Strategi Untuk Pemula Di Forex, Cara menang trading rise fall binary

Peringkat broker opsi biner:

5 Strategi Trading Terbaik Di Binary Options

Dibaca Normal 7 menit

Untuk menentukan strategi binary options terbaik, Anda bisa mendasarkannya pada gaya dan kebutuhan trading. Namun bila masih kebingungan mencari mana yang patut dicoba, 5 strategi ini bisa menjadi pertimbangan awal.

Trading forex di binary options sering disebut lebih mudah dari spot forex. Bagaimana tidak? Anda hanya perlu memilih “call” saat memperkirakan harga akan naik, atau “put” ketika yakin harga bakal turun. Tak ada perhitungan lot, spread, dan seberapa banyak Anda akan profit atau loss dapat langsung diketahui bahkan sebelum entry. Tapi tetap saja, untuk bisa mengetahui kemana arah harga, Anda harus melakukan analisa dan mempunyai strategi khusus agar bisa mendapat profit yang diinginkan.

Strategi trading binary options sangat bermacam-macam, mulai dari yang didasarkan pada expiry time seperti strategi 1 menit, 5 menit, dan 15 menit, hingga yang mengaplikasikan indikator tertentu seperti bollinger bands dan MACD. Ada juga beberapa strategi yang mengikuti arah harga seperti trend dan sideways trading, juga yang mengandalkan pola candle seperti pin bar dan inside bar. Strategi-strategi yang fokus pada cara trading seperti hedging, reversal, dan straddle juga tak luput dari daftar metode yang bisa Anda gunakan di binary options. Lalu, dari sekian banyak strategi tersebut, manakah yang terbaik?

Jawaban untuk setiap trader bisa saja berbeda, karena setiap strategi memiliki ciri, kelebihan, dan kekurangannya masing-masing. Maka dari itu, saran terbaik dalam memilih strategi adalah untuk mengambil mana yang paling Anda pahami, juga sesuai dengan gaya dan kebutuhan trading Anda. Misalnya, jika Anda termasuk tipe trader agresif dan responsif terhadap perubahan harga, Anda bisa mengambil strategi jangka pendek seperti trading binary options 1 menit.

Beragamnya jawaban untuk strategi terbaik bukan berarti tidak ada daftar metode yang direkomendasikan sama sekali. Di bawah ini adalah daftar 5 strategi trading terbaik di binary options yang patut Anda coba:

1. Strategi Tren

Tak dapat dipungkiri, trenharga selalu membawa potensi tak ternilai. Baik di spot forex maupun binary options, tren banyakdinilai sebagai kondisi paling ideal untuk entri. Walaupun binary options tak lagi memperhitungkan besar pergerakan harga untuk menimbang keuntungan, namun open option di saat harga trending dengan kuat tetap lebih disukai. Ini karena tren dapat mempermudah Anda untuk menganalisa arah pergerakan harga. Jika tren masih terus berlanjut, Anda bisa lebih mudah mengambil opsi “call” atau “put” dengan lebih meyakinkan.

Karena keuntungan di atas, strategi tren banyak dipilih trader binary options, baik yang masih pemula maupun yang telah berpengalaman. Indikator-indikator yang populer digunakan dalam strategi ini adalah MA (Moving Averages) dan trend line. Umumnya, trader pengikut tren akan mencari sinyal penerusan, sementara mereka yang suka melawan arus, lebih mencari sinyal pembalikan. Pembahasan lebih lengkap mengenai cara trading dengan strategi tren binary options dapat Anda temukan di halaman ini.

2. Strategi Pin Bar

Strategi ini mengandalkan pin bar, yaitu bentukan candle dengan body yang kecil dan sumbu panjang melebihi besar body-nya. Pin bar adalah salah satu sinyal pembalikan yang cukup dipercaya oleh banyak trader. Baik sebagai indikator utama maupun sekedar konfirmator, kemunculan pin bar selalu dianggap penting.

Letak sumbu pin bar yang lebih panjang dapat diambil sebagai pedoman untuk memperkirakan kemana arah harga akan berbalik. Misalnya, suatu pin bar yang sumbu panjangnya terletak di bagian bawah candle di sebut sebagai Bullish pin bar. Jika pin bar ini terjadi setelah sebelumnya ada candle bearish, maka pola tersebut bisa menjadi sinyal bahwa harga akan berbalik bullish. Ada lebih banyak cara untuk trading dengan memanfaatkan pin bar, keterangan lebih lengkapnya bisa Anda simak di sini.

3. Strategi Hedging

Satu lagi strategi yang patut dipertimbangkan dalam trading binary options adalah strategi hedging. Di binary options, penggunaan strategi hedging bisa lebih fleksibel, karena broker binary options umumnya tak melarang trader untuk menempatkan opsi yang berlawanan dalam suatu instrumen di waktu yang bersamaan. Karena kemudahan ini, Anda bisa memaksimalkan peluang hedging dengan lebih baik.

Peringkat broker opsi biner:

Tujuan utama hedging sebenarnya adalah untuk mengantisipasi kerugian dari option yang akan berakhir out-of-the-money. Jadi apabila Anda punya option “call” yang akan berakhir dalam 5 menit, namun harga masih bergerak dalam sentimen bearish yang kuat, Anda bisa membuka option “put” baru untuk mengimbangi potensi loss dari posisi pertama. Namun sebelum menerapkan strategi ini, ada baiknya Anda belajar memahami resiko hedging terlebih dulu. Walaupun tampak efektif di luar, namun pengguna hedging yang kurang optimal justru dapat melipatgandakan resiko kerugian. Untuk melihat hal penting apa saja yang perlu diperhatikan saat melakukan hedging binary options, silahkan berkunjung ke artikel ini.

4. Strategi Risk Reversal

Mirip dengan strategi hedging, risk reversal juga merupakan metode yang dijalankan dengan membuka 2 option “call” dan “put” dalam waktu yang sama. Bedanya, tujuan risk reversal di sini bukan cuma untuk meminimalisir resiko, tapi juga membuat keuntungan baru. Lalu, bagaimanakah caranya?

Jika Anda telah belajar bagaimana caranya melakukan hedging, maka Anda tak akan kesulitan mencoba strategi risk reversal. Tak banyak perbedaan dalam cara penerapan dari kedua strategi ini. Untuk risk reversal, Anda hanya perlu menempatkan jumlah kapital yang berbeda di 2 option yang Anda buka. Kapital terbanyak tentunya Anda tempatkan di option yang paling Anda yakini akan berhasil. Sehingga, walaupun salah satu option nantinya akan berakhir out-of-the-money, akan tetap ada profit yang Anda menangkan di sini. Anda bisa membuka halaman ini untuk melihat contoh yang lebih jelas dari penggunaan risk reversal. Juga, strategi ini akan semakin menguntungkan bila broker Anda memiliki fasilitas refund untuk option yang gagal.

5. Strategi Straddle

Strategi straddle masih berhubungan dengan penempatan opsi “call” dan “put” secara bersamaan. Di sini, ada penekanan terhadap kondisi harga dan cara analisa yang dapat membantu Anda mencari level-level potensial untuk entry option. Pada dasarnya, straddle memusatkan fokus pada support dan resistance sebagai pembatas harga yang menetapkan area “call” dan “put”. Level-level overbought dan oversold pada indikator oscillator juga bisa dimanfaatkan sebagai area entry potensial.

Pada gambar di atas, tampak bahwa titik open “call” dan “put” telah disesuaikan dengan grafik RSI yang sempat mencapai overbought dan oversold. Anda bisa memanfaatkan peluang seperti itu dengan menyesuaikan expiry time agar kedua option tersebut berakhir di waktu yang sama. Jika Anda berhasil, keuntungan bukan hanya didapat dari satu option saja, tapi 2 option tersebut akan sama-sama menghasilkan profit.

Perlu diperhatikan bahwa penentuan expiry time adalah kunci dalam strategi straddle. Ini karena Anda tak akan bisa profit bila 2 option Anda baru diclose saat harga sudah menembus salah satu batas support atau resistance. Untuk itu, penetapan range harga yang valid dan kondisi market dengan volatilitas stabil sangat diperlukan, agar Anda bisa lebih memastikan bahwa harga akan tetap berada di dalam range saat kedua option Anda berakhir.

Jangan Lupakan 2 Hal Ini

Terlepas dari segala cara dan analisa yang bisa diaplikasikan dalam kelima strategi di atas, trading Anda tak akan berhasil jika tidak memperhatikan kedua aspek penting ini:

  • Analisa Fundamental

Memperhatikan rilis fundamental adalah komponen penting yang harus selalu Anda perhatikan, karena hal ini bisa sangat berpengaruh bagi keputusan trading Anda. Misalnya, pilihan option dengan kapital lebih banyak di strategi risk reversal juga dapat dipengaruhi oleh rilis data fundamental. Dengan mengamati faktor-faktor penggerak harga secara fundamental, Anda akan dapat mengantisipasi perubahan tren, volatilitas, sentimen pasar, juga momen entry terbaik.

  • Manajemen Resiko

Bagian ini adalah aspek trading yang perlu selalu Anda sertakan. Walaupun lima strategi di atas bisa disebut sebagai yang terbaik, namun tetap saja tak ada yang bisa membawa hasil pasti. Dengan kata lain, angka profit hanya bersifat kemungkinan, demikian juga dengan potensi loss. Di sini, manajemen resiko dapat difungsikan untuk membatasi kerugian pada tingkat yang sesuai dengan batas toleransi Anda. Oleh karena itu, apapun jenis strateginya, selalu lengkapi sistem trading Anda dengan manajemen resiko.

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, Anda juga bisa langsung bertanya pada ahli kami pada forum tanya jawab berikut.

Macam – Macam Strategi Trading Untuk Pemula

Untuk menjadi trader forex yang profitable, strategi tak perlu dibuat rumit. Bahkan pemula yang baru belajar pun bisa profit jika teknik trading forex yang digunakan simple dan mudah dipahami. Untuk itu, artikel ini akan membahas 4 strategi trading untuk pemula sederhana yang cocok bagi para pemula.

4 Strategi Trading Untuk Pemula Paling Sederhana

Strategi Trading untuk Pemula #1 : Crossing Moving Average

Moving Average (MA) adalah indikator trend paling umum yang banyak digunakan trader. Mulai dari pemula hingga profesional, MA senantiasa difungsikan untuk mengidentifikasi arah trend. Pada dasarnya, ketika MA berada di bawah harga maka ia mengkonfirmasikan jika harga saat ini dalam trend bullish (naik). Sebaliknya, saat MA bergerak di atas harga, itu artinya trend saat ini teridentifikasi bearish (menurun).

Teknik trading forex dengan MA biasanya mengandalkan momen crossing (persilangan) MA. Ketika MA melintasi harga, garis indikator berpindah posisi dan menandakan perubahan arah trend. Gambar di bawah ini menunjukkan bagaimana menerapkan teknik trading forex dengan MA untuk pemula.

Strategi Trading untuk Pemula #2 :Overbought dan Oversold

Overbought atau jenuh beli adalah suatu kondisi di mana kenaikan harga telah mencapai area maksimal, sehingga harga kemudian akan turun. Sebaliknya, oversold atau jenuh jual menunjukkan kondisi harga yang sudah turun di area paling bawah, sehingga harga selanjutnya akan kembali naik.

Overbought dan oversold harga tidak terlihat dalam pergerakan di chart. Untuk melihatnya, diperlukan petunjuk sinyal dari indikator oscillator seperti RSI, Stochastic, CCI, dsb. Selain berbeda dalam hal tampilan, masing-masing indikator memiliki patokan overbought dan oversold yang tidak sama.

RSI misalnya, memperlihatkan batas overbought di level 70 dan limit oversold di 30. Stochastic mempunyai level-level 80 dan 20, sedangkan CCI mensinyalkan overbought harga jika grafik indikator melewati batas +100, dan oversold saat harga turun menembus -100.

Dengan pemahaman overbought dan oversold yang biasanya membawa peluang reversal, maka tidak sulit bagi pemula untuk mengandalkan kedua hal tersebut sebagai teknik trading forex andalan. Grafik di bawah ini memperlihatkan bagaimana cara menjalankan strategi trading forex simple dengan overbought dan oversold yang dihasilkan dari indikator RSI.

Strategi Trading untuk Pemula #3 : Sideways Trading

Sideways adalah situasi di mana harga bergerak stabil dan cenderung mendatar (tidak menanjak seperti dalam bullish trend atau menurun seperti ketika terjadi bearish trend). Pergerakan seperti ini cukup sering terjadi, tapi tidak banyak trader memanfaatkannya karena dinilai kurang potensial.

Padahal, jika trader mengetahui teknik trading forex di pasar sideways, profit akan mudah sekali didapatkan. Strategi ini mengandalkan level-level support dan resistance yang menjadi batas bawah dan atas harga dalam suatu range.

Support resistance bisa ditentukan dari banyak hal, mulai dari cara manual dengan melihat pola harga, level psikologis, tool Fibonacci, atau metode Pivot Point. Prinsip dasarnya, ketika harga membentur support yang telah teruji, ia akan memantul naik. Saat harga mendekati resistance teruji, kemungkinan pertama yang diantisipasi dari pergerakan semacam itu adalah harga memantul turun setelah gagal menembus garis resistance.

Gambar di bawah ini menunjukkan teknik trading forex simple dengan support resistance yang ditarik secara manual dari pola harga.

Strategi Trading untuk Pemula #4 : Breakout Trendline

Berbanding terbalik dengan strategi sideways, teknik trading forex ini efektif ketika pasar sedang trending. Trendline pada dasarnya adalah garis vertikal yang bertindak sebagai support (ketika harga naik) atau resistance (saat trend harga menurun).

Breakout terjadi ketika harga tiba-tiba menembus trendline dan berganti arah. Jika garis trendline itu teruji kuat, maka sinyal breakout ini bisa menjadi awal dari sebuah reversal (pembalikan harga). Di chart ini, terlihat jelas bagaimana peluang open buy tercipta setelah garis trendline dipatahkan oleh harga yang berbalik menguat.

Bagaimana cara memilih strategi trading untuk pemula yang paling cocok?

Dari 4 pilihan strategi trading untuk pemula paling sederhana di atas, tidak ada yang benar atau salah, apalagi yang menguntungkan atau merugikan. Semua teknik bisa mendatangkan hasil asal digunakan dengan benar. Maka dari itu, pilihlah strategi yang paling Anda pahami lalu uji kecocokannya di akun demo. Belajar forex memang susah susah gampang, tapi ditekuni bisa menghasilkan keuntungan yang diluar dugaan.

  • Apapun pilihan strategi trading forex Anda nantinya, jangan abaikan 4 hal penting ini:
    Selalu perhatikan isu fundamental yang sedang terjadi. Meskipun Anda mengandalkan analisa teknikal, pergerakan harga didorong oleh sentimen jual beli yang seringkali dipengaruhi oleh fundamental.
  • Gunakan metode price action untuk mengkonfirmasi sinyal indikator. Price action adalah pola harga yang terbentuk di chart. Besar kecil atau panjang pendek candlestick adalah cerminan perilaku buyer dan seller. Jadi sebenarnya, Anda bisa mengenali pola penting dalam price action untuk mengkonfirmasi sinyal pembalikan atau penerusan dari indikator.
  • Selalu terapkan manajemen risiko untuk mengantisipasi kerugian. Sebaik apapun teknik trading forex yang Anda gunakan, selalu ada peluang rugi yang harus ditanggung. Jadi sebaiknya antisipasi kerugian tersebut dengan meminimalisir loss lewat aturan manajemen risiko.
  • Berusahalah untuk disiplin menerapkan teknik trading forex atau biasa juga disebut ‘Displin Trading‘. Tanpa konsistensi, strategi trading tak akan bekerja maksimal, dan Anda bakal lebih mudah terjerumus dalam kesalahan pemula yang masih suka meninggalkan teknik tradingnya untuk berspekulasi. Percayalah, tindakan ini tak akan membawa kebaikan dalam jangka panjang.
Peringkat broker opsi biner:
Opsi biner dan forex
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: