Pengelola Dana Valas Terbaik Di Indonesia

Peringkat broker opsi biner:

Pengelolaan Dana Desa di Bali Salah Satu yang Terbaik di Indonesia

Merdeka.com – Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Anwar Sanusi mengatakan, pengelolaan dana desa di Provinsi Bali adalah salah satu yang terbaik di Indonesia. Untuk itu, Provinsi Bali patut menjadi daerah percontohan terkait pengelolaan dana desa.

“Saatnya Bali mengajarkan kepada Indonesia tentang pengelolaan dana desa,” ujarnya pada Sosialisasi Pengawasan Penyaluran dan Penggunaan Dana Desa di Bali, Kamis (28/3).

Terkait pengawasan, Anwar mengatakan, Kemendes PDTT telah bekerjasama dengan stakeholder termasuk Kejaksaan Agung. Untuk mengoptimalkan kerjasama tersebut, Kemendes PDTT dan Kejaksaan Agung pun aktif melakukan sosialisasi tentang pengawasan

terhadap penyaluran dan penggunaan dana desa di berbagai daerah termasuk Bali.

“Pertama di Yogyakarta yang melibatkan Kejati DIY Yogyakarta, Provinsi Jawa Timur, dan Jawa Tengah. Kemudian putaran kedua dilaksanakan di Sumatera Utara Medan melibatkan 3 Kejati, Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Ketiga yang dilaksanakan sekarang ini melibatkan lebih besar lagi, yakni 5 Kejati, Bali, NTT, NTB, Sulawesi Tenggara, dan Gorontalo. April nanti akan dilaksanakan di Sulawesi Selatan,” ungkapnya.

Terkait dana desa, Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra mengatakan, Provinsi Bali telah membentuk sekretariat bersama khusus menangani dana desa. Sekretariat tersebut mewakili berbagai stakeholder mulai dari sisi sosialisasi, pembinaan, pengawasa, hingga advokasi hukum.

“Komposisi inilah yang setiap saat melakukan pemantauan terhadap penggunaan dana desa di bali,” ungkapnya.

Ia mengatakan, dana desa di Provinsi Bali telah digunakan untuk pengembangan sumber daya manusia dan pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Menurutnyta, hampir semua BUMDes di Provinsi Bali mampu berjalan dengan semarak dan cepat.

“Untuk BUMDes semarak dan progress sangat baik. Hampir semua BUMDes maju cepat mendorong ekonomi desa,” ungkapnya.

Sekjen Kemendes PDTT Anwar Sanusi menyampaikan paparan pada Workshop Pemanfaatan, Pengelolaan, dan Penyaluran Dana Desa di Bali, Kamis (28/3/2020).

Peringkat broker opsi biner:

Anwar Sanusi mengatakan, Kemendes PDTT telah bekerjasama dengan stakeholder termasuk Kejaksaan Agung untuk melakukan sosialisasi pengawasan penyaluran dan penggunaan dana desa. [paw]

Tujuan investasi pengelola dana

Di tengah rasa waswas pelaku pasar menghadapi berbagai sentimen negatif yang mempengaruhi pasar modal, seperti perkembangan negosiasi perang dagang AS dan China hingga perlambatan ekonomi dunia, ada kabar baik bagi pasar modal dalam negeri. Indonesia menjadi salah satu tempat tujuan investasi favorit pemodal asing. Yay!

Hal ini terungkap dari survei yang dilakukan oleh Bloomberg terhadap 42 pengelola dana alias fund manager global. Hasil survei tersebut menunjukkan, para pengelola dana meyakini pasar modal di negara-negara emerging market bakal melesat tahun ini.

Perinciannya, 60% pengelola dana yang disurvei yakin kurs mata uang emerging market akan bangkit di semester dua ini. Lalu, 61% pengelola dana yakin pasar saham emerging market akan bangkit.

Untuk pasar obligasi, jumlah pengelola dana yang optimistis lebih besar. Ada 68% pengelola dana yang yakin pasar obligasi emerging market akan bangkit di semester dua.

Yang menarik, hasil survei juga menunjukkan Indonesia merupakan salah satu tujuan investasi pilihan para pengelola dana. Indonesia merupakan negara tujuan investasi obligasi nomor satu bagi pemodal asing. Di urutan kedua, ada Rusia.

Di pasar mata uang, Indonesia juga menjadi salah satu negara tujuan favorit dan menempati posisi kedua. Posisi Indonesia tidak berubah dibanding survei sebelumnya. Di pasar mata uang, Rusia menempati posisi pertama, naik tiga peringkat dibandingkan posisi di survei sebelumnya.

Sementara di pasar saham, para pemodal memfavoritkan China dan Brasil sebagai tujuan investasi. Sedangkan negara emerging market yang paling dihindari adalah Turki dan Argentina. Indonesia berada di posisi keempat, setelah India.

Artinya, Indonesia masih masuk dalam posisi lima besar negara tujuan investasi para pemodal asing, baik untuk investasi saham, obligasi maupun valas. Para pengelola dana juga masih memandang positif prospek ekonomi Indonesia, meski Bank Dunia baru saja kembali memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini jadi 5,1%.

Namun, besarnya minat pemodal asing terhadap pasar Indonesia juga perlu diwaspadai. Ada potensi dana panas atawa hot money yang masuk besar. Bila dana panas tersebut kemudian keluar bersamaan, kurs rupiah bisa goyah. Padahal, saat ini rupiah masih menjadi hantu yang juga mengganggu outlook ekonomi dalam negeri.♦

Peringkat broker opsi biner:
Opsi biner dan forex
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: