Harga Awal Bitcoin Di Indonesia, Menu navigasi

Peringkat broker opsi biner:

Perstarwaw

Situs yang menyajikan berbagai informasi baik secara nasional maupun internasional dirangkum dari berbagai acara.

Perkembangan Harga Bitcoin Sejak awal ditemukan yang tidak bernilai menjadi bernilai mata uang digital termahal di dunia sampai sekarang

Website harga Bitcoin ini sejak awal sampai akhir akan selalu di update
dengan informasi terbaru

untuk melihat harga anda bisa melihat harga bitocin versi Rupiah maupun Dollar di bawah

Sejarah bitcoin Beserta Tabel Harga dari tidak bernilai menjadi sangat bernilai
yang kemudia di kenal sebagai mata uang digital Termahal pertama kali diciptakan
atau di produksi

Jumlah Total Bitcoin adalah hanya berjumlah 21.000.000 atau 21 juta BITCOIN
dan akan mencapai jumlah tersebut saat mencapai tahun 2140

Verifikasi bukan robot?

Bitcoin Di produksi Setiap 10 menit sekali menghasilkan 50 Bitcoin untuk
tahun 2009 sampai 2020 dalam waktu 4 tahun menemukan 210.000 blok bitcoin
1 blok bitcoin berjumlah 50 bitcoin

1 blok Bitcoin ini dikenal dengan istilah reward yang didalamnya mendapat 50 Bitcoin
setiap 10 menit sekali

Namun Setiap mencapai 210.000 block maka Bitcoin , menjalani peristiwa halving
yaitu pengurangan setengah reward Bitcoin dari awalnya higga nanti reward mining
Bitcoin Habis

Blok halving pertama pada tahun 2020 reward mining menjadi 25 BTC

Peringkat broker opsi biner:

blok halving kedua pada 10 juli 2020 reward mining menjadi 12.5 BTC

Jadi setiap mencapai 210.000 blok bitcoin dalam waktu kurang lebih
4 Tahun

Untuk Harga Bitcoin Disini sebagai berikut :

Untuk harga versi bahasa Indonesia DI bawahnya

HARGA BITCOIN SEJAK AWAL SAMPAI SEKARANG

Harga Bitcoin mulai awal ditemukan atau produksi pertama kali
Coba anda bayangkan kenaikan harga secara signifikan dan fluktuatif

Bitcoin tahun 2009 Bernilai harga Rp. 0

Bitcoin Tahun 2020 Bernilai harga Rp. 100 – 1000

Bitcoin Tahun 2020 Bernilai harga Rp 10.000

Bitcoin July 2020 bernilai harga Rp. 350.000

Bitcoin tahun 2020 bernilai harga Rp. 120.000

Bitcoin tahun 2020 awal bernilai Rp. 4.000.000

Bitcoin november desember 2020
bernilai Harga puncak naik Rp. 13.000.000
drastis

Bitcoin tahun 2020 awal Rp. 10.000.000 – 3.500.000
sampai akhir tahun

Bitcoin tahun 2020 Rp. 2.500.000 – 6.000.000

Bitcoin tahun 2020 Rp. 3.000.000 – 11.000.000 saat ini
stabil diangka
6.000.000- 8.000.000

UPDATE diperbaharui sesuai perkembangan harga

Bitcoin value history (comparison to US$)

Date Price for 1 BTC Notes
Jan 2009 – Jan 2020 basically none No exchanges or market, users were mainly cryptography fans who were sending bitcoins for low or no value.
Feb 2020 – May 2020 less than $0.01 On 22 May 2020, [76] user “laszlo” made the first real-world transaction by buying two pizzas in Jacksonville, Florida for 10,000 BTC. [77] [78] User “SmokeTooMuch” auctioned 10,000 BTC for $50 (cumulatively), but no buyer was found. [79] [80]
July 2020 $0.08 In five days, the price grew 1000%, rising from $0.008 to $0.08 for 1 bitcoin.
Feb 2020 – April 2020 $1 bitcoin takes parity with US dollar. [81]
8 July 2020 $31 top of first “bubble”, followed by the first price drop
Dec 2020 $2 minimum after few months
Dec 2020 $13 slowly rising for a year
April 11, 2020 $266 top of a price rally, during which the value was growing by 5-10% daily.
May 2020 $130 basically stable, again slowly rising.
June 2020 $100 in June slowly dropping to $70, but rising in July to $110
Nov 2020 $350 – $1250 from October $150–$200 in November, rising to $400, then $600, eventually reaching $900 on 11/19/2020 and breaking $1000 threshold on 27 November 2020.
Dec 2020 $600 – $1000 Price crashed to $600, rebounded to $1,000, crashed again to the $500 range. Stabilized to the

$650–$800 range.

Jan 2020 $750 – $1000 Price spiked to $1000 briefly, then settled in the $800–$900 range for the rest of the month. [82]
Feb 2020 $550 – $750 Price fell following the shutdown of Mt. Gox before recovering to the $600–$700 range.
Mar 2020 $450 – $700 Price continued to fall due to a false report regarding bitcoin ban in China [83] and uncertainty over whether the Chinese government would seek to prohibit banks from working with digital currency exchanges. [84]
Apr 2020 $340 – $530 The lowest price since the 2020–2020 Cypriot financial crisis had been reached at 3:25 AM on April 11 [85]
May 2020 $440 – $630 The downtrend first slow down and then reverse, increasing over 30% in the last days of May.
Mar 2020 $200 – $300 Price fell through to early 2020.
Early Nov 2020 $395 – $504 Large spike in value from 225-250 at the start of October to the 2020 record high of $504
May – June 2020 $450 – $750 Large spike in value starting from $450 and reaching a maximum of $750.

anggal Harga untuk 1 BTC Notes

Jan 2009 – Jan 2020 pada dasarnya tidak ada pertukaran atau pasar, pengguna terutama penggemar kriptografi yang mengirimkan Bitcoins untuk nilai rendah atau tidak ada.

Feb 2020 -. Semoga 2020 kurang dari $ 0,01 Pada 22 Mei 2020, [76] pengguna “laszlo” dibuat pertama transaksi di dunia nyata dengan membeli dua pizza di Jacksonville, Florida untuk 10.000 BTC [77] [78] Pengguna “SmokeTooMuch” dilelang 10.000 BTC sebesar $ 50 (kumulatif), tetapi tidak ada pembeli ditemukan. [79] [80]

Juli 2020 $ 0,08 Dalam lima hari, harga tumbuh 1.000%, naik dari $ 0,008 sampai $ 0,08 untuk 1 bitcoin.
Feb 2020 -. April 2020 $ 1 bitcoin mengambil paritas dengan dolar AS [81]
8 Juli 2020 $ 31 atas pertama “bubble”, diikuti dengan penurunan harga pertama
Des 2020 $ 2 minimal setelah beberapa bulan
Desember 2020 13 $ perlahan-lahan naik selama satu tahun
April 11, 2020 $ 266 atas reli harga, di mana nilai tumbuh 5-10% setiap hari.
May 2020 $ 130 pada dasarnya stabil, lagi perlahan-lahan naik.
Juni 2020 $ 100 pada bulan Juni perlahan jatuh ke $ 70, tapi naik pada bulan Juli untuk $ 110
Nov 2020 $ 350 – $ 1250 dari Oktober $ 150- $ 200 dalam bulan November, naik ke $ 400, kemudian $ 600, akhirnya mencapai $ 900 di 2020/11/19 dan melanggar $ 1.000 threshold pada 27 November 2020.
Desember 2020 $ 600 – $ 1000 Harga jatuh ke $ 600, rebound ke $ 1.000, jatuh lagi ke kisaran $ 500. Stabil ke

$ 650 $ 800 range.
Jan 2020 $ 750 – $ 1000 Harga melonjak sampai $ 1000 sebentar, kemudian menetap di $ 800 $ 900 range untuk sisa bulan [82].
Feb 2020 $ 550 – $ 750 Harga jatuh setelah penutupan Mt. GOX sebelum pulih ke kisaran $ 600- $ 700.
Mar 2020 $ 450 – $ 700 Harga terus turun karena laporan palsu mengenai larangan bitcoin di Cina [83] dan ketidakpastian mengenai apakah pemerintah China akan berusaha untuk melarang bank dari bekerja dengan pertukaran mata uang digital [84].
Apr 2020 $ 340 – $ 530 Harga terendah sejak 2020 krisis keuangan Siprus telah dicapai pada 03:25 pada tanggal 11 April [85]
Mungkin 2020 $ 440 – $ 630 downtrend pertama melambat dan kemudian mundur, meningkat lebih dari 30% pada hari-hari terakhir bulan Mei.
Mar 2020 $ 200 – $ 300 Harga jatuh ke awal tahun 2020.
Awal November 2020 $ 395 – $ 504 lonjakan besar dalam nilai 225-250 pada awal Oktober untuk 2020 rekor tinggi $ 504
Mungkin – Juni 2020 $ 450 – $ 750 lonjakan besar dalam nilai mulai dari $ 450 dan mencapai maksimum sebesar $ 750.

Bitcoin dilarang otoritas keuangan Indonesia, ini fakta-faktanya

Bagikan artikel ini dengan

Tautan eksternal dan akan terbuka di layar baru

Kopi tautan ini

Tautan eksternal dan akan terbuka di layar baru

Otoritas moneter Indonesia bakal mengeluarkan aturan yang melarang penggunaan bitcoin atau mata uang virtual lainnya sebagai alat pembayaran.

Pelarangan oleh Bank Indonesia (BI) ditujukan bagi pelaku layanan keuangan berbasis teknologi (financial technology) termasuk e-commerce agar tidak menerima bitcoin.

Pemrosesan mata uang virtual juga dilarang.

“Dalam konteks sistem pembayaran, bitcoin bukan alat pembayaran yang sah,” kata Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia Agusman Zainal kepada BBC Indonesia, (7/12).

Menurut Agusman, hal itu sejatinya sudah diatur dalam Peraturan Bank lndonesia tentang Penyelenggaraan Pemrosesan Transaksi Pembayaran tahun 2020.

Pasal 34 beleid itu menyebut, “Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran dilarang: (a) melakukan pemrosesan transaksi pembayaran dengan mengunakan virtual currency.”

Bagian keterangannya disebutkan virtual currency adalah uang digital yang diterbitkan selain otoritas moneter yang diperoleh dengan cara mining. Antara lain Bitcoin, BlackCoin, Dash, Degecoin, Litecoin, Namecoin, Nxt, Peercoin, Primecoin, Ripple, dan Ven.

Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo menyebutkan alasan melarang adalah dalam rangka melaksanakan prinsip kehati-hatian, menjaga persaingan usaha, pengendalian risiko, dan perlindungan konsumen.

“Kami melarang penyelenggara tekfin (teknologi finansial) dan e-commerce serta penyelenggara jasa sistem pembayaran menggunakan dan memproses virtual currency, serta bekerja sama dengan pihak-pihak yang memfasilitasi transaksi menggunakan virtual currency,” kata Agus.

Pelarangan itu, lanjut Agus, guna mencegah kejahatan, seperti pencucian uang, pendanaan terorisme, dan menjaga kedaulatan rupiah sebagai alat pembayaran yang sah di Indonesia.

Alasan yang diungkapkan Agus punya dasar. Pada 2020 pendiri situs Silk Road, Ross Ulbricht ditangkap aparat Amerika karena situsnya ketahuan lebih pada jual beli narkoba daripada menjual bitcoin.

Pada Oktober 2020, seorang mahasiswa Indonesia DB ditangkap di Bintaro karena membeli sabu secara online dan membayarnya dengan bitcoin. Ia memesan sabu itu dari Meksiko.

Oktober 2020, LWK pelaku teror bom Mal Alam Sutera meminta ditransfer Rp300 juta dalam bentuk bitcoin. “Tersangka melakukan pemerasan,” kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti.

Pada Desember 2020, Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian menyebutkan bahwa pendanaan kelompok terorisme sudah menggunakan mata uang virtual. “Ada yang menggunakan bitcoin,” kata Tito kala itu.

Rencananya Bank Indonesia akan menerbitkan aturan yang lebih tegas soal penggunaan mata uang virtual tersebut pada 2020. “Intinya akan memperkuat ketentuan yg sudah ada,” kata Agusman.

BI, lanjut Agusman, tidak bekerja sendiri, tetapi juga menggandeng sejumlah instansi lainnya seperti Otoritas Jasa Keuangan.

“Saya kira ini bukan konteks moneter. (Tetapi) dampak ke pelaku usaha dan konsumen adalah sejauh mana ada perlindungan konsumen,” kata Agusman.

Sejarah Bitcoins

Bitcoin awalnya diciptakan oleh seorang yang mengaku bernama Satoshi Nakamoto pada 2009. Lalu bulan Mei 2020, pengusaha teknologi asal Australia Craig Wright membuka jati diri bahwa dialah yang menciptakan bitcoin.

“Saya memainkan peran yang utama, tapi juga dibantu beberapa orang lain,” kata Craig, kepada BBC waktu itu. Transaksi pertamanya adalah mengirim 10 bitcoin ke Hal Finney pada Januari 2009.

Sejak dimulai pada 2009, nilai tukar atau valuasi bitcoin terus meningkat.

Bahkan dalam setahun ini nilainya meningkat gila-gilaan. Sebagai gambaran, 1 bitcoin dihargai US$0,3 (sekitar Rp4.000) pada Januari 2020. Dan 7 Desember 2020 menjadi US$14.000 (Rp189 juta).

Tidak jelas apa yang menjadi faktor penentu dari naik atau turunnya harga atau nilai tukar bitcoin tersebut. Ketika Cina mengumumkan tidak sahnya bitcoin pada September 2020, harga tukarnya turun dari US$ 4.600 menjadi US$ 3.200.

Fakta-fakta seputar Bitcoin

  • Bitcoin adalah mata uang virtual yang hanya ada di internet dan bisa digunakan sebagai alat pembayaran di tempat-tempat tertentu. Tidak semua penyedia jasa atau barang menerima pembayaran bitcoin.
  • Bitcoin bisa diperoleh dengan cara jual beli. Juga lewat aplikasi Bitcoin Miner yakni menggali bitcoin dengan cara menguraikan rumus matematika kompleks yang ada di sana melalui jawaban 64 digit yang rumit.
  • Bitcoin kemudian disimpan dalam dompet digital yang menyerupai internet banking. Akun atau alamat dompet Bitcoin di internet tidak menggunakan nama asli sehingga sulit dilacak pemiliknya.
  • Tidak ada otoritas pusat atau negara yang mengatur bitcoin sehingga rekeningnya tidak bisa dibekukan. Demikain juga uang atau isi rekening pada dompet bitcoin tidak ada yang menjamin.

Sama seperti Bank Indonesia, otoritas Cina melarang dengan alasan resiko investasi pada mata uang virtual itu. Pemerintah Cina menyebut uang virtual itu bisa digunakan untuk pendanaan ilegal dan pencucian uang.

Sejatinya otoritas keuangan di berbagai dunia punya kekhawatiran yang sama. Inggris misalnya menyebutnya sebagai “investasi yang beresiko tinggi dan spekulatif.”

Meski tak melarang, beberapa negara lain juga mengeluarkan peringatan yang sama. Antara lain Singapura, Hong Kong, dan Kanada. Bahkan European Central Bank menilai “berpotensi seperti krisis keuangan Belanda pada abad ke-17”.

Dengan total 15 juta bitcoin yang beredar di pasaran saat ini, diperkirakan valuasinya mencapai lebih dari US$200 miliar. Negara yang paling aktif menggunakannya adalah Amerika dan Jepang.

Sebagian pesohor dunia mengaku memiliki bitcoin sebagai alat investasi yang menjanjikan. Nilai tukar bitcoin yang terus meningkat adalah salah satu alasannya.

Salah satu investor bitcoin yang mendapatkan keuntungan besar dari kepemilikannya adalah si kembar Cameron dan Tyler Winklevoss. Mereka pertama kali memiliki bitcoins sejak 2020.

Ketika itu mereka membeli 90.000 bitcoins dengan harga satu bitcoin US$120.

Total dana yang mereka pakai untuk membeli bitcoin adalah US$11 juta. Uang yang mereka gunakan membelinya adalah hasil memenangkan gugatan ke Mark Zuckerberg karena mencuri ide mereka akan Facebook senilai US$65 juta.

Kini kekayaan si kembar Wiklevoss itu diperkirakan mencapai miliaran dolar dengan harga satu bitcoin mencapai US$14.000. Karena sejak membelinya pada 2020, mereka tidak pernah menggunakan atau menjualnya.

Peringkat broker opsi biner:
Opsi biner dan forex
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: