Teknik Kotak Forex, 3 Dasar Teknik Trading Forex Yang Wajib Dipelajari

Peringkat broker opsi biner:

3 Dasar Teknik Trading Forex Yang Wajib Dipelajari

Dibaca Normal 4 menit

Walaupun kondisi pasar selalu berubah-ubah, tetapi ada tiga dasar teknik trading forex yang hampir selalu konstan dan wajib diketahui semua trader.

Banyak trader forex mencari strategi ampuh yang bisa mengantarkan mereka ke kebebasan finansial secara instan. Padahal, belajar forex dari tahap ke tahap merupakan sesuatu yang mutlak harus dilakukan. Bahkan para trader berpengalaman pun masih harus terus belajar agar selalu bisa menyesuaikan diri dengan kondisi pasar yang selalu berubah-ubah. Strategi yang berjalan lancar hari ini bisa tiba-tiba mengakibatkan loss besar-besaran minggu depan, sehingga penyesuaian selalu perlu dilakukan.

Namun demikian, ada tiga dasar teknik trading forex yang hampir selalu konstan. Ketiga dasar teknik trading forex ini perlu diingat oleh setiap trader.

1. “Trade with the Trend”

Bagi trader forex, trend adalah kawan paling akrab yang bila kita berusaha melawannya maka bisa-bisa jadi berbahaya. Memang ada teknik trading forex “melawan tren”, tetapi pada umumnya dalam bertrading, akan lebih mudah untuk panen profit jika “trade with the trend”.

Secara kasar, ini artinya, jika ada uptrend (tren naik), maka trader sebaiknya hanya buka posisi “buy” saja. Sebaliknya, saat downtrend (tren turun), sebaiknya hanya buka posisi sell saja.

Namun, jika lebih cermat lagi maka perlu juga mengetahui bagaimana bertrading di tengah tiga trend dalam forex: bullish (saat harga suatu pair naik), bearish (saat harga suatu pair turun), dan sideways/ranging (saat harga bergerak naik-turun dalam kisaran sempit). Setiap trader perlu mengenal apa itu “trend” dan bagaimana mendeteksi awal dan akhir tren. Pemahaman ini sangat penting karena berhubungan dengan bagaimana kita akan mentradingkan suatu pasangan mata uang nantinya.

2. “Buy at Support”

Secara harfiah, ini berarti seorang trader direkomendasikan untuk membuka posisi “buy” pada suatu pair saat harga berada di level terendah (level support). Dengan ekspektasi setelah mencapai level terendah kemudian harga akan berbalik naik, maka disini trader wajib mempelajari teori support-resistance dengan baik.

Salah satu teknik trading forex yang paling banyak direkomendasikan adalah melakukan buy ketika harga bullish sedang terkoreksi. Sebagaimana bisa dilihat di gambar dibawah ini, saat tren bullish pun harga tak mulus naik terus. Beberapa kali, grafik “terkoreksi”, mundur sebelum kemudian naik lagi. Nah, di momen-momen itu lah yang sering dianggap terbaik untuk “buy” suatu pair forex.

Bagaimana untuk mengetahui kalau harga akan melesat naik lagi atau terus berbalik turun? Untuk ini, perlu dipelajari dan dipraktekkan dulu berbagai teknik mengenali support-resistance.

3. “Sell at Resistance”

Berkebalikan dengan poin dua, posisi “sell” sebaiknya dibuka saat harga berada di puncak (level resistance), dimana harga akan berbalik dari naik ke turun. Di sini pun, adalah suatu langkah yang bagus untuk melakukan “sell” ketika tren bearish sedang terkoreksi.

Peringkat broker opsi biner:

Umpama pair forex GBP/USD sedang anjlok. Untuk beberapa saat, harga akan merosot terus, tetapi nanti akan ada momen dimana harga seakan-akan akan berbalik naik. “Koreksi” semacam ini banyak dicari trader, karena jika situasinya tepat maka harga bukannya naik terus, tetapi kembali melanjutkan tren awalnya, yakni bearish.

Banyak teknik trading forex terdengar mudah saat dibaca, tetapi sulit diterapkan. Satu tips yang diberikan oleh hampir semua master trading adalah agar semua teknik trading sebaiknya diuji terlebih dahulu di akun demo. Di akun demo, sebelum menanamkan tabungan hari tua untuk bertrading forex, kita bisa berlatih dengan uang virtual. Seringkali juga, untuk menerapkan 3 teknik trading forex sederhana ini diperlukan pula pembelajaran analisa teknikal sebagai pendukung utama.

Selain membaca uraian di atas, infografi berikut ini juga bisa menjadi acuan memahami 3 dasar teknik trading forex dengan lebih mudah:

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut perihal teknik trading forex, selain kolom komentar, Anda juga bisa langsung bertanya pada ahli kami pada forum tanya jawab tentang Cara Trading berikut.

Artikel ini juga telah diunggah di Instagram dan bisa dilihat di sini. Agar tetap terhubung dengan Update konten Seputarforex di Instagram, Follow kami di IG: @Seputarforex.

Alumnus Fakultas Ekonomi, mengenal dunia trading sejak tahun 2020. Seorang News-junkie yang menyukai analisa fundamental untuk trading forex dan investasi saham. Kini menulis topik seputar Currency, Stocks, Commodity, dan Personal Finance dalam bentuk berita maupun artikel sembari trading di sela jam kerja.

3 Teknik Dasar Trading Forex Yang Wajib Diketahui

Trading forex banyak dianggap sebagai salah satu jalan cepat menuju kebebasan finansial, pernyataan ini sebenarnya ada benarnya juga, namun tidak selamanya benar. Trading forex memang benar dapat membawa trader menuju kebebasan finansial, namun diperlukan sebuah pembelajaran yang panjang dan disiplin dalam trading sehingga tujuan dapat tercapai. Inilah yang terkadang tidak ditaati oleh banyak trader yang menginginkan jalan cepat, mereka menganggap kalau semua bisa ditempuh dengan instan padahal tidak.

Strategi trading yang dibuat oleh satu orang tidak selamanya bisa berhasil pada trader yang lain, begitu juga strategi trading yang dilakukan pada hari ini belum tentu dapat membawa kesukesan di trading selanjutnya, bahkan juga bisa mengakibatkan loss dalam jumlah yang besar. Inilah mengapa penyesuaian dalam trading itu wajib dan mutlak dilakukan supaya bisa selalu dapat memperoleh keuntungan dalam trading.

Bagi seorang trader pemula ada 3 teknik dasar forex yang wajib dipelajari dan diingat supaya bisa mendapatkan kesuksesan dalam trading.

THE TREND IS YOUR FRIEND

Inilah yang wajib dipahami, jangan sekali sekali menentang trend dan arus, trend adalah teman paling akrab seorang trader. Hanya dengan memahami sebuah trend, seorang trader bisa mendapatkan keuntungan dalam trading. Menentang trend adalah sebuah kesalahan besar dalam sebuah trading.

Dalam perkembangannya memang ada beberapa teknik trading yang sifatnya menentang trend, tapi cukup berbahaya dan hanya mendapatkan keuntungan yang tidak sebanding dengan faktor resiko yang ditempuh. Sebenarnya tepatnya bukan menentang trend, tapi memanfaatkan koreksi harga dari sebuah trend yang berjalan, karena pada koreksi harga ini memang berlawanan dari trend namun arus dan lajunya memang tidak se agresif saat trend berjalan.

Dari sini bisa diartikan kalau saat terjadi up trend sebaiknya hanya buka satu posisi BUY dan begitu juga sebaliknya, saat terjadi down trend sebaiknya hanya buka satu posisi SELL saja. Hindari membuka posisi BUY atau SELL saat terjadi sideways, walaupun tetap bisa mendapatkan keuntungan tapi tetap saja resiko yang ditempuh tidak sebanding dengan apa yang didapatkan.

BUY DI SUPPORT AREA

Ini masih terkait dengan point no 1 diatas, saat terjadi sebuah trend ada kalanya harga menyentuh titik support ataupun titik resistance. Peluang terbaik untuk mengambil posisi BUY atau SELL pada sebuah trend adalah saat harga berada di level support atau berada pada level terendah sebuah trend.

Ekspektasi dari pengambilan posisi ini saat mencapai level support dari sebuah trend, harga akan berbalik naik. Namun berhati hatilah saat terjadi break out di level support, karena bisa saja pembalikan pola trend. Dari sini seorang trader wajib hukumnya mempelajari mengenai support dan resistance dengan baik supaya tidak terjebak false signal.

Cara terbaik untuk melakukannya adalah saat harga sedang terkoreksi sebelum akhirnya naik lagi seperti yang terlihat pada gambar diatas.

SELL DI RESISTANCE AREA

Ini kebalikan dengan point nomer 2 diatas, dimana harga diambil saat harga berada di puncak atau berada di level resistance. Ini adalah kondisi dimana up trend berbalik arah menjadi down trend, saat break out support area akan membuat pola pembalikan dari up trend menjadi down trend. Ini adalah saat yang tepat untuk membuka posisi SELL.

Tapi berhati hatilah saat terjadi break out, bisa saja itu adalah false break out, jadi saat pertama kali terjadi break out janganlah terburu buru mengambil posisi jual karena ditakutkan itu hanyalah false break out dan harga akan kembali naik. Tunggulah satu candel berikutnya apakah terkonfirmasi dengan benar atau tidak, kalau memang terkonfirmasi dengan benar, maka tidak ada salahnya untuk membuka posisi SELL di resistance. Titik ini adalah saat support menjadi sebuah resistance.

Atau bisa juga memanfaatkan koreksi saat terjadi sebuah trend, seumpama terjadi sebuah trend yang sangat kuat, tidak selamanya harga akan bergerak satu arah bukan? Pasti aka nada kalanya harga terkoreksi, nah saat harga terkoreksi ke level resistance inilah yang juga banyak dicari oleh para trader untuk membuka posisi SELL.

Semua ini terdengar mudah bukan? Namun percayalah kalau ini tidak semudah apa yang dibayangkan. Sebelum mencobanya di akun real, ada baiknya memperdalam tiga teknik dasar ini di akun demo supaya bisa lebih memahami daripada sekedar teori saja.

Cukup banyak teknik trading forex yang terdengar mudah saat hanya masih berupa teori dan menjadi sebuah kendala besar saat praktek di lapangan. Satu satunya jalan untuk memperdalam ketiga teknik ini, the trend is your friend, buy di support area dan sell di resistance area adalah denga memperbanyak latihan supaya bisa semakin memahami karakteristik sebuah mata uang. Kalau memang dibutuhkan bisa juga dengan tambahan mempelajari beberapa indikator teknikal pendukung yang akan kami bahas di bahasan selanjutnya.

Peringkat broker opsi biner:
Opsi biner dan forex
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: