Prediksi Uang Digital

Peringkat broker opsi biner:

10 Prediksi Soal Mata Uang Digital Bitcoin

Liputan6.com, Jakarta – Investor teknologi dan venture capialist, James Altucher, menilai bitcoin akan terus mengalami perkembangan. Bitcoin dan cryptocurrency atau mata uang digital lain dinilai akan menggantikan uang kertas sebagai mata uang untuk bertransaksi.

Menurut Altucher, masyarakat telah membuat beberapa kali perubahan mata uang di dalam sejarah. Pertama emas menggantikan sistem barter sebagai alat transaksi, lalu uang kertas menggantikan emas sebagai alat penyimpanan nilai. Kemudian, bitcoin dan berbagai cryptocurrency lain akan menggantikan uang kertas sebagai alat transaksi.

Setiap tipe mata uang baru dinilai menjadi pemecahan masalah dari generasi sebelumnya. “Bitcoin dapat memecahkan masalah pencetakan uang yang tidak terbatas, pemalsuan, pembelanjaan ganda dan anonimitas,” tuturnya. Altucher sendiri memiliki sejumlah crytocurrency yaitu bitcoin, ethereum, litecoin, zcash dan filecoin.

Merujuk pada ketidaseimbangan pada pasokan dan permintaan, Altucher memperkirakan nilai bitcoin bisa mencapai US$ 1.000.000 per koin.

Kendati demikian, pengusaha berusia 49 tahun ini memperingatkan 98 persen cryptocurrency adalah penipuan. Namun, bitcoin dan beberapa cryptocurrency lainnya akan tetap bertahan. “Ini adalah peralihan tektonik uang dan kekayaan yang akan kita lihat dalam hidup kita,” kata Altucher.

Lebih lanjut, dikutip dari CNBC, Selasa (5/12/2020), Altucher memiliki 10 prediksi mengenai masa depan cryptocurrency termasuk bitcoin:

1. Setidaknya ada satu mata uang negara yang kemungkinan akan segera mengalami kegagalan, kemungkinan Argentina atau Venezuela. Hal ini akan memicu adopsi massal bitcoin di dalam populasi tersebut, sehingga membuat nilainya naik melebihi US$ 50 ribu.

2. Bank-bank mainstream akan menerima bitcoin, kemudian akan mulai menawarkan akses penyimpanan dan software. Mereka juga akan membuat berbagai turunan cryptocurrency.

3. Meski ada optimisme, kegagalan kemungkinan akan terjadi. Sebanyak 95 persen mata uang digital selain bitcon akan menghilang. Nilai mata uang yang masih bertahan akan meningkat dan hal ini akan terjadi dalam waktu empat sampai enam bulan mendatang.

Prediksi Soal Mata Uang Digital Bitcoin

4. Pemerintah Amerika Serikat (AS) secara rahasia akan mulai mengakumulasi salah satu cryptocurrency untuk mempermudah transaksi di area abu-abu dengan negara-negara lain. Hal ini sudah mulai terjadi, tapi baru akan benar-benar meningkat pada 2020.

Peringkat broker opsi biner:

5. Tiongkok akan berinvestasi besar di dalam cryptocurrency lain, tapi kemungkinan bukan bitcoin. Tiongkok menginginkan sebuah cryptocurrency yang kompetitif dengan bitcoin, tapi yang bisa dikendalikan sepenuhnya.

6. Salah satu masalah terbesar dengan cryptocurrency saat ini adalah sering berubah-ubah. Setidaknya basecoin kemungkinan akan berkurang secara dramatis pada 2020.

7. Akan lebih banyak perusahaan membayar freelancer dengan mata uang digital tersebut, yang akhirnya memicu seruan untuk reformasi pajak.

8. Sama seperti cara internet mengubah monopoli industri ponsel, mata uang digital akan mengubah monopoli uang yang dilakukan pemerintah.

9. Sebuah organisasi pemerintah baru akan dibuat untuk menganalisa regulasi cryptocurrency.

10. Ribuan perusahaan cryptocurrency akan lahir dan melantai di bursa. Namun, hanya sedikit yang meraup sukses besar.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Apa Yang Dimaksud Dengan Cryptocurrency (Mata Uang Digital)?

Perkembangan mata uang digital atau cryptocurrency begitu cepat dan agresif.

Fundstrat Global melacak terdapat sekitar 630 uang digital di pasar. Jumlah itu belum termasuk produk investasi berbasis uang digital.

Perkembangan teknologi keuangan ini mulai mengguncang layanan keuangan dan sistem pembayaran global.

Namun, sebenarnya apa yang dimaksud dengan mata uang digital atau cryptocurrency ini? Berikut ulasannya!

Apa yang dimaksud dengan Cryptocurrency (Mata Uang Digital)

Cryptocurrency sudah ada sekitar sepuluh tahun lalu dan kini telah menjadi cukup populer, tersebar luas, serta dilingkupi juga atas banyak kontroversi dari perkembangan yang inovatif.

Mengutip dari situs Coinmarketcap.com, saat ini sudah ada 904 jenis mata uang kripto dan yang paling terkenal adalah Bitcoin.

Bitcoin ini pun berhasil mengerek harga mata uang kripto yang lain.

Cryptocurrency adalah mata uang digital di mana transaksinya dapat dilakukan dalam jaringan (online).

Tidak seperti halnya mata uang kertas yang dicetak, cryptocurrency didesain dengan memecahkan soal-soal matematika berdasarkan kriptografi.

Mata uang digital biasanya bersifat terdesentralisasi. Artinya, secara umum jauh lebih aman daripada yang sifatnya terpusat.

Nilai mata uang digital berbasis kriptografi berasal dari kelangkaannya, dan proses penciptaannya melalui pemecahan matematika yang rumit, nilai enkripsinya unik, dan kepercayaan dan penggunaannya juga berasal dari keseluruhan komunitasnya.

Cryptocurrency yang pertama kali hadir dan meraih kesuksesan adalah Bitcoin, yang ditemukan oleh Satoshi Nakamoto.

Kesuksesan Bitcoin ini menjadi inisiator munculnya tipe-tipe baru cryptocurrency yang mencoba untuk berkompetisi dengan Bitcoin.

Kapitalisasi pasar Bitcoin dan beberapa cryptocurrency populer lainnya seperti Litecoin, Ethereum, Dogecoin, dengan cepat mendekati US$100 miliar atau setara dengan Rp1,334 triliun.

Bagaimana Cara Cryptocurrency bekerja?

Satoshi Nakamoto telah berhasil menemukan sebuah sistem yang revolusioner yaitu sistem yang berfungsi untuk memudahkan transaksi uang digital terdesentralisasi.

Sistem uang terdesentralisasi adalah sebuah jaringan yang mampu menghubungkan para penggunanya tanpa kebutuhan perantara atau pihak ketiga atau otoritas pusat seperti perbankan atau pemerintah.

Hanya dengan smartphone berbasis Android atau laptop yang terhubung dengan internet, Anda dapat mengirim dan menerima uang dari manapun dan ke mana pun di seluruh dunia.

Menariknya lagi, hal tersebut dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja, tidak bergantung pada hari kerja bank atau hari kerja pemerintah, tidak ada downtime dan transaksi dapat dilakukan dalam hitungan menit.

Masalah yang sedang kita hadapi pada sistem terpusat adalah terkait dengan perlunya biaya lebih untuk membayar jasa pada pihak ketiga sebagai perantara.

Selain itu, peran pihak ketiga yang sekarang dimainkan oleh bank atau pemerintah pasti terdiri dari sekumpulan aturan dan batasan-batasan tertentu, sehingga dapat dikatakan masih jauh dari efisiensi dan efektivitas.

Masalah tersebutlah yang dicoba diselesaikan oleh teknologi yang sekarang diperkenalkan dengan nama Blockchain.

Berikut adalah penjelasan lebih lanjut tentang blockchain:

Mekanisme Blockchain

Blockchain merupakan platform di mana mata uang digital cryptocurrency dijalankan.

Cryptocurrency, kosakata turunan dari kata cryptography atau kriptografi (bahasa persandian), merujuk kepada sebuah kesepakatan dari para pengguna dan proses penyimpanan yang diamankan oleh sandi-sandi yang kuat.

Fungsi dari teknologi blockchain adalah untuk mengatur dan menjaga setiap penambahan data yang tersimpan pada tiap-tiap blok.

Blok-blok yang menyimpan data tersebut akan berhubungan satu sama lain dan membentuk jaringan terdesentralisasi atau peer to peer Networks (P2P).

Dalam blockchain, setiap data yang telah disimpan atau dicatat tidak dapat di sunting maupun dipalsukan.

Sederhananya, sistem ini memungkinkan Anda untuk mengirim emas melalui email.

Jaringan P2P adalah jaringan kesepakatan, oleh karena itu sistem ini mampu menghadirkan sistem pembayaran dan proses transaksi yang benar-benar baru dan efisien dalam bentuk uang digital.

Sebagai ilustrasi, cryptocurrency seperti Bitcoin terdiri dari jaringan-jaringan mandiri.

Tiap jaringan yang mandiri tersebut memiliki catatan yang lengkap tentang sejarah semua transaksi yang terjadi serta setiap saldo yang dimiliki oleh setiap akun pemilik Bitcoin.

Pada akhir setiap transaksi dan setelah adanya konfirmasi, suatu transaksi akan langsung, dapat diketahui oleh semua jaringan yang terhubung dengan jaringan blockchain tersebut.

Sebuah transaksi akan selalu berisi penjelasan bahwa telah terjadi transaksi dari A memberikan sejumlah Bitcoin kepada B dan kemudian ditandatangani secara digital oleh A dengan memberikan private key (dalam bentuk sandi alfanumerik) ke dalam sistem.

Setelah ditandatangani oleh A, maka transaksi itu akan secara otomatis diumumkan pada jaringan.

Informasi tersebut dikirimkan dari satu jaringan mandiri kepada seluruh jaringan mandiri yang lainnya yang tergabung dalam sistem.

Konfirmasi merupakan tahapan yang paling krusial serta kritikal dalam sistem cryptocurrency.

Konfirmasi adalah segalanya. Ketika sebuah transaksi tidak dikonfirmasi, maka akan ada kemungkinan bahwa transaksi tersebut sedang dibajak atau dipalsukan.

Ketika sebuah transaksi telah dikonfirmasi, maka transaksi tersebut akan disimpan dalam sebuah tempat yang disebut “Blocks”.

Catatan tentang transaksi tersebut tidak dapat diganggu gugat, tidak dapat diubah dan tidak dapat dibajak atau dipalsukan. Catatan transaksi tersebut telah dianggap sebagai catatan yang permanen dari sejarah keseluruhan transaksi, inilah yang disebut dengan Blockchain atau rantai blok.

Blockchain mungkin dapat dikatakan mirip dengan buku besar yang tersedia dalam jaringan atau online, di mana setiap transaksi dicatat dan dapat dilihat oleh keseluruhan pengguna jaringan internet.

Bedanya dengan perbankan, buku besar bank disimpan dan dimiliki oleh bank itu sendiri, sedangkan pada blockchain semua orang bahkan yang bukan pengguna sekalipun dapat mengakses buku besar tersebut.

Serangkaian proses inilah yang sebenarnya menunjukkan bahwa cryptocurrency sama sekali tidak membutuhkan manusia atau kepercayaan antara para penggunanya.

Hanya dengan menggunakan pengamanan yang berupa algoritma matematika yang kompleks yang menjanjikan keamanan dan ketidakmungkinan untuk dimanipulasi.

Pekerjaan para Penambang Cryptocurrency

Pertama dan paling penting adalah semua orang dapat melakukan cryptocurrency mining atau menambang mata uang digital. Mereka yang melakukan ini disebut sebagai miner atau penambang.

Para penambang dibutuhkan karena memang secara alami dalam sistem jaringan terdesentralisasi ini tidak memiliki otoritas pusat untuk melakukan pembagian tugas.

Selain itu, cryptocurrency membutuhkan sebuah sistem untuk mencegah setiap bentuk perbuatan curang atau penyalahgunaan jaringan.

Sebagai contoh, seseorang mungkin saja menciptakan ribuan jaringan mandiri (peers) dan menyebarkan transaksi yang palsu, maka hal tersebut tentu dapat merusak sistem sehingga merugikan orang banyak.

Oleh karena itu, para penambang dibuat seolah-olah bekerja sama dengan jalan mengkonfirmasi dan memverifikasi setiap catatan dan transaksi yang terjadi pada sistem.

Dengan demikian, apabila ada yang memalsukan data transaksi atau berbuat curang, sistem dapat mengetahui dan memberikan hukuman secara langsung, tepat dan akurat sesuai dengan logika-logika matematika yang ada pada sistem tersebut.

Untuk menjadi seorang penambang, Anda perlu memecahkan sebuah teka-teki kriptologi yang berupa persoalan-persoalan matematika rumit yang telah diatur oleh pencipta Bitcoin, Satoshi Nakamoto.

Apabila kalian berhasil memecahkan teka-teki tersebut, maka sebagai penambang Anda akan membangun sebuah block dan menambahkannya pada sistem blockchain.

Para penambang juga diberikan izin untuk menambahkan transaksi cryptocurrency ke dalam sistem yang akan secara otomatis memberikan sejumlah Bitcoin kepadanya.

Inilah satu-satunya cara valid untuk menghasilkan Bitcoin “baru”. Bitcoin baru hanya dapat dihasilkan dari proses seorang penambang berhasil memecahkan teka-teki kriptologi sebagaimana dijelaskan di atas.

Tingkat kesulitan penambang akan bertambah seiring dengan naiknya kebutuhan kekuatan listrik yang dimiliki oleh para penambang.

Bagaimana Menentukan Harga dari Sebuah Cryptocurrency

Harga sebuah cryptocurrency sangat bergantung kepada mekanisme pasar.

Pasar cryptocurrency adalah pasar yang memiliki tingkat perubahan (volatilitas) dan fluktuasi yang sangat cepat berubah dan ekstrem, bahkan dalam waktu beberapa jam saja sebuah cryptocurrency dapat mencapai kenaikan harga sampai dengan 1000%.

Harga dari setiap mata uang digital tersebut sama seperti produk-produk pada umumnya, yaitu tergantung kepada permintaan dan penawaran.

Jika banyak orang melakukan permintaan terhadap suatu mata uang tertentu sedangkan penawarnya tidak begitu banyak, maka nilainya akan meningkat.

Seperti Bitcoin misalnya, jumlah total keseluruhan Bitcoin disediakan oleh sistem adalah 21 juta.

Oleh karena itu, suplai dari Bitcoin akan menurun dari waktu ke waktu dan akan menyentuh puncak suplainya pada tahun 2140.

Hal inilah yang juga menjelaskan mengapa nilai Bitcoin selalu lebih tinggi jika dibandingkan mata uang digital lainnya.

Cryptocurrency dapat dimanfaatkan untuk beberapa kegiatan. Untuk saat ini, baru ada 3 kegiatan transaksi yang dapat Anda lakukan menggunakan cryptocurrency, yaitu:

#1 Jual Beli Bitcoin di Pasar Bursa

Kegiatan ini sangat menjanjikan keuntungan baik untuk profesional ataupun bagi para pemula.

Karena pasar bursanya masih dapat dikatakan sebagai suatu hal yang baru, di mana arbitrase dan margin trading masih dimungkinkan terjadi secara luas dan sesering mungkin.

Harga mata uang yang masih berubah-ubah secara drastis memainkan peran yang sangat penting untuk mendatangkan investor-investor baru ke dalam pasar ini.

Dibandingkan dengan pasar bursa finansial yang konvensional, pasar cryptocurrency dapat dikatakan sangat bebas hambatan dan sangat mudah untuk bergabung ke dalamnya.

Anda dapat langsung mendaftar, menukarkan mata uang fiat Anda untuk sejumlah Bitcoin, dan langsung dapat memulai kegiatan trading mandiri.

Namun perlu diwaspadai, Bitcoin bukanlah mata uang fiat, yang artinya naik turunnya harga tidak akan bergantung atau dipengaruhi oleh ekonomi maupun kebijakan sebuah negara.

Berbeda pula dengan pasar saham pada umumnya, tidak ada pasar yang resmi untuk Bitcoin.

Ratusan pasar crypto yang tersebar di seluruh dunia yang dapat Anda akses 24 x 7.

Karena tidak adanya pasar resmi, maka hal tersebut memiliki konsekuensi tidak adanya harga resmi untuk mata uang digital ini.

#2 Pengeluaran Personal

Anda dapat menggunakan mata uang digital untuk membeli barang apapun, selama perusahaan-perusahaan ini menerima pembayaran menggunakan mata uang digital.

#3 Penggalangan Dana Massal (Crowdfunding)

Anda bisa memberikan sesuatu pada komunitas dengan berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan penggalangan dana massal atau crowdfunding.

Keuntungan dengan memberikan donasi melalui Bitcoin adalah Anda tidak akan dikenakan biaya untuk transaksi tersebut dan uang yang Anda berikan tidak akan diberikan apabila proyek yang Anda danai tidak memenuhi atau mencapai kriteria.

Anda juga dapat menarik kembali donasi jika memang dirasakan tidak sesuai dengan tujuan awal Anda melakukan donasi.

Pahami dan Mulai Belajar Berinvestasi Cryptocurrency

Jadi Anda sudah tahu ‘kan apa itu cryptocurrency?

Apakah Anda tertarik untuk berinvestasi dengan mata uang digital dan bermain di pasar crypto?

Jika iya, Anda harus memahami risikonya terlebih dahulu. Silakan pelajari dan pahami risiko investasi mata uang digital di artikel ini.

Tetap waspada dan selalu pertimbangkan risiko yang ada sebelum berinvestasi apapun!

Apakah Anda sudah mulai berinvestasi mata uang digital atau cryptocurrency? Tinggalkan komentar Anda di bawah.

Jika ada pertanyaan, silakan ajukan pertanyaan Anda pada kolom di bawah ini. Perencana Keuangan kami siap membantu Anda, terima kasih.

Peringkat broker opsi biner:
Opsi biner dan forex
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: