Kami Liburan Pasar Forex Data Tenaga Kerja AS Impresif, Kok Dolar Malah Melemah

Peringkat broker opsi biner:

Data Tenaga Kerja AS Impresif, Kok Dolar Malah Melemah?

Jakarta, CNBC Indoensia – Penguatan indeks dolar terpangkas di awal perdagangan sesi Amerika Serikat (AS). Hal tersebut terjadi justru setelah rilis data tenaga kerja yang impresif.

Indeks dolar sempat menguat ke kisaran 98,10, tetapi kemudian terpangkas dan berada di kisaran 97,86 (+0,03%) pada pukul 20:39 WIB, mengutip kuotasi Refinitiv.

Departemen Perdagangan AS melaporkan tingkat pengangguran di bulan April turun ke level terendah sejak Desember 1969 atau hampir setengah abad terakhir.

Selain itu, penambahan pekerja di luar sektor pertanian atau terkenal dengan istilah non-farm payroll sebanyak 263.000 orang jauh lebih tinggi dari prediksi di Forex Factory sebanyak 181.000, maupun prediksi Wall Street 190.000.

Data-data ini tentunya bisa menjadi momentum berlanjutnya penguatan indeks dolar, tetapi kenapa malah terkoreksi?

Kemungkinan hal tersebut terjadi akibat kenaikan rata-rata gaji per jam yang masih di bawah prediksi. Secara bulanan, rata-rata gaji per jam di AS naik 0,2% di bulan April lebih rendah dari prediksi sebesar 0,3%. Sementara secara tahunan naik 3,2% juga lebih rendah dari prediksi 3,3%

Satu hal lagi yang bisa menjadi penyebab indeks dolar kehilangan momentum adalah naiknya risk appetite atau sentimen terhadap risiko pelaku pasar.

Dengan data-data ekonomi dari berbagai negara di pekan ini, termasuk data PDB zona euro yang lebih tinggi dari prediksi, kecemasan akan pelambatan ekonomi di Eropa dan di AS mulai mereda, membuat pelaku pasar masuk ke aset-aset berisiko, seperti bursa saham.

Peringkat broker opsi biner:

Terpantau bursa saham Eropa langsung melesat ke level tertinggi harian pasca rilis tenaga kerja AS, begitu juga dengan bursa saham AS yang langsung melesat saat perdagangan dibuka.

Mengutip CNBC International, indeks FTSE Inggris menguat 0,88%, DAX Jerman dan CAC Prancis masing-masing naik 0,44% dan 0,34%. Dari AS, indeks Dow Jones langsung melesat 150 poin begitu perdagangan dibuka, Nasdaq dan S&P 500 masing-masing naik 0,7% dan 0,46%.

Dolar AS merupakan salah satu aset yang dianggap safe haven, sehingga penguatan bursa bisa mengurangi daya tarik Mata Uang Paman Sam ini.

TIM RISET CNBC INDONESIA (pap/pap)

Data pasar tenaga kerja akan menunjukkan Forex jalannya

Membahas alasan untuk popularitas dari laporan data ketenagakerjaan AS

Saya telah menganalisis pasar keuangan selama lebih dari 20 tahun dan data laporan ketenagakerjaan AS biasanya menjadi peristiwa penting dalam seminggu selama seluruh periode ini. Di satu sisi, terlihat logis karena para investor mengikuti secara dekat apa yang dilakukan FED sementara Bank Sentral memiliki kekuatan ganda. Tugasnya adalah regulasi inflasi dan pengendalian tingkat pengangguran. Di sisi lain, reaksi pasar terhadap statistik ketenagakerjaan jauh lebih signifikan daripada inflasi dan sebanding dengan reaksi terhadap publikasi laporan FOMC atau konferensi pers dari ketua FED. Jadi, masalahnya apa? Apakah investor benar-benar berpikir tingkat pengangguran lebih berat daripada inflasi?

Ikan akan berusaha untuk mencari tempat yang lebih dalam. Anda dan saya dengan senang hati akan mengganti pekerjaan dengan bayaran yang lebih baik. Investor akan membawa uang mereka di mana mereka dapat memperoleh hasil yang lebih banyak. Dimana suku bunga lebih tinggi. Ukuran mereka bergantung pada tindakan bank sentral, jadi sangat bisa dimengerti mengapa spekulan mengikuti kebijakan moneter FED dengan penuh perhatian. Kebijakan yang lebih ketat akan mengkonsolidasikan dolar dan begitu juga sebaliknya. Tugas 1 adalah memahami perilaku regulator. Pada pandangan pertama, itu tidak akan nampak sulit. Semakin tinggi inflasi maka semakin tinggi suku bunga dana federal, imbal hasil obligasi treasury AS dan indeks USD dapat dimungkinkan. Tugasnya adalah memahami apakah FED menganggap pertumbuhan harga konsumen sebagai fenomena sementara atau tren. Dalam kasus pertama, akan mentoleransi inflasi di atas target 2%, dalam kasus kedua akan menutup mata terhadap kritik dari presiden dan akan terus menormalkan kebijakan moneter.

Laporan Data pasar tenaga kerja membantu menjawab pertanyaan yang bergejolak ini. Menurut kurva Phillips, harga konsumen cenderung melonjak dalam kasus tingkat pengangguran yang lebih rendah. Logikanya sederhana: dengan angka pekerjaan yang lebih besar akan membuat pendapatan agregat populasi meningkat dan memungkinkan penghitungan biaya dan pertumbuhan nilai harga.

Kurva Phillips

Realitas sering berbeda daripada teori. Jika menurunnya pengangguran pada tahun 1990-2000 yang diikuti oleh percepatan inflasi dan begitu juga sebaliknya maka situasi berubah secara radikal pada tahun 2020-an. Alasannya harus dicari dalam teknologi baru yang memungkinkan pengusaha untuk menghemat uang dalam pembayaran gaji dalam proses pensiun generasi baby-boom (karyawan baru dibayar lebih sedikit yang mana sebagai aturan) dan dalam kekeliruan pasar keuangan karena Program pelonggaran kuantitatif FED.

Pengangguran dan dinamika inflasi AS

Sumber: Trading Economics.

Tugas memperkirakan inflasi melalui analisis pasar tenaga kerja sekarang dapat dikatakan jauh lebih sulit. Akibatnya, kurva Phillips sangat mendapat kritikan akan tetapi masih berfungsi. Jika perkiraan pengangguran Fed sebesar 3.5% pada 2020 direalisasikan, CPI dan suku bunga dana federal akan terus meningkat. Apakah itu akan mendukung kenaikan dolar? Itu pertanyaan lain. Dan laporan data pekerjaan AS akan memberi kita petunjuk! Dinamika pembayaran gaji diluar sektor pertanian menelusuri siklus ekonomi dengan cukup akurat. Indikator perlambatan mengarah ke resesi yang mendekati, memasuki zona merah yang menunjukkan resesi.

Data tenaga kerja AS dan dinamika GDP

Sumber: Trading Economics

Dengan demikian, peningkatan yang stabil dalam daftar pembayaran gaji diluar sektor pertanian di tengah penurunan pengangguran berikutnya adalah argumen yang kuat untuk melanjutkan normalisasi kebijakan moneter oleh FED, yang harus dianggap sebagai faktor kenaikan terhadap dolar AS. Jika pembayaran gaji diluar sektor pertanian mulai melambat maka akhir siklus ekonomi yang akan datang harus diharapkan dapat lebih baik. Dalam kondisi seperti itu, kami sebaiknya menjual greenback.

P.S. Apakah kamu menyukai artikel saya? Bagikan di jaringan social media: itu akan menjadi “terimakasih” terbaik :)

Ajukan pertanyaan ke saya dan komentar di bawah ini. Saya akan dengan senang hati untuk menjawab pertanyaan anda dan memberikan penjelasan yang dibutuhkan.

Link yang bermanfaat:

  • Saya merekomendasikan mencoba untuk trading dengan broker yang handal disini. Sistem memungkinkan untuk anda trading sendiri atau copy trader yang sukses dari seluruh belahan dunia.
  • Use my promo-code BLOG for getting deposit bonus 50% on LiteForex platform. Just enter this code in the appropriate field while depositing your trading account.
  • Channel Telegram dengan analitis berkualitas tinggi, ulasan forex, artikel pelatihan dan banyak hal lain yang bermanfaat untuk trader https://t.me/liteforex

Grafik harga EURUSD dalam mode real time

Isi dari artikel ini mencerminkan pendapat penulis dan belumtentu menggambarkan posisi resmi LiteForex. Materi yang dipublikasikan di halaman ini disediakan untuk tujuan informasi saja dan tidak boleh dianggap sebagai pemberian nasihat investasi untuk keperluan 2004/39 / EC.

Peringkat broker opsi biner:
Opsi biner dan forex
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: