Indikator Paling Akurat Untuk Forex Bot forex trading

Peringkat broker opsi biner:

Indikator Terbaik dan Akurat untuk Trading Forex

5 / 5 ( 3 ) Bicara indikator terbaik dan akurat untuk trading forex mungkin sudah menjadi pencarian yang sudah sangat lama, bahkan usang. Soalnya banyak juga yang sudah menjadi trader lebih dari 3 tahun atau lebih masih mencari indikator terbaik dan akurat untuk trading forex.
Memang yang namanya trader gak pernah bosen untuk melakukan kegiatan yang satu ini, maklum mencari memang saat-saat yang paling indah, apalagi jika telah menemukan sesuatu yang baru. Lagi anget-anget tahi ayam kata orang, bikin kita bahagia banget. Dipacari sementara, tapi lama-lama ketika bosen, ya mencari pacar baru lagi. Entah kenapa, orang koq sering bosen ya, apalagi jika melihat ada yang lebih baik dan lebih ‘cling’ lagi… hihihihi.

Anehnya, setiap trader saya rasa sudah menggunakan indikator terbaik menurut versi mereka, karena setiap trader juga sudah melakukan pencarian indikator terbaik dan digunakannya… tetapi koq ya masih loss dan MC… kenapa ya? Banyak strategi di blog-blog, mereka si owner blog juga bilang, “simple dan profitable” tetapi mengapa user dan follower tidak juga profit konsisten?
Indikator MACD begini begini begini….
Indikator Bolinger Banda begini-begini begini….
Indikator RSI begini begini begini….
Indikator custom bla bla bla….
Akhirnya download ……….

Ada banyak trader juga sudah mempelajari bagaimana cara kerja indikator grafik pada umumnya. Lebih baik lagi, mereka sudah bisa menggabungkan beberapa indikator dan melihat bagaimana sinyal perdagangan mereka berjalan dengan baik. Hal ini pun sudah dilakukan tetapi pada akhirnya? Masih sering loss juga dibanding profitnya…
Kemudian ganti lagi indikatornya dan ganti pula strateginya…. Entah di “kota mana” akan tertambat hatinya dan berhenti diperempatan batas lalu mencintai selamanya. Khakhakhakhakha.. Ujung-ujungnya; masih seperti dulu…”kecewa”.
Ternyata sobat, masalahnya adalah bahwa kita tidak hidup di dunia yang sempurna, dan masing-masing indikator memiliki ketidaksempurnaan. Itulah sebabnya banyak trader menggabungkan berbagai indikator secara bersama sehingga mereka dapat “mengisi” satu sama lain. Mereka mungkin memiliki 3 indikator yang berbeda dan mereka tidak akan memasuki pasar kecuali 3 indikator tersebut memberikan sinyal yang sama. Bahkan lagi, sudah digabung-gabung, juga masih sering memberikan sinyal flase-nya. Lalu trader merasa: serba salah…
Kemudian dibuang indikator-indikator itu, lalu berganti dengan pola candle dan naked trading. Belajar lagi lebih tekun, alasan utamanya karena ‘menarik’ dan tidak akan terjebak yang namanya indikator lagi…, tidak semua trader bisa trading naked.

Mereka mendalami, serius…. apa yang terjadi kemudian…? Lho, koq ya masih loss dan MC lagi.
Dengan alasan belajar dan belajar, trader ini melanjutkan semangatnya… bahwa “forex mesti bisa ditaklukkan!” hehehehehe
Setelah babak belur dengan naked trading, kembali melirik-lirik indikator… soalnya melihat kawannya mengggunakan indikator tertentu dan profitable. Akhirnya, ya come back. hahahahahaha

Anda melanjutkan perjalanan Anda sebagai seorang trader, Anda meyakini telah menemukan indikator baru yang paling cocok untuk Anda. Setiap trader di luar sana telah berusaha untuk menemukan “kombinasi ajaib” indikator yang akan memberikan sinyal yang tepat sepanjang waktu, tetapi kenyataannya? Kembali Anda tidak menemukan sesuatu yang Anda cari, yang holygrail…! Ya, karena kenyatannya adalah bahwa tidak ada hal yang seperti yang Anda inginkan itu.
Apa yang telah anggap sebagai indikator “kombinasi ajaib” pun akhirnya ajaib beneran… sekali “cling. ” Hilang. Dan tidak ada gunanya lagi…bagi Anda.

Beralih ke EA…
Awal-awal yang baik untuk sesuatu yang menghasilkan dalam trading forex. Pada saatnya, nasibnya juga ternyata sama… “tidak ada kesempurnaan di dunia ini”. Meski konsep sesungguhnya tentang EA ini adalah: “Tergantung pribadi masing-masing…! EA dibuat untuk mempermudah perdagangan kita ini sama halnya jika kita memiliki usaha dan kita sudah memiliki systemnya maka kita hanya membutuhkan asisten untuk mempermudah pekerjaan kita….. EA sebenarnya bukanlah sesuatu yg buruk…. Trading adalah perdagangan, dan indikator sama halnya dengan sebuah timbangan dalam perdagangan, sedangan EA sama halnya asisten yang mewakili diri kita….! Bahkan contest EA sendiri berhadiah lebih besar ketimbang contest forex….!” Demikian kata guru saya: Vdj Valas.
Hemmm…. akhirnya saya banyak belajar dari kesimpulan perjalanan seorang trader, “Ketika orang mencari kesempurnaan di dunia ini, ujungnya adalah kekecewaan. Kesempurnaan hanyalah milik Tuhan”
Nah sekarang, trader mau mencari apa. Dari tadi koq disalahkan mulu….
Oh gak Boss…! Saya gak menyalahkan trader…! Apa yang pernah Anda jalani, saya juga mungkin lebih dulu mengalaminya koq… !
Piss…..

Coba kalau sekarang saya mau ngomong seperti ini… “Boss…. saya sudah bilang, tidak ada yang sempurna di dunia ini. Mari kita berbuat yang terbaik meski tidak sempurna dan bersyukur kita masih memiliki otak dan akal. Jadi yang tidak sempurna itu kita lengkapi bagaimana agar ‘paling tidak’ mendekati sempurna.

Nah. saya ingin mendorong Anda untuk mempelajari setiap indikator yang Anda gunakan sampai Anda mengetahui bagaimana kecenderungan relatif terhadap pergerakan harga, kemudian dengan kombinasi Anda sendiri yang Anda mengerti dan yang sesuai dengan gaya trading Anda. Yang penting ketika trader menggunakan indikator, dia gunakan otaknya dulu untuk memahami dan mengerti apa fungsi indikator itu, cara kerjanya seperti apa dan informasi apa yang akan didapatkan menggunakan indikator itu. Indikator yang tidak menjadi perdebatan ya indikator otak. Artinya, gunakan Indikator Terbaik kita yakni OTAK ini saat menggunakan indikator-indikator itu.
Biar kita ngerti dan mendapatkan informasi yang berguna buat trading saat menggunakan indikator apapun. Mungkin ini PR besarnya seorang trader ketika membaca tulisan ini. Yang penting tetap belajar dan berlatih, maksimalkan Potensi OTAK kita untuk mengetahui “PERILAKU MARKET”. Yang saya yakini, akan ada hasilnya jika kita tetap semangat dan berusaha. Insya allah.”

Optimalkan Otak kita dalam bertrading, karena itu Anugerah Tuhan yang telah diberikan kepada kita. Terus belajar dan belajar ilmu profitnya…!
Apa Anda masih bingung juga cara mengoptimalkan kerja otak? Khakhakahkahahaa… Setelah menjadi trader, lebih banyak ‘sering bingung’ nih…! Lebih gampang kalau cengar-cengir…
Ya, bahasan tentang hal ini masih panjang sebenarnya… tapi apa ente seneng baca? Jika ente seneng membacanya kan saya yang gak seneng nulisnya…’capek, tahuuuuu!’

Begini saja: Pahami bahwa otak kita pada akhirnya menjadi indikator terbaik dalam mengambil keputusan apapun (termasuk dalam hal ini keputusan OP). Jangan salahkan indikator Anda jika Anda loss atau MC…! Mosok mau meng-error-kan otak sendiri…? Ya jangan menuding-nuding otak Anda sendiri bahwa dia sumber malapetaka buat hidup Anda… ! Waspadai “trader gemblung” khakhakahkahaa….
Akhirnya, tidak bisa dipungkiri, otak lah yang paling baik untuk menganalisa market, karena kalau tidak salah semua indikator yang ada di trading ini adalah buatan dari manusia semua. tetapi selain itu yang harus kita ingat ada banyak faktor X-nya juga yang menghambat pemikiran kita, yaitu emosi setiap trader itu masing – masing.
Sebenarnya masalah ini belum selesai, tetapi tulisan ini harus selesai, sebelum gemblung. Gemblung karena selalu mencari indikator terbaik dan akurat untuk trading forex khakhakhakhaaa…!

Peringkat broker opsi biner:

5 Indikator Trading Paling Akurat Untuk Profit

Setidaknya ada ribuan indikator teknikal yang tersedia, tapi hanya ada sedikit indikator trading paling akurat untuk mencari profit. Memang benar, belum ada hitungan pasti berapa jumlah indikator yang beredar, itu karena tiap trader bisa mengembangkan indikator sendiri.

Tapi, yang jadi persoalan trader, tak semua indikator mampu menghasilkan sinyal trading yang akurat saat akan digunakan untuk membuka posisi dalam market. Padahal tingkat akurasi sangat diperlukan jika tak ingin melewatkan peluang profit dan menghindari kalah.

Indikator Trading Paling Akurat

#1. Bollinger Band

Dikembangkan 20 tahun lalu oleh John Bollinger, indikator Bollinger band didesain untuk membaca volatilitas pada chart sehingga perilaku market bisa diketahui. Bollinger band mampu menghasilkan sinyal yang bagus, selain bisa gunakan untuk memantau level support dan resistance.

Indikator Bollinger band bisa memberi prediksi sebelum harga bergerak, termasuk membaca potensi terjadinya pembalikan. Saat harga menyentuh band paling rendah, market berarti sedang pada posisi oversold. Jika harga menyentuh band paling atas, market berarti dalam situasi overbought.

Metode trading dengan memanfaatkan Bollinger band seringnya didasarkan pada price action yang terjadi pada level support dan resistance. Bollinger band mampu memberi rasio kemenangan tinggi dan profit konsisten pada trader sehingga dinilai sebagai indikator trading paling akurat.

Bolinger band masuk ke dalam kategori indikator volatilitas, dan terdiri dari satu garis SMA dan dua garis lain yang diplot sebagai garis standar deviasi di tiap sisi dari garis SMA. Garis terluar ini kemudian yang membentuk gelombang (band).

Sederhananya, saat band yang ditunjukkan dalam chart menyempit, market berarti dalam keadaan sepi. Sebaliknya, saat band melebar, berarti market sedang dalam situasi riuh karena banyak partisipan. Selain digunakan untuk market tren, Bollinger band juga bisa diterapkan pada market range.

Pada market range, bollinger band biasanya akan mencari Bollinger bounce (harga yang memantul di area Bollinger band). Harga cenderung memantul dari satu sisi band ke sisi lain, lalu ke garis SMA yang ada di tengah. Dalam kondisi lain biasa disebut sebagai regresi ke garis SMA.

Harga kemudian secara alami akan kembali ke SMA seiring waktu. Pada situasi seperti ini, band akan berperan sebagai level support dan resistance dinamis. Jika harga menyentuh puncak band, tempatkan order sell dengan stop-loss di atas band untuk mencegah kalah karena breakout.

Harga lalu akan turun kembali ke garis SMA, bahkan bisa menyentuh band paling rendah, yang mana trader baru bisa mengambil profit. Sebaliknya, saat ada dalam situasi tren, gunakan metode Bollinger squeeze untuk masuk trading dan menangkap breakout sebelum terjadi.

#2. Relative Strength Index (RSI)

J. Welles Wilder mengembangkan indikator RSI sekitar 30 tahun lalu, dan dinilai sebagai salah satu indikator paling kuat karena mampu memprediksi pergerakan market dengan hasil tinggi. Indikator RSI akan menunjukkan apakah harga sedang overbought atau oversold sebelum tren terjadi.

Dengan demikian, trader bisa masuk dengan cermat untuk mendapat profit besar dengan risiko kecil. Sinyal yang diberikan RSI sangat bisa diandalkan tingkat akurasinya sehingga mampu memberi rasio kemenangan sekitar 70%-80%, tergantung time frame yang dipakai.

Itu sebabnya, banyak mentor atau referensi lain yang sering menganjurkan trader pemula untuk belajar indikator ini. RSI termasuk indikator momentum yang bisa diplot dengan skala berbeda. Terdapat skala dari angka 0 sampai 100 untuk mengidenfikasi kondisi overbought dan oversold dari market.

Semisal RSI menunjukkan angka 70 ke atas, market sedanga ada dalam posisi overbought. Sebaliknya, saat RSI menampilkan angka di bawah 30 ke bawah, market sedang dalam posisi oversold. Ide dasar penggunaan RSI sebenarnya yaitu dengan mengambil titik tertinggi dan terbawah lalu masuk market saat harga berbalik arah.

Indikator RSI juga bisa dimanfaatkan untuk mengkonfirmasi arah tren. Jika RSI ada di atas angka 50, market bisa saja dalam keadaan tren naik. Tapi jika RSI menampilkan angka di bawah 50, market mungkin saja ada dalam posisi tren menurun.

#3. Simple Moving Average (SMA)

Indikator SMA juga termasuk salah satu indikator trading paling akurat untuk mencari profit. SMA juga termasuk indikator paling populer dipakai trader dengan berbagai latar belakang. Mayoritas trader memanfaatkan indikator SMA untuk trading tren.

Pada prosesnya, trader membuka posisi dalam market setelah tren terbentuk dengan melihat grafik yang ditunjukkan oleh SMA. Walau demikian, SMA juga bisa digunakan untuk menyusun strategi trading forex. Cari paling akurat memakai indikator SMA yaitu dengan bounce method.

Dengan metode ini, trader harus menunggu tren sampai terbentuk. Alih-alih masuk trading dengan secara acak, trader harus menunggu sampai harga tertarik kembali ke rata-rata pergerakan harga dan memantul (bounce) dari titik ini.

Saat sinyal pembalikan sudah diberikan, trader bisa masuk market dengan sesuai arah tren dengan stop-loss ditempatkan di bawah harga pergerakan rata-rata. Dengan metode open posisi seperti ini, trader bisa meraup profit besar hanya dengan stop-loss jarak pendek.

#4. Parabolic Stop and Reverse (SAR)

Sebagai salah satu indikator tren, parabolic SAR termasuk indikator trading paling akurat tapi sederhana saat digunakan. Pada penggunaannya, titik-titik (dot) akan muncul ke dalam chart baik di atas atau di bawah harga sebagai indikasi potensi pergerakan harga selanjutnya.

Tapi bagaimana indikator yang terlalu sederhana ini membantu trading? Jadi, saat dot berada di atas harga, market pada posisi tren menurun sehingga trader harus ambil order short. Dan saat dot ada di bawah harga, market sedang pada posisi tren sehingga trader harus ambil posisi long. Sesederhana itu!

#5. Stochastic

Indikator stochastic termasuk jenis indikator momentum dan bisa digunakan untuk mengetahui kapan tren kemungkinan akan berakhir. Stochastic juga bisa dimanfaatkan layaknya indikator RSI, yaitu untuk menentukan apakah satu aset sedang dalam posisi oversold atau overbought.

Stochastic tersusun dari dua garis yang diplot dalam chart terpisah. Trader umumnya memanfaatkan stochastic untuk mencari entry point saat tren baru akan terbentuk. Saat stochastic menampilkan angka 80 ke atas, berarti market dalam kondisi overbought dan tren menurun biasanya akan terjadi.

Saat stochastic menunjukkan nilai di bawah 20, ada indikasi market sedang dalam posisi oversold dan tren naik akan segera mengikuti. Jika ingin mencoba masuk market lebih awal, saat tren baru akan terbentuk, akan terjadi banyak breakout palsu.

Sebagai langkah antisipasi, trader harus mempersiapkan diri dengan stop-loss untuk berjaga-jaga jika tiba-tiba market bergerak melawan. Dengan demikian, peluang kalah trading masih bisa dihindari karena stop-loss hanya ditempatkan beberapa point dari entry point.

Sejumlah indikator yang sudah disebut di atas termasuk jenis indikator trading paling akurat untuk meraup profit besar. Beberapa jenis indikator bahkan sudah berperan layaknya alat teknikal yang wajib dipakai trader dari segala golongan, baik pemula atau veteran.

Peringkat broker opsi biner:
Opsi biner dan forex
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: