Hasil Sistem Perdagangan Kura-kura, Kura-kura Paruh Betet yang Kian Langka

Peringkat broker opsi biner:

Penyelundupan Kura-Kura Langka Indonesia Digagalkan

Pihak berwenang Indonesia telah menyita hampir 700 ekor kura-kura moncong babi yang teracam punah di bandara utama ibukota Jakarta. Demikian pernyataan pejabat setempat hari Senin (2/4).

Kura-kura moncong babi yang berumur kurang dari satu bulan, dikirim dari provinsi paling ujung timur Indonesia Papua melewati bandar udara Soekarno-Hatta dengan menggunakan sebuah maskapai lokal.

Namun demikian, tujuan akhir pengiriman hewan langka ini masih belum diketahui, kata seorang pejabat karantina Teguh Samudro.

Pengirim Tidak Jelas

“Kami belum tahu siapa pengirim mereka karena alamat yang tertera di paket itu tidak ada,” kata pejabat tersebut. Kura-kura itu akan dilepaskan kembali ke habitat alamnya di Papua, sesegera mungkin, tambah Teguh Samudro.

Kepala Badan Konservasi Awen Supranata percaya bahwa kura-kura ini awalnya akan dikirim ke Eropa atau sejumlah negara Asia lain.

687 kura-kura moncong babi, spesies yang berbeda dari kura-kura yang mempunyai moncong biasa, tiba di bandar udara Soekarno-Hatta pada 15 Maret, namun para petugas tidak mengetahui siapa pengirim mereka.

Kura-kura moncong babi, dalam dunia sains dikenal sebagai Carettochelys insculpta, bisa ditemukan di sungai air tawar, laguna dan sungai Australia dan Papua Nugini. Nama kura-kura moncong diberikan karena mereka mempunyai hidung atau moncong panjang berdaging yang mirip dengan babi.

Dalam hukum Indonesia, pelanggaran itu bisa dihukum penjara kurungan maksimal tiga tahun dan denda hingga Rp.150 juta.

Peringkat broker opsi biner:

Kura-kura moncong babi masuk dalam daftar Konvensi Perdagangan Internasional sebagai spesies yang terancam punah, dan memberlakukan larangan untuk diperjualbelikan untuk melindungi spesies ini dari eksploitasi berlebihan.

Satu Mati, Kura-kura Yangtze yang Langka Tersisa 3 Ekor di Dunia

BEIJING, KOMPAS.com – Seekor kura-kura raksasa tempurung lunak Yangtze betina terakhir mati di China.

Media massa China menyebut, kematian kura-kura betina langka ini berpotensi memicu kepunahan spesies ini. Kura-kura betina ini, diyakini berusia 90 tahun, mati pada Sabtu (13/4/2020).

Hewan tersebut mati sekitar 24 jam setelah para pakar lokal dan internasional mencoba melakukan inseminasi buatan terhadapnya.

Harian Suzhou Daily mengabarkan, tak ada komplikasi apapun dari percobaan inseminasi buatan itu.

Namun, sebuah tim peneliti yang terdiri dari pakar lokal dan internasional akan melakukan otopsi untuk memastikan penyebab kematian.

Harian Suzhou Daily menyebut, para pakar mengumpulkan jaringan telur hewan tersebut dan akan disimpan untuk keperluan di masa mendatang.

Masyarakat Konservasi Alam Liar (WCS) menyebut kura-kura ini sebagai spesies yang terancam punah. Jumlah hewan ini menyusut tajam akibat perburuan dan kerusakan habitan mereka.

Setelah kura-kura betina itu mati, kini hanya tersisa tiga ekor hewan ini di seluruh dunia. Demikian Suzhou Daily.

Kebun binatang Suzhou memiliki satu ekor kura-kura Yangtze berkelamin jantan. Dua lainnya hidup di alam bebas Vietnam tetapi jenis kelaminnya tidak diketahui.

Peringkat broker opsi biner:
Opsi biner dan forex
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: