Strategi Dan Rencana Aksi Keanekaragaman Hayati Nasional Afrika Selatan, Rencana Aksi

Peringkat broker opsi biner:

Strategi Dan Rencana Aksi Keanekaragaman Hayati Nasional Afrika Selatan, Rencana Aksi Keanekaragaman Hayati Indonesia Diperbarui – ANTARA Sumbar

Jangan cuma belajar contoh, manfaat, atau materi kekayaan keanekaragaman hayati di Indonesia. Tapi yang terpenting adalah bagimana menjaga dan melestarikan keanekaragaman hayati tersebut. Kenapa begitu? Karena sekarang ini banyak yang bangga membunuh dan membantai hewan-hewan buruan yang tergolong langka dan dilindungi, kemudian dipamerkan di media sosial. Apakah moral orang Indonesia sekarang ini sudah mulai parah seperti itu? Hemm.. PARAH.

Pentingnya keanekaragaman hayati di Indonesia tidak hanya memiliki manfaat untuk sekarang, namun juga untuk masa depan dan generasi berikutnya. Betapa indahnya bila kita bisa hidup berdampingan dengan lingkungan dan makhluk hidup sekitar. Yuk, mari belajar dan mengenali kekayaan alam di Indonesia ini. Rangkuman materi keanekaragaman hayati di Indonesia akan memberikan pengetahuan kepada kita betapa kayanya negeri kita ini. Bisa diketahui juga berbagai contoh-contoh keanekaragaman hayati yang belum tentu dimiliki oleh negara lain.

Sayang sekali kan, jika kekayaan ini tidak dijaga dan dilestarikan dan pada akhirnya punah. Ingatlah, di Indonesia sekarang ini semakin banyak kerusakan lingkungan yang menyebabkan hilangnya keanekaragaman hayati serta mengancam keberadaan flora maupun fauna yang hampir punah. Bahkan yang sudah punah juga ada, contoh harimau jawa.

Ingat . Makhluk hidup yang telah punah tidak akan pernah hidup lagi, dan tidak akan dapat kita lihat lagi sampai generi anak cucu kita nanti.

Materi ini merupakan lanjutan dari materi sebelumnya yang membahas tentang tingkat keanekaragaman hayati. Jika Anda masih belum tahu apa itu tingkat keanekaragaman hayati, silakan pelajari materi sebelumnya disini » Tingkat Keanekaragaman Hayati.

Keanekaragaman Hayati di Indonesia

Keanekaragaman Hayati di Indonesia memang sangat tinggi. Terbukti, sebagian besar jenis tumbuhan yang hidup di Bumi dapat ditemukan di Indonesia. Terdapat sekitar 38.000 jenis tumbuhan, 3.000 jenis lumut, 4.000 jenis paku, dan 20.000 jenis tumbuhan biji (8% dari dunia) yang telah diselidiki. Dari sekian ribu jenis tumbuhan yang ada, diperkirakan hanya 10% yang telah dimanfaatkan masyarakat sebagai bahan pangan, tanaman hias, obat-obatan, bahan bangunan, bahan industri, dan sebagainya.

Indonesia juga terbukti memiliki kekayaan keanekaragaman hewan yang tinggi dan banyak di antaranya merupakan hewan endemik. Dari hasil survei IBSAP pada tahun 2003 diketahui bahwa di Indonesia terdapat 515 jenis mamalia (36% endemik, peringkat pertama dunia), 35 jenis primate (25% endemik), 511 jenis reptil, 1.531 jenis burung (sebagian jenis endemik), 270 jenis amfibi, dan 212 jenis kupu-kupu (44% endemik). Contoh hewan endemik antara lain harimau jawa, jalak bali putih di Bali, badak bercula satu di Ujung Kulon (Jawa Barat), binturong, monyet, tarsius di Sulawesi Utara, kukang dan maleo hanya di Sulawesi, komodo di Pulau Komodo dan sekitarnya.

Entah kenapa sekarang ini, masyarakat Indonesia sepertinya menurun tingkat kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungannya. Akibatnya banyak spesies hewan Indonesia yang terancam punah, misalnya babirusa, harimau sumatra, harimau jawa, macan kumbang, harimau tutul, orangutan, badak sumatra, tapir, gajah, bekantan, komodo, banteng, elang jawa, trulek jawa, cendrawasih, kanguru pohon, maleo, kakatua raja, rangkong, kasuari, buaya muara, buaya irian, penyu hijau, dan ular sanca.

Faktor Penyebab Indonesia Memiliki Keanekaragaman Hayati yang Tinggi

Kenapa Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang begitu tinggi? Inilah faktor-faktor yang menyebabkan keanekaragaman hayati di Indonesia sangat tinggi.

  • Indonesia merupakan negara kepulauan
  • Indonesia memiliki unsur flora dan fauna yang berkisar dari wilayah Indomalaya sampai ke Australia
  • Indonesia terbagi menjadi 2 zona biogeografi, yakni wilayah oriental dan wilayah Australian. Wilayah oriental meliputi Sumatra, Jawa, Bali, dan Kalimantan, sedangkan wilayah Australian meliputi seluruh pulau kawasan timur Indonesia
  • Indonesia memiliki banyak pulau yang tersebar di Nusantara serta terisolasi beribu-ribu tahun sehingga tingkat endemisnya tinggi. Oleh karena itu, banyak jenis flora dan fauna yang hanya terdapat di Indonesia
  • Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki laut yang luas, yaitu 3.650.000 km2 dengan panjang garis pantai 81.000 km, 14% dari panjang pantai bumi
  • Karena lautnya luas, Indonesia memiliki pantai dengan hutan bakau yang terluas dan terkaya jenis flora dan faunanya, yaitu 4,25 juta ha;
  • Dengan laut yang luas, Indonesia memiliki sumber daya terumbu karang terkaya, misalnya atol, terumbu karang tepian, terumbu karang perintang (barrier), dan terumbu karang sebaran.

Berdasarkan faktor-faktor di atas, dapat disimpulkan bahwa keanekaragaman hayati Indonesia memang sangat tinggi. Ini dikarenakan tiap zona geografi memiliki karakter berbeda-beda, banyak pulau yang menyimpan hewan dan tumbuhan endemik, dan wilayah laut yang luas dengan biodiversitas spesifiknya. Dapat kamu bayangkan betapa beragamnya hayati Indonesia?

Peringkat broker opsi biner:

Keunikan Persebaran Keanekaragaman Hayati di Indonesia

Untuk mengetahui keunikan keanekaragaman hayati flora dan fauna di Indonesia, wilayan Indonesia dibagi menjadi tiga bagian berdasarkan Garis Wallace dan Weber. Apa itu garis Wallace dan Weber, silakan baca penjelasan lengkapnya disini » Garis Wallace dan Weber.

Berdasarkan Garis Wallace dan Weber, ada tiga zona yang membagi wilayah Indonesia.

1. Zona Oriental (Wilayah Barat Indonesia)

Zona Oriental meliputi wilayah barat Indonesia, yaitu Kalimantan, Sumatra, Jawa, dan Bali.

Keanekaragaman flora di Indonesia barat, didominasi oleh tumbuhan kanopi (tumbuhan tertinggi di hutan) sehingga membentuk hutan kanopi. Tumbuhan termasuk famili Dipterocarpaceae, meliputi kayu kruing (Dipterocarpaceae), kayu meranti (Shorea sp.), kayu kapur (Dryobalanops aromatica), dan kayu garu (Gonystylus bancanus), juga terdapat mangga (Mangifera indica), pohon durian (Durio zibethinus) dan pohon sukun (Artocarpus)

Keanekaragaman fauna di Indonesia barat, meliputi berbagai hewan asia seperti primata (kera, monyet, bekantan, orangutan, tarsius, dan sebagainya), berbagai mamalia besar (gajah, banteng, orangutan, kera, tapir, badak, harimau, rusa, babi hutan), dan berbagai jenis burung berkicau (jalak, perkutut, kutilang, dan sebagainya).

2. Zona Australia

Zona Australia atau disebut juga Australis atau Australasia, meliputi wilayah timur Indonesia, yaitu Maluku dan Papua.

Keanekaragaman flora di Indonesia Timur, terdapat hutan dengan pohon-pohon yang rendah dan berada di daerah datar seperti matoa dan Ficus (famili beringin).

Keanekaragaman fauna di Indonesia Timur, meliputi berbagai mamalia kecil, marsupalia atau mamalia berkantung (kangguru, oposum, wallabi, dan sebagainya), dan berbagai jenis burung yang warnanya mencolok (cendrawasih, kakatua, dan sebagainya)

3. Zona Peralihan

Zona peralihan merupakan wilayah yang terdapat keanekaragaman hayati berasal dari zona Oriental dan zona Australis. Zona ini meliputi wilayah tengah Indonesia, yaitu Sulawesi dan Nusa Tenggara.

Keanekaragaman flora di zona peralihan. Pada wilayah ini terdapat pohon eukaliptus dan hewan oposum yang lebih mirip dengan tumbuhan dan hewan dari zona Australasia

Keanekaragaman flora di zona peralihan, meliputi berbagai jenis hewan dari tipe asia dan australia, misalnya tarsius, anoa, babi, oposum, babirusa, burung hantu, dan burung maleo

Manfaat Keanekagaraman Hayati di Indonesia

Penjelasan di atas tentunya memberikan banyak sekali wawasan tentang betapa banyaknya kekayaan keanekaragaman hayati di Indonesia. Tidak hanya sekedar mengetahui contoh-contoh keanekaragaman hayati saja, melainkan dari keanekaragaman tersebut juga kita akan tahu berbagai manfaat keanekaragaman hayati. Penjelasan selengkapnya silakan klik disini » Manfaat Keanekaragaman Hayati.

agungidyaa

KEANEKARAGAMAN HAYATI INDONESIA

Keanekaragaman Hayati Indonesia

A. Keanekaragaman Hayati di Indonesia

Indonesia merupakan salah satu dari tiga negara yang memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi. Dua negara lainnya adalah Brasil dan Zaire. Tetapi dibandingkan dengan Brazil dan Zaire, Indonesia memiliki keunikan tersendiri. Keunikannya adalah di samping memiliki tingkat keanekaragaman hayati yang tinggi, Indonesia memiliki areal tipe indo-malaya yang luas, juga tipe oriental, australia, dan peralihannya. Selain itu, di Indonesia terdapat banyak hewan dan tumbuhan langka, serta spesies endemik.

1. Memiliki Keanekaragaman Hayati Tinggi

Indonesia terletak di daerah tropik sehingga memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi dibandingkan dengan daerah subtropik (iklim sedang) dan kutub (iklim kutub). Keanekaragaman tinggi di Indonesia dapat dijumpai di dalam lingkungan hutan tropik. Jika di hutan iklim sedang dijumpai satu atau dua jenis pohon, maka di areal yang sama di dalam hutan hujan tropik memiliki keanekaragaman hayati sekitar 300 kali lebih besar dibandingkan dengan hutan iklim sedang. Di dalam hutan hujan tropik terdapat berbagai jenis tumbuhan (flora) dan fauna yang belum dimanfaatkan, atau masih liar. Di dalam tubuh hewan dan tumbuhan itu tersimpan sifat-sifat unggul, yang mungkin dapat dimanfaatkan di masa mendatang. Sifat-sifat unggul itu misalnya tumbuhan yang tahan penyakit, tahan kekeringan, dan tahan terhadap kadar garam yang tinggi. Ada pula yang memiliki sifat menghasilkan bahan kimia beracun. Jadi, di dalam dunia hewan dan tumbuhan, baik yang sudah dibudidayakan maupun belum, terdapat sifat-sifat unggul yang perlu dilestarikan.

2. Memiliki Tumbuhan Tipe Indo-Malaya yang Arealnya Luas

Tumbuhan di Indonesia merupakan bagian dari daerah geografi tumbuhan indo-malaya, seperti yang dinyatakan oleh Ronald D. Good dalam bukunya The Geography of Flowering Plants. Flora indo-malaya meliputi tumbuhan yang hidup di India, Vietnam, Thailand, Malaysia, Indonesia, dan Philipina. Flora yang tumbuh di Malaysia, Indonesia, dan Philipina sering disebut sebagai kelompok flora malenesia.

Hutan di Indonesia dan hutan-hutan di daerah flora malenesia memiliki kurang lebih 248.000 spesies tumbuhan tinggi. Jumlah ini kira-kira setengah dari seluruh spesies tumbuhan di bumi. Hutan hujan tropik di malenesia didominasi oleh pohon dari famili Dipterocarpaceae, yaitu pohon-pohon yang menghasilkan biji bersayap. Biasanya Dipterocarceae merupakan tumbuhan tertinggi. Tumbuhan yang termasuk famili Dipterocarpaceae misalnya keruing (dipterocarus spp.), meranti (Shorea spp.), kayu garu (Gonystylus bancanus), dan kayu kapur (Dyrobalanops aromatica).

3. Memiliki Hewan Tipe Oriental (Asia), Australia, Serta Perlalihannya

Ketika Alfred Russel Wallace mengunjungi Indonesia pada tahun 1856, ia menemukan perbedaan besar fauna di beberapa daerah di Indonesia (waktu itu Hindia Belanda). Ketika ia mengunjungi Bali dan Lombok, ia menemukan perbedaan hewan di kedua daerah tersebut. Di Bali, terdapat banyak hewan yang mirip dengan hewan-hewan yang mirip hewan-hewan Asia (Oriental), sedangkan di Lombok hewan-hewannya mirip dengan Australia. Oleh sebab itu, kemudian ia membuat garis pemisah yang memanjang mulai dari Selat Lombok ke Utara melewati Selat Makasar dan Philipina Selatan. Garis ini disebut Garis Wallace.

Gambar 5. Garis Wallace

Indonesia terbagi menjadi dua zoogeografi yang dibatasi oleh Garis Wallace. Garis Wallace membelah Selat Makasar menuju ke Selatan hingga ke Selat Lombok. Jadi, Garis Wallace memisahkan wilayah oriental (termasuk Sumatera, Jawa, Bali, dan Kalimantan) dengan wilayah Australia (Sulawesi, Irian, Maluku, Nusa Tenggara Barat dan Timur).

Fauna Daerah Oriental

Hewan-hewan di bagian barat Indonesia (Oriental) yang meliputi Sumatera, Jawa dan Kalimantan, serta pulau-pulaunya memiliki ciri-ciri sebagai berikut.

-Banyak spesies mamalia yang berukuran besar, misalnya gajah, banteng, harimau, badak. Mamalia berkantung jumlahnya sedikit, bahkan hampir tidak ada.

-Terdapat berbagai macam kera. Kalimantan merupakan pulau yang paling kaya kan jenis-jenis primata. Ada tiga jenis primata, misalnya bekantan, tarsius, loris hantu, orang utan.

-Terdapat hewan endemik, seperti:

1. Badak bercula satu di Ujung Kulon

2. Binturong (Arctictis binturong), hewan sebangsa beruang tapi kecil

3. Monyet Presbytis thomasi

4. Tarsius (Tarsius bancanus)

5. Kukang (Mycticebus coucang)

-Burung-burung Oriental memiliki warna yang kurang menarik dibanding burung-burung di daerah Australia, tetapi dapat berkicau. Burung-burung yang endemik misalnya jalak bali (Leucopsar rothschildi), elang jawa, murai mengkilat (Myophoneus melurunus), elang putih (Mycrohyerax latifrons), ayam hutan berdada merah (Arborphila hyperithra), ayam pegar.

Fauna Daerah Australia

Jenis-jenis hewan di Indonesia bagian Timur, yaitu Irian, Maluku, Sulawesi, Nusa Tenggara, relatif sama dengan Australia. Ciri-ciri hewan di Indonesia bagian Timur adalah:

a) Mamalia berukuran kecil

b) Banyak hewan berkantung

c) Tidak terdapat spesies kera

d) Jenis-jenis burung memiliki warna yang beragam

Memiliki Banyak Hewan dan Tumbuhan Langka

Di Indonesia banyak terdapat hewan dan tumbuhan yang telah langka. Hewan langka misalnya:

  • Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae)
  • Harimau jawa (Panthera tigris sondanicus)
  • Macan kumbang (Panthera pardus)
  • Badak sumatera (Decerorhinus sumatrensis)
  • Tapir (Tapirus indicus)
  • Gajah asia (Elephas maximus)
  • Bekantan (Nasalis larvatus)
  • Komodo (Varanus komodoensis)

Tumbuh-tumbuhan langka misalnya:

  • Sawo kecik (Manilkara kauki)
  • Winong (Tertrameles nudiflora)
  • Sanca hijau (Pterospermum javanicum)
  • Gandaria (Bouea marcophylla)
  • Matoa (Pometis pinnata)
  • Sukun berbiji (Artocarpus communis)

Memiliki Banyak Hewan dan Tumbuhan Endemik

Di Indonesia terdapat hewan dan tumbuhan endemik. Hewan dan tumbuhan endemik Indonesia artinya hewan dan tumbuhan itu haya ada di Indonesia, tidak terdapat di negara lain.

Hewan endemik misalnya harimau jawa, harimau bali (sudah punah), jalak bali putih di Bali, badak bercula satu di Ujung Kulon, biturong, monyet Presbytis thomasi, tarsius, kukang, maleo hanya di Sulawesi, komodo di Pulau Komodo dan sekitarnya.

Tumbuhan yang endemik terutama dari genus Rafflesia arnoldii (endemik di Sumatera Barat, Bengkulu, dan Aceh), R. borneensis (Kalimantan), R. ciliata(Kalimantan Timur), R. horsfilldii (Jawa), R. patma (Nusa Kambangan dan Pangandaran), R. rochussenii (Jawa Barat), dan R. contleyi (Sumatera bagian timur).

Peringkat broker opsi biner:
Opsi biner dan forex
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: