataan Trump, Iran pun murka. Di televisi Iran pada hari Jumat, Presiden Hassan Rouhani menyatakan pihaknya berkomitmen tinggi pada kesepakatan tersebut, dan menuding Trump melontarkan tuduhan tanpa bukti. Katanya, “Negara Iran tidak pernah dan tidak akan tunduk pada tekanan asing manapun.

Berdasarkan perundangan AS, Presiden harus memberikan sertifikasi setiap 90 hari pada Kongres, bahwa Iran telah memenuhi kesepakatan. Karena Trump menolak memberikan sertifikasi tersebut, maka Kongres AS kini memiliki waktu hingga 60 hari ke depan untuk memutuskan apakah akan kembali menerapkan sanksi ekonomi atas negara yang beribukota di Teheran itu atau tidak.

Akan Mengusik Pasar Minyak

Sejumlah analis yang dikutip Reuters menyatakan bahwa mereka tak mengekspektasikan perbaruan sanksi atas Iran akan memberikan dampak besar, terutama karena AS saat ini bertindak sendirian. Namun demikian, langkah itu akan mengusik pasar minyak.

“Jika Iran ditemukan melanggar kesepakatan nuklir mereka dan persetujuan dagangnya dicabut, (maka) itu akan menjadi katalis terbesar untuk pergerakan naik harga minyak,” ujar Shane Chanel dari ASR Wealth Advisers.

Di sisi lain, produksi minyak mentah di AS agaknya tersandung kembali, meski musim badai sudah berlalu. Jumlah oil drilling rigs dalam periode sepekan yang berakhir tanggal 13 Oktober, turun dari 748 ke 743. Ini merupakan angka terendah sejak awal Juni dalam histori laporan mingguan Baker Hughes.

Alumnus Fakultas Ekonomi, mengenal dunia trading sejak tahun 2020. Seorang News-junkie yang menyukai analisa fundamental untuk trading forex dan investasi saham. Kini menulis topik seputar Currency, Stocks, Commodity, dan Personal Finance dalam bentuk berita maupun artikel sembari trading di sela jam kerja.

Peringkat broker opsi biner:
Opsi biner dan forex
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: