Perdagangan Bollinger Bands Seperti Video Pro, bollinger band buku

Peringkat broker opsi biner:

Strategi Indikator Bollinger Bands Paling Akurat Anti Loss Jamin Profit

Teknik Rahasia Setting Indikator Bollinger Bands Terbaik Dan Paling Akurat

Strategi trading menggunakan indikator paling akurat dan trik jitu untuk trading binary atau forex di iq option salah satunya menggunakan indikator Bollinger Bands.

Indikator trend paling akurat yang sering dipakai para trader adalah Bollinger bands,dan akan lebih mantap lagi jika dikombinasikan dengan indikator lainnya.

Pada dasarnya semua indikator itu bagus,tergantung para trader yang memanfaatkannya,jadi pilih dan gunakan indikator yang sesuai dengan gaya trading masing masing.

Memang untuk mempelajari indikator lebih mudah dibandingkan dengan mencerna pola pola candlestick. Indikator iq option paling akurat.

Bollinger Bands yaitu suatu indikator yang berguna untuk membantu mengukur volatilitas pasar serta memperkirakan kisaran pergerakan harga normal (range).

Disaat pergerakan harga melebihi batas normal,disitulah kita manfaatkan untuk mengambil posisi trading.

Cara Menggunakan Indikator Bollinger Bands

Saya pikir semua trader yang berkunjung di www.iqbisnis.com pasti sudah mengerti cara menggunakannya.Akan tetapi untuk yang belum ,begini caranya:

1.Klik Daftar Indikator ,lalu pilih Bollinger Bands

Penjelasan Dari Indikator Bollinger Bands

Bollinger Bands terdiri dari 3 garis yaitu:

  1. Garis Upper Bands (Garis Atas)
  2. Garis Middle (Garis Tengah)
  3. Garis Lower Bands (Garis Paling Bawah )

Garis Middle (garis tengah) pada dasaarnya adalah garis dari indikator Moving Average dengan periode 20.Berfungsi sebagai dasar perhitungan bagi Upper bands dan Lower Bands.

Jarak yang terjadi antara Upper Bands dengan Lower Bands besar kecilnya dipengaruhi oleh volatilitas yang sedang terjadi.

Semakin lebar jarak antara Upper Bands dan Lower bands maka semakin besar pula volatilitas yang terjadi,begitu juga sebaliknya.

Bollinger Bands membantu trader untuk menganalisa apakah pasar sedang ramai atau sepi berdasarkan volatilitas yang muncul pada indikator.

Psikologinya :

  • Saat Bollinger Bands Menyempit (jarak Upper dan Lower menyempit) artinya pasar sedang sepi
  • Saat Bollinger Bands Melebar (jarak Upper dan Lower melebar) artinya pasar sedang ramai

Strategi Menggunakan Indikator Bollinger Bands Paling Akurat

1.Strategi Bounce Trading

Strategi sederhana ini memanfaatkan Garis Upper Bands dan Garis Lower Bands sebagai support resistance dan support dinamis.Maksudnya:

  • Upper Bands sebagai resistance dinamis
  • Lower Bands sebagai support dinamis
  • Middle berperan sebagai target

Pergerakan harga akan cenderung memantul kembali ke tengah (middle) setelah harga mencapai Garis atas (Upper) atau Garis bawah (lower).

Pola pergerakan ini yang akan kita manfaatkan untuk mengambil posisi trading.Caranya adalah kita akan ambil entry

  • CALL/NAIK ,Ketika candlestick Merah mencapai garis bawah (Lower),tunggu konfirmasi candle Hijau
  • PUTT/TURUN ,ketika Candlestick Hijau mencapai garis atas (Upper),tunggu konfirmasi munculnya candle Merah

catatan;
Strategi teknik bounce ini efektif jika digunakan pada saat market sedang bergerak stabil/sideway (perhatikan jarak antara garis Upper dan Lower,jika tidak terjadi lonjakan yang tiba tiba itu artinya sideways).

2.Strategi Breakout Trading

Dengan bollinger bands ,kita dapat mengetahui peluang breakout.Seperti yang saya jelaskan diatas.

Bollinger bands cenderung menyempit jika pasar sepi,yang artinya para pelaku pasar sedang tidak yakin akan dibawa kemana.

Si Penjual dan Si Pembeli sama sama kuat,akhirnya harga bergerak dalam jarak yang sempit.Pergerakan Bollinger bands juga menyempit.

Breakout yang akan terjadi ditandai dengan pergerakan Bollinger bands (Upper dan lower) secara cepat/tiba tiba melebar serta harga menembus garis Upper atau Lower.

Nah Momen inilah yang akan kita manfaatkan untuk mengambil posisi trading.Sinyal Entrynya yaitu:
CALL/NAIK,jika garis Upper bands ditembus oleh harga
PUTT/TURUN,jika garis Lower bands ditembus oleh harga

Walaupun sederhana,Bollinger bands termasuk indikator yang sangat berguna.Pengalaman dan jam terbang menggunakan indikator ini juga sangat penting.

Perlu diketahui Indikator Bollinger bands bukanlah indikator yang 100% selalu benar,jadi untuk meminimalisir kesalahan akan lebih baik jika dikombinasikan dengan Indikator lainnya.

3.Strategi Kombinasi Indikator Bollinger Bands

Memasang banyak indikator jika kita bisa memanfaatkan semuanya memang bagus,namun kadang jika terlalu banyak malah berakibat susahnya konsentrasi.

Untuk itu pasang indikator seperlunya saja,pada strategi ini saya akan menggabungkan indikator Bollinger bands dengan indikator:Fractal,Parabolic SAR,dan Stochoastic Oscilator.

Signal entrinya adalah: ketika semua indikator yang kita pasang menunjukan sinyal entry yang sama.

Sebelumnya kita harus mengetahui masing masing signal entry pada indikator yang akan kita gunakan.

Signal entry:
CALL/NAIK,jika muncul tanda panah dibawah Candlestick
PUTT/TURUN,jika muncul tanda panah diatas Candlestick

Indikator Parabolic SAR

Signal entry:
CALL/NAIK,jika muncul titik parabolic dibawah Candlestick
PUTT/TURUN,jika muncul titik parabolic diatas Candlestick

Indikator Stochoastic Oscilator
Cara mudah membaca indikator stochoastic adalah dengan memperhatikan garis Periode K (warna Biru) .setting stochostic yang akurat

Signal Entry:
CALL/NAIK ,Jika garis warna biru berada diatas garis lainnya dan menembus garis 20%
PUTT/TURUN,jika garis warna biru berada dibawah garis lainnya dan menembus garis 80%

Ambil posisi trading ketika semua indikator menunjukan sinyal yang sama.

Itulah strategi trading forex ataupun binary menggunakan indikator paling akurat.Dapat dijadikan sebagai trik jitu oleh para trader dengan diiringi latihan yang serius.
Jangan lewatkan
Strategi Trading Menggunakan Indikator Alligator
Trik Rahasia Trading Menggunakan Indikator Moving Average (klik untuk membaca)
Salam profit.

iq bisnis 

comment 19 Komentar

Salam kenal mas Eko. Saya adalah pemula dan tertarik menggunakannya. Yang ingin saya tanyakan berapa sec time frame candle yang digunakan serta expiry time nya. Thanks.

kalo untuk binary option saya pakai Time candle 15 s dengan expired sekitar 60 detik

Terima kasih banyak mas Eko. Selanjutnya saya mohon pencerahannya untuk Indicator Fractal, Parabolic SAR dan Stochoastic Oscilator apakah menggunakan settingan default?

Ya,saya selalu menggunakan settingan default

Terima kasih byk mas Eko atas informasinya

Sama sama semoga bermanfaat

Mas eko, ini saya mau nanya kan kl contoh diatas sudah full grafik sehingga mempermudah untuk menunjukan kapan kita harus call dan put, seperti contoh diatas mas kasi tahu waktu untuk callnya ditengah grafik yg sudah jadi. Nah pas kita sendiri yang trading itu gimana kita tahunya mas? Kl seperti contoh diatas bukannya kita sudah telat kl kita call untuk trading

Terimakasih,untuk soal itu sudah saya buat artikel dan videonya gan,silahkan baca pada link berikut ini https://www.iqbisnis.com/2020/03/trik-jitu-trading-iq-option-akurat-terbaik.html

permisi saya mau beranya , parabolic setingannya berapa yah ?

biasanya saya menggunakan settingan default/ tidak merubah settingan

mau tanya mas bro. tentang pengalaman mas bro WD di Iq option gmna? lancar kah? atau pending beberapa hari ?

pending paling lama 3 hari kerja gan

Permisi pak,sy mau nanya,klo indikator fraktal,settingan yg akurat berapa ya pak.

biasanya saya menggunakan settingan default pak.

Selamat malam pak eko. Artikelnya sangat membantu untuk saya yang baru belajar. Kira kira berapa saya harus deposit sebagai pemula berdasarkan pengalaman pribadi pak eko?

Halo mas Eko . Boleh saya komunikasi via WA?

mas eko apakah trading di broker olymptrade.
masukannya dong trading yg bagus di broker apa.?

BAGAIMANA SAYA MENDAPATKAN PINJAMAN SAYA DARI PERUSAHAAN BESAR INI

Halo orang-orang terkasih, saya Linda McDonald, saat ini tinggal di Austin Texas, AS. Saya seorang janda saat ini dengan tiga anak dan saya terjebak dalam situasi keuangan pada bulan April 2020 dan saya perlu membiayai kembali dan membayar tagihan saya. Saya mencoba mencari pinjaman dari berbagai perusahaan pinjaman baik swasta maupun perusahaan tetapi tidak pernah berhasil, dan sebagian besar bank menolak kredit saya, tidak menjadi mangsa penuh para penjahat di sana yang menyebut mereka pemberi pinjaman uang mandiri, mereka semua scam, yang mereka inginkan adalah Anda uang dan Anda juga tidak mendengar dari mereka lagi mereka telah melakukannya kepada saya dua kali sebelum saya bertemu dengan Tuan David Wilson bagian yang paling menarik dari itu adalah bahwa pinjaman saya dipindahkan kepada saya dalam waktu 74 jam jadi saya akan menyarankan Anda untuk menghubungi Tuan David jika Anda tertarik mendapatkan pinjaman dan Anda yakin dapat membayarnya kembali tepat waktu Anda dapat menghubunginya melalui email ……… ([email protected]) Tidak ada pemeriksaan kredit, tidak ada pengirim barang dengan tingkat bunga hanya 2% dan rencana pembayaran yang lebih baik dan Jadwalkan jika Anda harus menghubungi perusahaan mana pun dengan referensi untuk mendapatkan pinjaman tanpa agunan, maka hubungi Tn. David Wilson hari ini untuk pinjaman Anda

Mereka menawarkan semua jenis kategori pinjaman mereka

Cara Menggunakan Indikator Bollinger Bands

Bollinger Bands adalah salah satu indikator teknikal untuk mengukur volatilitas dan menentukan arah trend pergerakan harga. Selain arah trend, indikator ini juga digunakan untuk menentukan keadaan jenuh beli (overbought) dan jenuh jual (oversold). Ciri khasnya, dalam kondisi pasar sideways (ranging), harga bergerak diantara dua band (pita). Indikator ini diciptakan oleh John Bollinger, seorang technician trader pada tahun 1980. Kini, indikator ini sangat populer digunakan dalam perdagangan di berbagai jenis pasar finansial, termasuk pasar forex.

Elemen Dalam Indikator Bollinger Bands

Indikator Bollinger Bands terdiri dari sebuah Simple Moving Average (SMA) dengan dua band atau pita yang berada di atas dan di bawah garis SMA. Band sebelah atas dinamakan Upper Bollinger Band dan band sebelah bawah dinamakan Lower Bollinger Band.

Upper dan Lower Band ditentukan berdasarkan penambahan dan pengurangan nilai SMA dengan standar deviasi. Sedangkan standar deviasi mengukur volatilitas hingga seberapa jauh harga bisa bergerak dari nilai yang sebenarnya (true value). Rumusannya:

Upper Band = SMA (n) + k*Standard Deviation (n)

Lower Band = SMA (n) – k*Standard Deviation (n)

n = periode pengukuran (default: 2)

Karena memperhitungkan pula pengukuran volatilitas, maka kedua band tersebut akan bergerak sesuai dengan kondisi pasar.

Bollinger Bands dapat ditemukan pada platform trading pada umumnya, termasuk Metatrader4 (MT4) dan Metatrader5 (MT5) dengan parameter default SMA: 20 periode, dan standar deviasi: 2. Untuk menempatkannya, carilah menu Insert >>> Indicators >>> Trend >>> Bollinger Bands. Setelah diterapkan pada chart, Bollinger Bands akan tampil serupa pada screenshot EUR/USD Daily berikut:

Pada umumnya, kondisi dinyatakan overbought terjadi bila harga telah menyentuh Upper Band, tetapi harga penutupan (Close) masih di bawah Upper Band. Sedangkan kondisi dinyatakan oversold bila harga sudah menyentuh Lower Band, tetapi masih ditutup di atas Lower Band.

Bollinger Bands Sebagai Pengukur Volatilitas

Ukuran volatilitas pasar tampak pada lebar band. Jika volatilitas sedang tinggi, maka jarak kedua band akan makin melebar, sebagaimana dapat dilihat pada sisi kiri gambar di atas. Biasanya terjadi ketika perubahan kondisi pasa sideways menjadi kondisi trending. Sebaliknya, volatilitas pasar yang rendah tampak pada jarak kedua band yang makin menyempit, dan biasanya terjadi ketika ada perubahan dari kondisi pasar trending menjadi sideways.

Trending artinya harga menunjukkan kecenderungan bergerak ke satu arah dengan, baik naik saja ataupun turun saja. Sedangkan sideways berarti harga cenderung bergerak naik-turun-naik-turun dalam kisaran tertentu saja (terbatas).

Trading Dengan Bollinger Bands Saat Sideways

Saat pasar cenderung sideways, maka open position (entry) dapat dilakukan ketika harga telah melewati (menembus) garis SMA-20 dengan target pada level band terdekat (contoh pada gambar di bawah). Aturannya:

  • Apabila harga menembus level SMA-20 ke arah atas, maka entry dilakukan saat candle ditutup di atas SMA-20 dengan target close position (exit) ketika harga mencapai Upper Band.
  • Jika harga menembus level SMA-20 ke arah bawah, maka entry dilakukan saat candle ditutup di bawah SMA-20 dengan target close position (exit) ketika harga mencapai Lower Band.

Lazimnya, indikator Bollinger Bands digunakan untuk trading forex saat pasar sideways. Namun, sebenarnya dapat pula digunakan saat pasar trending, dengan aturan:

  • Kondisi uptrend terjadi bila harga telah melewati (menembus) upper band dan harga penutupan berada di luar band.
  • Kondisi downtrend terjadi bila harga melewati lower band dan ditutup di luar band.

Sebagai konfirmasi, bisa ditentukan dari formasi bar berikutnya. Apabila formasi bar berikutnya benar-benar di luar band, maka trend telah terbentuk. Selain itu, perhatikan juga bahwa pada kondisi trending, kedua band cenderung bergerak melebar.

Pada contoh di atas, USD/CAD menembus upper band pada 14 Juni 2020, dan harga ditutup di luar upper band. Harga pembukaan bar berikutnya masih di luar upper band dengan jarak kedua band yang melebar. Dengan sinyal tersebut, kita bisa entry buy dengan level exit ketika formasi doji yang mengisyaratkan pembalikan arah trend terbentuk, atau sesuai Risk/Reward Ratio masing-masing.

Komentar Pembaca : 11

ga semua indi bisa digabung jadi satu window sis. pertama attach dulu indikator nya misal RSI yang di attach ke chart.terus klik navigator dah gtu pilih indicator , drag indi yang diinginkan ke window RSI (ga semua bisa di attach ke window RSI nya).

Peringkat broker opsi biner:

dalam kasus ini CCI ga bisa digabungkan dengan bollinger band.

mudah2 an membantu sis :)

Ada beberapa yang perlu diperhatikan di sini. Pertama, warna candle bisa berbeda-beda atau dikustomisasi sendiri di MT4, jadi tidak selalu bullish=putih, bearish=hitam.

Kedua, candlestick itu terbentuk dari harga open dan close. Jika harga close di atas harga open maka candlestick biasanya berwarna putih. Jika harga close berada di bawah harga open, maka yang muncul pada grafik biasanya candle berwarna hitam.

Lebih lanjut tentang candlestick bisa Anda baca di sini.

@ thoriq:
Kalau sedang sideways maka upper band berfungsi sebagai resistance dan lower band berfungsi sebagai support. Jika harga menembus middle band keatas maka cenderung bullish (menuju upper band), dan jika menembus kebawah maka cenderung bearsish (menuju lower band).

Berikut contoh sideways pada USD/JPY 4H:

@ thoriq:
Ya, benar, harga closingnya harus dibawah middle band (kurva indikator sma 20) dan baru entry pada bar sesudahnya kalau harga opennya dibawah kurva sma-20. Kalau belum closing dibawah sma-20, atau bar sesudahnya tidak dibuka dibawah kurva sma-20 maka ada kemungkinan akan pull-back karena dalam hal ini kurva sma -20 berfungsi sebagai support.

Anda juga bisa menggunakan indikator RSI sebagai konfirmator seperti contoh pada USD/JPY H4 berikut, dimana level 50.0 RSI sebagai acuan. Crossing kebawah level ini saat overbought adalah sinyal untuk sell, dan crossing keatas saat oversold adalah sinyal untuk buy.

@ siti:
Tujuan dari indi tambahan yang dipasang pada indi utama adalah untuk memprediksi pergerakan indi utama tersebut yang pada akhirnya juga untuk mengetahui arah pergerakan harga. Pembacaannya tidak berlawanan tetapi saling melengkapi asalkan indikatornya tidak sejenis, misalnya sama-sama oscillator seperti RSI dan stochastic.

Pada contoh CCI dan Bollinger Bands diatas bisa diprediksi bagaimana arah pergerakan kurva CCI jika menyentuh upper band, middle band dan lower band, sementara pada chart harga kita bisa menggunakan indikator moving average untuk mengetahui arah trend.

Silahkan. Pada dasarnya selain menggunakan analisa teknikal, kita juga bisa menggunakan analisa fundamental untuk mengamati pergerakan pasar. Sebagaimana diketahui bahwa analisa fundamental merupakan analisis pergerakan mata uang yang didasarkan dari data-data ekonomi dan kondisi politik suatu negara. Ketika ada rilis sebuah berita forex, maka harga akan cenderung fluktuatif.

Anda bisa membaca artikel kami berjudul Cara Benar Menganalisa Fundamental untuk lebih lengkapnya.

Hai seputarforex.com, saya adalah newbie yang sedang belajar dasar dan teori forex, dan untuk pelajaran tentang indikator Bollinger Bands yang ditulis oleh seputarforex di atas, ada pertanyaan yang terlintas di pikiran saya;

Pada tulisan di atas disebutkan untuk nilai default parameter indikator Bollinger Bands adalah Periodnya 20 dan standar deviasinya adalah 2. Lalu apakah nilai default tersebut berlaku untuk semua timeframe (M1, M5, M15, H1, H4, dst) yang digunakan untuk trading ataukah ada suatu kaidah jika timeframe tertentu maka setingan nilai parameter Bollinger Bands nya yang optimal adalah sekian?

untuk nilai Shift-nya berapakah yang harus di isi, begitu juga dengan Apply to-nya mana yang harus dipilih, bila melihat di aplikasi MetaTrader?

Di atas dikatakan bahwa indikator Bollinger Bands lazimnya cocok digunakan saat pasar sedang sideways, karena upper dan lower band-nya bisa berfungsi sebagai support & resistance sehingga bisa terlihat ada peluang buy-sell jika candlesticknya menyentuh masing-masing band-tersebut, cmiiw.

Yang ingin saya tanyakan adalah jika terjadi perubahan trend menjadi uptrend atau downtrend, lalu apakah Bollinger Bands masih bisa di andalkan untuk melihat adanya sinyal peluang untuk buy-sell lewat terjadinya retracement harga (cmiiw)? Ataukah sebaiknya menggunakan indikator lain untuk mengkonfirmasi adanya sinyal peluang buy-sell jika terjadi perubahan menjadi trending? jika ya – maka indikator apa sebaiknya yang bisa dipakai ?

– … Lalu apakah nilai default tersebut berlaku untuk semua timeframe (M1, M5, M15, H1, H4, dst)
Nilai parameter di-set default untuk semua time frame. Period = 20, Shift = 0, Deviations = 2.

– … Ataukah sebaiknya menggunakan indikator lain untuk mengkonfirmasi adanya sinyal peluang buy-sell jika terjadi perubahan menjadi trending?

Terjadinya pembalikan arah pergerakan harga bisa diamati dari sinyal yang diberikan oleh price action, yang dikonfirmasi oleh indikator trend lain selain Bollinger Bands, dan atau indikator momentum.
Indikator lain selain Bollinger Bands bisa indikator ADX, parabolic SAR, moving average, atau MACD. Indikator momentum bisa dengan indikator oscilator yaitu RSI, stochastic atau CCI.

Peringkat broker opsi biner:
Opsi biner dan forex
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: