Perdagangan Harian In English – BEI Jadi Bursa dengan Frekuensi Perdagangan Harian…

Peringkat broker opsi biner:

PENGARUH FREKUENSI PERDAGANGAN, VOLUME PERDAGANGAN, DAN KAPITALISASI PASAR TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI.

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Saham yang aktif perdagangannya sudah pasti memiliki volume perdagangan yang besardan saham dengan volume yang besar akan menghasilkan return saham yang tinggi (Chordia, 2000). Hasil penelitian tersebut bertentangan dengan hasilpenelitian yang dilakukan oleh (Maknun, 2020) yang menghasilkan kesimpulan bahwa variabel frekuensi perdagangan tidak berpengaruh secaraparsial maupun simultan terhadap return saham.

B. Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan di atas, permasalahan dalam penelitian ini dapat diidentifikasikan sebagai berikut: 1. Hasil penelitian terdahulu yang tidak konsisten tentang pengaruh frekuensi perdagangan, volume perdagangan, dan kapitalisasi pasarterhadap return saham.

C. Pembatasan Masalah

D. Perumusan Masalah

Bagaimana pengaruh frekuensi perdagangan terhadap return saham pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI ? Bagaimana pengaruh volume perdagangan terhadap return saham pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI ?

E. Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh pengetahuan yang dapat menjawab pertanyaan dan masalah sesuai dengan perumusan masalah di atas,maka tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah: 1. Untuk mengetahui pengaruh frekuensi perdagangan terhadap return saham pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI 2.

F. Manfaat Penelitian

Hasil penelitian ini diharapkan akan dapat memberikan manfaat bagi: 7 1. InvestorPenelitian ini diharapkan dapat membantu investor dalam menentukan untuk melakukan keputusan investasi terkait denganpertimbangan perusahaan dalam menentukan keputusan investasi.

BAB II KAJIAN PUSTAKA

A. Landasan Teori

1. Return Saham

Return realisasi merupakan return yang sudah terjadi yang dihitung berdasarkan data historis, sedangkan return ekspetasi adalah return yang diharapkan terjadi dimasa mendatang dan masih bersifat tidak pasti. Sehingga akan memberikan kejelasan pengertian, bahwa setiap investasi baik jangka pendek maupun panjang mempunyai tujuan utamamendapatkan keuntungan yang disebut return baik secara langsung maupun tidak langsung Frekuensi perdagangan saham adalah berapa kali terjadinya transaksi jual beli pada saham yang bersangkutan pada waktu tertentu (Rohanadkk, 2003).

2. Frekuensi Perdagangan

3. Volume Perdagangan

Perdagangan suatu saham yang aktif, yaitu dengan volume perdagangan yang besar, menunjukkan bahwa saham tersebut digemari oleh parainvestor yang berarti saham tersebut cepat diperdagangkan. Volume perdagangan merupakan salah satu indikator yang digunakan dalam analisis teknikal pada penilaian harga saham dan suatuinstrumen yang dapat digunakan untuk melihat reaksi pasar modal terhadap informasi melalui parameter pergerakan aktifitas volumeperdagangan saham di pasar.

4. Kapitalisasi Pasar

Makin besar kapitalisasi pasar suatu saham, maka makinlama juga investor menahan kepemilikan sahamnya karena investor menganggap bahwa perusahaan besar akan lebih stabil dari sisikeuangannya, risiko lebih kecil dan memiliki prospek yang lebih bagus dalam jangka panjang dengan harapan return yang besar. Rifanie (2005) melakukan penelitian dengan kesimpulan bahwa hanya variabel cash dividend yang berpengaruh positif terhadap return saham,sedangkan variabel frekuensi perdagangan, volume perdagangan, Return On Assest (ROA), dan Return On Equity (ROE) berpengaruh negatif terhadap return saham.

B. Penelitian Relevan

Fitriyana (2020) melakukan penelitian danmenghasilkan kesimpulan bahwa hanya variabel frekuensi perdagangan yang berpengaruh positif terhadap return saham, sedangkan variabel volumeperdagangan, kapitalisasi pasar, hari perdagangan dan laba berpengaruh negatif terhadap return saham. Taslim (2020) melakukan penelitian dengan menghasilkan kesimpulan bahwa variabel frekuensi perdagangan berpengaruh positif terhadap returnsaham, sedangkan variabel volume perdagangan, kapitalisasi pasar dan hari perdagangan berpengaruh negatif terhadap return saham Frekuensi perdagangan saham sangat memengaruhi jumlah saham yang beredar.

C. Kerangka Pikir

Pergerakan harga saham yang naik secara signifikan akan memengaruhi return saham secara positif, yaitu jika harga saham naikmaka diikuti kenaikan return saham pula, dengan demikian volume perdagangan berpengaruh positif terhadap return saham. Semakin besar kapitalisasi pasar suatu saham, maka semakin lama pula investormenahan kepemilikan sahamnya, karena investor menganggap bahwa perusahaan besar akan cenderung lebih stabil dari sisi keuangannya,risiko lebih kecil dan memiliki prospek yang bagus dalam jangka panjang dengan harapan return yang besar (Silviyani dkk, 2020).

Peringkat broker opsi biner:

D. Paradigma Penelitian

E. Hipotesis Penelitian

2 H 3 : Kapitalisasi pasar berpengaruh positif terhadap return saham

BAB II I METODE PENELITIAN

A. Desain Penelitian

Desain penelitian ini termasuk penelitian asosiatif (hubungan), yaitu penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan dua variabel atau lebih. Variabel terikat merupakan variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat karena adanya variabel bebas (Sugiyono, 2008).

B. Definisi Operasional Variabel

1. Variabel Terikat

2. Variabel Bebas

Kapitalisasi PasarKapitalisasi pasar adalah harga pasar dikalikan dengan jumlah saham yang diterbitkan (outstanding share). Kapitalisasi pasar dapatdirumuskan sebagai berikut: Keterangan:V = Kapitalisasi pasar s P s = Harga pasarS s = Jumlah saham yang diterbitkan Penelitian ini dilakukan pada perusahaan manufaktur yang masih beroperasi sampai sekarang yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020.

C. Tempat dan Waktu Penelitian

Populasi yang digunakan dalam penilitian ini adalah sebanyak 140 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2020. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik non random sampling yaitu cara pengambilan sampel yang tidak semua anggota populasi diberi kesempatan untuk dipilih menjadi sampel.

D. Populasi dan Sampel Penelitian

20 pengambilan sampel yang mempertimbangkan beberapa hal dalam mengambil keputusan dengan kriteria sebagai berikut: 1. Perusahaan manufaktur yang terdaftar emitennya di BEI berturut-turut periode 2020 2.

E. Jenis Data dan Teknik Pengumpulan Data

Metode ini yaitumencari data mengenai hal-hal atau variabel yang berupa catatan, transkip, buku, surat kabar, majalah, dan sebagainya. Dalam penelitian ini dokumentasinya berupa laporan historispergerakan saham harian dan data-data lain yang diperoleh dan dipublikasikan melalui web dari ICMD (Indonesian Capital Market Directory) yang diaksesmelalui www.idx.co.id .

F. Teknik Analisis Data

Uji asumsi klasik merupakan pengujian yang digunakan untuk mengetahui layak atau tidaknya analisis regresi linier berganda dilakukan. Uji HeteroskedastisitasUji heteroskedastisitas merupakan suatu pengujian untuk mengetahui apakah variabel-variabel yang dioperasikan telah mempunyai varians yangsama (homogen) atau sebaliknya (heterogen).

G. Pengujian Hipotesis Penelitian

1. Analisis Regresi Linier Berganda

1 X 2 X 2 3 X 3 ) + e

Secara umum, koefisien determinasi untuk data silang (crossection) relatif rendah karena adanya variasi yang besar antara masing-masingpengamatan, sedangkan untuk data runtun waktu (time-series) biasanya mempunyai nilai kefisien determinasi yang tinggi. Kelemahanmenggunakan koefisien determinasi adalah bias terhadap jumlah variabel independen yang dimasukkan ke dalam model (Ghozali, 2009).

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Bab ini menguraikan tentang analisis data yang berkaitan dengan pengaruh frekuensi perdagangan, volume perdagangan, dan kapitalisasi pasar terhadap returnsaham pada perusahaan manufaktur yang di Bursa Efek Indonesia periode 2020. Data tersebut diperoleh dari laporan keuangan yang terdiri dari masing- masing perusahaanmanufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020, yaitu sebanyak 14 perusahaan.

A. Analisis Statistik Deskriptif Data Penelitian

Hasil analisis data penelitian akan diuraikan dengan statistik deskriptifStatistik deskriptif memberikan gambaran atau deskripsi data yang dilihat dari nilai minimum, nilai maksimum, nilai rata-rata (mean), dan standar deviasi. DeviationReturn 84 -,91 2,19 ,0927 ,37697Frekuensi 84 6,41 10,38 8,5350 ,97939 Volume 84 5,99 18,60 14,9734 2,15761 Kapitalisasi 84 28,21 33,35 30,9963 1,46260Valid N (listwise) 84 Sumber : Lampiran 5 Halaman 59Berdasarkan tabel 2 statistik deskriptif, return saham memiliki nilai maksimum sebesar 2,19, nilai minimum sebesar -0,91, nilai rata-rata (mean)sebesar 0,0927, dan nilai standar deviasi sebesar 0,37697.

B. Hasil Penelitian

1. Hasil Pengujian Prasyarat Analisis

Uji normalitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model sebuah regresi, variabel pengganggu atau residual berdistribusinormal. Seperti diketahui bahwa uji t dan F mengasumsikan bahwa nilai residual mengikuti distribusi normal.

a. Uji Normalitas

Uji normalitas dalam penelitian ini menggunakan uji statistik non parametrik Kolmogorov-Smirnov (K-S) test. Nilai p-value yang diatas nilai konstanta α = 0,05 menunjukkan bahwa data berdistribusi normal.

b. Uji Heteroskedastisitas

Error Beta (Constant) 1,005 ,771 1,303 ,196frekuensi -,017 ,053 -,060 -,321 ,749 1 volume ,023 ,020 ,182 1,177 ,243kapitalisasi -,031 ,041 -,167 -,768 ,445 Sumber : Lampiran 7 Halaman 61Berdasarkan tabel 4 uji heteroskedastisitas, menunjukkan bahwa tidak ada satupun variabel independen yang signifikan secarastatistik memengaruhi variabel dependen returmsaham. Variabel ortogonal adalah variabel independen yang nilai korelasi antarsesama variabel independen sama dengan nol (Ghozali, 2020).

c. Uji Multikolinearitas

32 multikolinearitas di dalam model regresi adalah dengan melihat nilai tolerance dan Variance Inflaction Factor (VIF). Nilai batas yang digunakan untukmenunjukkan adanya multikolinearitas adalah nilai tolerance 10.

a. Dependent Variable: return saham

33 memiliki nilai VIF > 10. Jadi, dapat disimpulkan bahwa tidak ada multikolinearitas antar variabel independen dalam model regresi.

d. Uji Autokorelasi

Jikadilihat dari pengambilan keputusan termasuk d u

Ini 10 saham terbesar yang diborong asing pada perdagangan sesi I Selasa (2/6)

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melonjak 117,61 poin atau 2,47% ke level 4.871,22 pada penutupan perdagangan sesi I Selasa (2/6). Investor asing mencatat net buy atau beli bersih di seluruh pasar sebesar Rp 451,81 miliar.

Mengutip data RTI, Total volume perdagangan saham di BEI mencapai 4,90 miliar dengan nilai Rp 6,23 triliun dan frekuensi transaksi 455.964 kali.

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menjadi saham yang paling banyak diburu asing. Total volume transaksi saham BBRI 308,02 juta dengan nilai transaksi Rp 980,5 miliar. Frekuensi transaksi saham BBRI 34.779 kali.

Saham BBRI ditutup menguat 8,47% ke posisi Rp 3.200 per saham pada perdagangan sesi pertama.

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi saham kedua terbesar yang diborong asing. Total volume transaksi saham BBCA mencapai 22,22 juta dengan nilai Rp 598,7 miliar. Frekuensi transaksi saham BBCA 14.061 kali.

Saham BBCA ditutup menguat 5,68% ke 27.425 per saham pada penutupan perdagangan sesi I.

PT United Tractors Tbk (UNTR) menjadi saham terbesar ketiga yang diborong asing. Total volume transaksi saham UNTR mencapai 4,09 juta saham dengan nilai Rp 66,9 miliar. Frekuensi transaksi saham UNTR 4.477 kali.

Saham UNTR ditutup menguat 4,46% ke 16.400 per saham pada perdagangan sesi I

Berikut 10 saham terbesar yang diborong investor asing pada perdagangan sesi I Senin 2 Juni 2020

  1. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 416,1 miliar
  2. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 214,8 miliar
  3. PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 22,5 miliar
  4. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp 17,1 miliar
  5. PT Adaro Energy Tbk (ADRO) Rp 16,6 miliar
  6. PT Astra International Tbk (ASII) Rp 16 miliar
  7. PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) Rp 14,9 miliar
  8. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Rp 8,1 miliar
  9. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) Rp 6,1 miliar
  10. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Rp 5,8 miliar
Peringkat broker opsi biner:
Opsi biner dan forex
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: