Sinyal Tangan Perdagangan Berjangka, Mungkinkah Bitcoin Diperdagangkan di Bursa Berjangka Indonesia

Peringkat broker opsi biner:

Bitcoin bisa diperdagangkan di Bursa Berjangka Indonesia

Ada sejumlah aturan main yang diatur dalam regulasi tersebut. Misalnya adanya pedagang fisik aset Kripto, pelanggan, dan pengelola tempat penyimpanan aset. Lantas bagaimana mekanisme perdagangannya?

Mekanisme perdagangan Bitcoin Cs di Bursa Berjangka Indonesia diatur dalam Peraturan Bappebti Nomor 5 Tahun 2020 pasal 12. Menurut aturan itu, pedagang fisik aset kripto wajib menyampaikan dokumen keterangan perusahaan dan dokumen pemberitahuan adanya risiko (fluktuasi harga dan kegagalan sistem), serta membuat perjanjian pelanggan sebelum pedagang fisik yang bersangkutan dapat menerima dana milik pelanggan untuk perdagangan aset kripto .

Setelah membuat perjanjian, pelanggan diberikan akun oleh pedagang fisik yang dipergunakan untuk melakukan transaksi aset kripto. Nantinya, pelanggan yang akan melakukan transaksi aset kripto melalui pedagang fisik wajib menempatkan dana yang akan dipergunakan untuk pelaksanaan transaksi pada rekening yang terpisah atas nama pedagang fisik untuk kepentingan Lembaga Kliring Berjangka. Jadi pedagang fisik hanya dapat menerima atau mengirim dana dalam bentuk rupiah secara pemindahbukuan antar rekening bank.

Sementara itu, pelanggan aset hanya dapat menjual aset apabila pelanggan aset memiliki saldo aset pada pedagang fisik. Saldo aset milik pelanggan aset yang tercatat di pedagang fisik wajib dicatatkan ke Lembaga Kliring Berjangka.

Untuk transaksi, pelanggan dapat melakukan apabila memiliki kecukupan dana atau saldo. Pedagang sendiri dilarang untuk memfasilitasi transaksi apabila pelannga tidak memiliki kecukupan dana.

Terakhir adalah mekanisme permintaan penarikan aset dan dana oleh pelanggan bisa diajukan ke pedagang fisik lalu diteruskan ke Lembaga Kliring Berjangka. Penarikan bisa dilakukan apabila sudah diverifikasi dan identitas penarik sama dengan pelanggan aset

Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menegaskan Bitcoin Cs atau Cryptocurrency tetap tak bisa jadi alat pembayaran di Indonesia. Yang melegalkan hanya Bursa Berjangka di mana hanya terbatas di perdagangan futures.

“Bitcoin, selama itu bukan uang untuk alat pembayaran, ya biarin saja lah. Tapi kalau untuk pembayaran nanti dulu. Kita uang kertas saja sudah bikin pusing, kamu masih mau ngomong bitcoin?” tutur Darmin saat ditemui di Kantornya, Jumat (15/2/2020).

Pemerintah sendiri tidak pernah melihat seberapa besar potensi Bitcoin akan berkembang. Dan Darmin memastikan, bukan Indonesia yang melegalkan Bitcoin tersebut namun hanya bursa berjangka saja.

“Bukan pemerintah secara keseluruhan. Bank Indonesia pun tidak mengatur soal uang kripto sebagai currency. Itu yang dilakukan oleh bursa berjangka kita itu bukan sebagai alat pembayaran. Sebagai barang saja diperjualbelikan, kalo mau beli, beli aja. Gak ada apa-apanya di dalam.” tegas Darmin.

Peringkat broker opsi biner:

Resminya Bitcoin sebagai komoditas dan bisa diperdagangkan di bursa berjangka didapati setelah Bappebti mengeluarkan Peraturan No 5/2020 tentang ketentuan teknis penyelenggaraan pasar fisik aset kripto di bursa berjangka.

Dalam beleid ini disebutkan bahwa cryptocurrency yang bisa diperdagangkan harus berbasis distributed ledger technology dan berbentuk aset kripto utility (utility crypto) atau kripto beragun aset (crypto backed asset).

Video Bitcoin Kini Legal Diperdagangkan di Indonesia :
[Gambas:Video CNBC]

Peringkat broker opsi biner:
Opsi biner dan forex
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: