Pengembangan Strategi Perdagangan Hari Strategi Perdagangan Menghadapi Ekonomi Global

Peringkat broker opsi biner:

Fokus

Setelah Anies Umumkan PSBB Transisi, Jakarta Merintis New Normal

Fokus

Geliat Bursa Menyambut New Normal dan Utang Sate Ketua OJK

Kematian George Floyd Bentuk Ketidakadilan Rasial di Amerika

Indonesia Matangkan Strategi Perdagangan Hadapi Tantangan Ekonomi Global

Tempo.co

Indonesia Matangkan Strategi Perdagangan Hadapi Tantangan Ekonomi Global.

INFO NASIONAL — Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menyatakan, Kementerian Perdagangan terus mematangkan strategi perdagangan untuk menghadapi perubahan dan ketidakpastian ekonomi.

“Seiring dengan tantangan dan ketidakpastian ekonomi global, diperlukan strategi perdagangan yang matang untuk mempertahankan lingkungan perdagangan yang kondusif. Untuk itu, Kemendag akan mengkaji lebih dalam masalah dan tantangan yang dihadapi saat ini,” ujar Mendag saat membuka Konferensi Internasional Perdagangan (The International Conference on Trade/The ICOT) ketiga di Jakarta, Rabu, 4 September. Konferensi ini mengangkat tema “Indonesia’s Export Strategies In the Changing Global Trade Environment”.

Mendag mengatakan, saat ini perdagangan global menghadapi dua tantangan besar. Pertama, meningkatnya antiglobalisasi, banyak negara mengadopsi langkah-langkah pembatasan impor. Kedua, melemahnya sistem multilateral. Hingga Desember tahun ini, Badan Penyelesaian Sengketa Organisasi Perdagangan Dunia (DSB WTO) hanya memiliki satu anggota. Artinya, perdagangan di dunia yang akan tumbuh hanya perdagangan bilateral dan regional serta tindakan pemberian sanksi sepihak,” katanya.

Langkah-langkah strategis reformasi perdagangan dan investasi, yaitu mengutamakan produk olahan bernilai tambah dan memperbaiki manajemen impor, melalui ketersediaan barang modal dan setengah jadi dengan harga yang kompetitif.

Sedangkan, strategi di bidang perdagangan internasional, yaitu menetapkan perjanjian perdagangan dengan mitra dagang utama, memperluas ekspor ke pasar nontradisional, mengintensifkan promosi perdagangan melalui pameran perdagangan dan penjajakan kesepakatan dagang (business matching), meningkatkan pelayanan ekspor, serta mengembangkan iklim perdagangan yang kondusif. Selain itu, Indonesia akan meningkatkan kerja sama multilateral, seperti ASEAN-RCEP,” kata Mendag.

Tahun ini, Indonesia menargetkan pertumbuhan ekspor nonmigas sebesar 8 persen atau meningkat dari USD 162,8 miliar pada 2020 menjadi USD 175,8 miliar pada 2020. Untuk itu, pemerintah terus berupaya mendorong ekspor enam sektor utama, yaitu furnitur dan produk kayu, makanan dan minuman, tekstil dan produk tekstil, produk otomotif, produk elektronik, serta produk kimia dengan tetap mempromosikan seluruh industri di Indonesia.

Mendag mengungkapkan, kolaborasi dan kerja sama antara pemerintah, akademisi, dan dunia usaha seperti konferensi internasional ini dapat menjadi bagian pengembangan sumber daya manusia, khususnya di bidang perdagangan. “Diharapkan konferensi ini akan membawa pemahaman dan mendorong ide-ide baru sebagai tanggapan dan strategi dalam menghadapi perubahan lingkungan perdagangan global,” kata Mendag.

Menurut Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan (BPPP) Kasan, ICOT 2020 juga memberikan peluang berharga bagi akademisi, pelaku bisnis, dan pembuat keputusan untuk berbagi pengalaman. Melalui kolaborasi ini, diharapkan dapat merumuskan rekomendasi kebijakan untuk menciptakan lingkungan perdagangan yang lebih baik,” ujarnya.

Peringkat broker opsi biner:

ICOT 2020 dihadiri 250 peserta dari kalangan akademisi, peneliti, pelaku bisnis, dan instansi pemerintah dan lembaga terkait lainnya. Mantan Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu menjadi pembicara utama. Narasumber lainnya, yaitu Kepala Peneliti Economic Research Institute for ASEAN and East Asia (ERIA) Fukunari Kimura, Kepala Pusat Kajian Iklim Usaha dan Rantai Nilai Global Universitas Indonesia Mohamad Dian Revindo, serta peneliti senior Australia Christopher Findlay.

Forum ini juga menggelar presentasi 44 makalah yang lolos uji dewan juri. Peserta makalah berasal dari sembilan provinsi di Indonesia serta dari India, Jerman, dan Inggris. “Pada tahun ketiga pelaksanaan ICOT, antusiasme peserta yang mendaftarkan makalahnya semakin besar. Tahun ini, Kemendag menerima 128 makalah, sementara tahun sebelumnya hanya 69 makalah. Peserta berasal dari sektor pemerintah, pelaku bisnis, serta para ahli di bidang perdagangan,” ujar Kasan.

Strategi Indonesia Hadapi Situasi Perdagangan Global

26 Nov 2020, 15:13 WIB Diperbarui 26 Nov 2020, 15:13 WIB

Liputan6.com, Jakarta – Situasi ekonomi global yang tengah bergejolak turut mempengaruhi perdagangan internasional. Banyak negara yang mengalami penurunan pertumbuhan ekspor.

Bahkan, pertumbuhan perdagangan global diprediksi turun menjadi 1,1 persen dari sebelumnya 3,6 persen di 2020.

Lalu apa saja strategi Indonesia untuk menghadapi kondisi tersebut?

Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan Kemendag, Kasan Muhri, mengungkapkan pihaknya memiliki enam strategi jangka pendek untuk menjaga perdagangan Indonesia di kancah internasional.

“Konteks perdagangan global tidak hanya perang dagang dan tensi perdagangan. Banyak hal membuat perdagangan global membuat terjadi situasi cenderung proteksionime. Bisa sifatnya tarif, bisa juga sifatnya nontarif. Ini banyak yang dihadapi,” kata dia dalam acara proyeksi ekonomi 2020 Kabinet Baru dan Ancaman Resesi, di JS Luwansa, Jakarta, Selasa (26/11).

Adapun strategi jangka pendek tersebut di antaranya adalah, pertama, meratifikasi 13 perjanjian yang conclude dan menyelesaikan 11 perjanjian perdagangan internasional.

“Mengendalikan impor secara selektif dengan mengutamakan bahan baku penolong tujuan ekspor dan investasi, menggiatkan dukungan kepada daerah dan industri atau investasi yang berorientasi ekspor,” ujarnya.

Kemudian menyederhanakan 18 permendag ekspor-impor.

“Enam sudah selesai, 12 dalam proses. Ini termasuk penyederhanaan regulasi,” ujarnya.

Perjanjian Perdagangan Bebas

Selanjutnya adalah peningkatan peran free trade agreement center (FTA center) di lima daerah, yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, Makassar, dan Medan dalam rangka utilitasi FTA/CEPA yang sudah pada tahap implementasi,” ujarnya.

Langkah berikutnya adalah menggiatkan misi dagang ke pasar nontradisional dan pemanfaatan perjanjian perdagangan, serta perwakilan perdagangan di luar negeri (atase/ITPC) lebih aktif sebagai business agent.

Sementara itu, untuk strategi jangka menengah adalah penyelesaian sengketa dagang di dispute settlement body (DSB) WTO dalam rangka mengamankan kebijakan perdagangan Indonesia dan akses produk di luar negeri.

“Kedua, optimalisasi pemanfaatan instrumn Trade Remedies dalam rangka melindungi industri dalam negeri termasuk pengamanan hambatan ekspor di pasar luar negeri,” ujarnya.

Selanjutnya adalah peningkatan branding dan peningkatan SDM UKM ekspor.

“Saya ingin sampaikan bahwa walaupun kondisi ekonomi global yang sekarang termasuk ancaman WTC dengan penaglaman menghadapi krisis, maka Indonesia bisa hadapi ini dengan baik. Saya juga mengharapkan sinergi kerja sama pemerintah dan pelaku usaha untuk menjalankan peran akselerasi perekonomian Indonesia 5 Tahun ke depan,” tutupnya.

Peringkat broker opsi biner:
Opsi biner dan forex
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: