Trading Dengan Robot Keunggulan dan Kelemahan Robot Trading Forex (EA)

Peringkat broker opsi biner:

Keunggulan dan Kelemahan Robot Trading Forex (EA)

Dibaca Normal 5 menit

Robot Trading Forex (EA) adalah alat yang dapat bertrading forex secara otomatis. Sebelum memakainya, ada keunggulan dan kelemahan EA yang perlu Anda tahu.

Autotrading Robot atau yang sering disebut dengan istilah “Expert Advisor” (EA), adalah sebuah alat elektronik yang bekerja sendiri untuk mencari peluang open trade, baik open sell ataupun buy di forex market. Robot Trading Forex (EA) disini bukan secara fisik. Tetapi sebuah software untuk trading forex secara otomatis. Tanpa Anda melakukan perintah Buy/Sell, robot akan mengerjakan sendiri untuk Anda.

Bicara soal EA, tidak akan ada habisnya. Apalagi kalau dibandingkan dengan trading manual. Supaya jelas pangkal dan ujungnya, yuk kita kupas apa saja sih keunggulan dan kelemahan Robot Trading.

Keunggulan Robot Trading Forex

Inilah beberapa keunggulan Robot Trading yang menjadi alasan utama kenapa banyak trader berhenti trading sendiri dan ganti menggunakan EA:

a. Multi-tasking.

Robot Trading forex mampu menjalankan ratusan hingga ribuan instruksi per detik untuk menyisir dan mengeksekusi setiap peluang trading forex. Beban kerja tadi jelas melampaui batas kemampuan manusia, tetapi mudah-mudah saja dilakukan EA. Namun, perlu diingat, tidak semua Robot Trading Forex memiliki performa setinggi itu, karena tergantung sistem yang melandasi pembuatannya juga.

b. Tak terpengaruh emosi.

Dalam kondisi market apapun, Robot Trading Forex hanya menjalankan instruksi sesuai dengan standar-standar pemrograman, tanpa intervensi emosi. Dalam artian tersebut, EA akan mengeksekusi order seperti buy atau sell dan meletakkan Stop Loss dan Take Profit persis seperti rumusan programnya.

Berbeda dengan trading manual, di mana trader mudah terpengaruh emosi saat menghadapi gejolak harga. Mereka biasanya akan menggeser-geser posisi SL dan TP akibat merasa serakah atau sebaliknya, cemas menghadapi harga yang tak bergerak sesuai keinginan. Dalam jangka panjang, kebiasaan buruk tersebut bisa jadi penghambat kesuksesan, sehingga EA yang bebas emosi dipandang lebih unggul.

c. Aktif 24/7, non-stop.

Selama terkoneksi dengan VPS, Robot Trading Forex dapat bekerja sepanjang hari, non-stop. Jadi, begitu ada peluang trading muncul, Robot akan selalu siap siaga mengeksekusi order market, kapanpun. Dengan kata lain, kalau Anda menggunakan EA, tidak perlu lagi khawatir akan melewatkan peluang trading meskipun Anda sibuk dengan kegiatan lain atau sedang beristirahat.

d. Performa trading dapat diuji.

Karena Robot selalu konsisten mengikuti standar pemogramannya, maka performa trading-nya pun bisa diukur dengan jelas pula. Umumnya, performa robot trading diukur dengan metode backtest dan forward testing. Jadi, sebelum Anda membeli Robot Trading Forex, pastikan dulu bahwa laporan kinerjanya baik.

Mau beli robot EA tapi pusing membuktikan performa-nya? Tak usah bingung-bingung, artikel ini akan memberikan Anda bukti performa nyata robot trading Forex dengan mudah dan sederhana

Peringkat broker opsi biner:

e. Fitur-fitur baru terus diperbarui dan berkembang.

Seiring berkembangnya proses pengembangan Robot Trading Forex, semakin banyak fitur-fitur baru turut berkembang untuk mengikuti dinamika pasar. Misalnya saja, fitur news filter dan invisible mode (untuk menghindari broker yang stop loss-hunting).

Supaya Anda dapat menikmati fitur-fitur tercanggih, cari developer robot trading Forex yang menyediakan auto-update. Dengan fitur tersebut, Robot Trading akan selalu terbaharukan dengan fitur-fitur terbaru.

Kelemahan Robot Trading Forex

Tak ada gading tak retak, robot trading Forex pun memiliki kekurangan, antara lain:

a. Memakan biaya tambahan.

Trading menggunakan robot EA sudah pasti memakan biaya lebih tinggi daripada trading manual. Selain mengeluarkan biaya untuk membeli robot itu sendiri, Anda juga harus secara rutin membayar biaya sewa VPS. Dan percayalah, semakin bagus kualitasnya, semakin tinggi pula biayanya. (Baca juga: Robot Trading Forex (EA) vs Manual)

b. Kurang mampu menyesuaikan diri pada kondisi market tertentu.

Sewaktu rilis berita berdampak tinggi, biasanya trader-trader oportunis memanfaatkan gejolak pergerakan harga untuk meraih profit. Kegiatan tadi nama kerennya adalah news trading, dan biasanya dilakukan oleh para scalper. Namun, kegiatan tersebut resikonya jauh lebih tinggi daripada trading pada kondisi pasar normal; kalau lagi beruntung bisa bawa pulang uang banyak, kalau buntung maka isi akun bisa ludes seketika.

Sayangnya, robot trading tidak didesain untuk bisa beradaptasi pada situasi tersebut. Itu karena pada dasarnya “cara berpikir” robot trading didesain secara linear (lurus notok, tidak neko-neko), sedangkan pada saat rilis berita pergerakan bergerak secara fluktuatif dan acak.

c. Menuntut ketrampilan khusus untuk mengaturnya.

Eh, siapa bilang kalau sudah pakai Robot Trading Forex (EA) tidak perlu pengetahuan apa-apa soal trading? Justru karena proses trading berjalan full otomatis, maka di saat-saat tertentu di mana kondisi market di luar kebiasaan, Anda adalah orang pertama yang harus mengambil alih kontrol.

Karena alasan itu, disarankan untuk menggunakan Robot Trading Forex jika Anda memang sudah cukup berpengalaman trading dan memiliki ketajaman intuisi dalam mengetahui kapan kondisi market tak kondusif.

Kedua, Anda juga paling tidak harus mengerti mengenai istilah-istilah dalam IT dan penggunaan software untuk dapat meng-install dan merawat robot trading Forex. Hal tersebut perlu dipelajari agar robot EA tetap berjalan sesuai dengan prosedur.

d. Tidak semua broker mengijinkan penggunaan Robot Trading Forex.

Sekali lagi, EA dapat mengirim puluhan hingga ratusan order market dalam kurun waktu cukup singkat. Jika cukup banyak trader menggunakan Robot Trading Forex, bisa saja server broker terbebani oleh antrian panjang order market. Pada situasi tadi, bisa saja server broker mengalami lag atau bahkan freeze.

Untuk menghindari lag dan freeze server, beberapa broker akan melarang penggunaan robot trading Forex pada tipe akun atau pair tertentu.

Secara keseluruhan, berikut adalah infografi yang merangkum kelebihan dan kekurangan robot trading forex dengan lebih menarik dan komprehensif:

Terlepas dari kelemahan-kelemahan yang dimiliki robot trading forex, apakah Anda tetap ingin trading menggunakan EA? Simak juga artikel Cara Memilih Broker Yang Cocok Untuk EA Anda sebagai panduan tambahan.

Parmadita mengenal forex mulai tahun 2020. Sejak saat itu, menggali beragam pengetahuan dan pengalaman terkait forex dari berbagai sumber, baik tentang indikator teknikal biasa, psikologi trading, maupun Expert Advisor.

12 Kelemahan Trading Forex Menggunakan Robot

Istilah robot forex merujuk pada pemanfaatan software komputer untuk membuka trading secara otomatis. Selain menyediakan banyak keuntungan untuk trader, trading forex menggunakan robot juga menyediakan sejumlah kelemahan.

Meski demikian, nyatanya banyak trader yang mengandalkan robot forex untuk trading. Jika trader bisa memanfaatkan dengan baik, maka itu bukan masalah. Tapi semisal trader belum paham cara trading forex menggunakan robot, ada baiknya menghindari sementara waktu.

Dalam padanan kata yang lebih luas, ada banyak istilah yang digunakan untuk menyebut robot forex, yang paling familiar tentunya expert advisor (EA). Trader memang bisa terbantu dengan ada robot, tapi di saat yang bersamaan trader juga rentan terkena risiko lain.

Kelemahan Trading Forex Menggunakan Robot EA

#1. Biaya Mahal

Karena merupakan sistem yang sudah terotomatisasi, robot forex biasanya dihargai mahal pembuatnya. Robot forex disusun dengan metratader language, yang mana hanya ada sedikit trader yang bisa menyusunnya. Tapi biaya mahal yang harus dikeluarkan tak hanya saat membeli robot.

Ada biaya lain yang menyertai jika ingin trading forex menggunakan robot. Karena semua serba otomatis, trader jelas perlu internet yang bisa diandalkan 24 jam agar bisa trading otomatis. Begitu juga dengan spek komputer yang dipakai, harus tinggi dan itu berarti mahal.

#2. Harus Selalu Update

Tak masalah seberapa bagus strategi yang diterapkan di robot forex, trader tak bisa menghindari fakta bahwa market forex akan selalu berubah secara konstan. Di satu sisi, robot forex merupakan sistem terprogram dan kaku sehingga trader harus selalu meluangkan waktu untuk memperbarui.

Semisal robot forex tidak diupdate, robot tidak bisa bekerja sehingga trading kemungkinan besar akan berakhir dengan kegagalan. Jadi jika pun memakai robot forex, usahakan untuk memilih jenis robot yang bisa diupdate sehingga strategi trading bisa disesuaikan dengan situasi market.

#3. Risiko Lebih Tinggi

Mayoritas robot forex dibuat dengan tujuan utama untuk memaksimalkan profit yang bisa didapat dari trading tanpa harus melibatkan trader. Tapi robot sebenarnya dihasilkan dari berbagai kombinasi strategi trading dengan risiko tinggi seperti martingale, scalping, dan hedging.

Strategi tersebut memang terbukti ampuh untuk menghasilkan profit dari trading forex korelasi dalam jumlah luar biasa, begitu juga risiko yang dihadirkan. Sebagai gambaran, strategi yang dipakai untuk menyusun robot forex biasanya tidak dilengkapi dengan order stop-loss.

#4. Bias Data

Di antara sekian musuh dari trader forex yang tersembunyi yaitu bias data. Situasi ini merujuk pada proses backtesting yang dilakukan untuk menguji robot forex. Pada umumnya, hasil backtesting akan menunjukkan hasil luar biasa tapi memperlihatkan performa gagal saat dipakai trading.

Situasi tersebut bisa terjadi karena data yang digunakan untuk backtesting robot forex. Penjual robot biasanya memakai data yang sesuai dengan robot, bukan data market periode saat ini. Hasilnya robot forex kadang tidak relevan dengan situasi market saat ini.

#5. Scam

Logikanya adalah, jika robot forex tersebut menunjukkan performa luar biasa dan memberi profit dalam jumlah tinggi, kenapa harus dijual? Secara sepihak bisa disimpulkan bahwa ada kondisi yang tidak masuk di akal. Ini yang harus dipahami trader jika ingin trading forex menggunakan robot.

Semisal mendapati trader yang menjual robot forex dengan iming-iming untung besar, bisa dipastikan kalau robot forex tersebut adalah scam. Hindari trader atau penyedia robot forex lain jika menemui keganjilan seperti ini.

#6. Kurang Aman

Robot forex merupakan software otomatis yang sudah dibuat sedemikian rupa dengan maksud agar trading bisa dilakukan otomatis. Meski ini adalah keunggulan, tapi bisa juga disebut dengan kelemahan. Sebabnya, software tersebut bisa saja diberi semacam virus atau lainnya.

Kondisi yang sangat mungkin dialami trader yaitu sering menderita kalah, jika pun menang, hanya sedikit profit yang bisa diambil. Kemungkinan profit biasanya diambil virus tersebut lalu dikirim ke pemilik virus. Karenanya, pastikan bahwa robot tersebut benar-benar aman dari virus dan malware.

#7. Kualitas Harus Terjaga

Selain beberapa keuntungan yang diberikan robot trading, trader juga berpotensi rutin mendapat masalah jika trading forex menggunakan robot. Trader harus selalu menjaga EA tetap dalam kualitas tinggi, atau trading akan berakhir mengecewakan untuk trader.

Robot forex tidak mempunyai kemampuan untuk mengatasi error atau kejadian tak terduga lain sehingga trader dituntut memonitor terus menerus guna menjaga kualitas performa yang ditampilkan. Jadi, meski sudah memakai robot forex, trader juga tak bisa lepas begitu saja dan bersantai.

#8. Strategi Terbatasi

Beberapa jenis strategi trading kadang tidak bisa diterapkan ke robot forex. Hasil analisa pola dan gelombang dari chart, termasuk analisa fundamental, sangat sulit untuk dimasukkan menjadi parameter trading secara matematis ke dalam platform trading.

Dalam tahap pengembangan teknologi kecerdasan buatan saat ini, tugas tersebut masih belum bisa dilakukan oleh robot trader. Pada dasarnya, robot forex hanya melakukan apa yang sudah diperintahkan tanpa bisa melakukan improvisasi terhadap kondisi market.

#9. Sistem Error

Eksekusi trading yang lancar dan tidak terganggunya proses trading merupakan aspek penting yang diperlukan untuk sistem trading manapun, termasuk robot forex. Sayangnya, kondisi tak selalu berjalan sesuai apa yang diinginkan trader.

Sangat mungkin robot forex mengalami error atau terjadi crash pada komputer, termasuk listrik padam, sehingga tidak mungkin trading berjalan tanpa gangguan. Itu berarti trader harus mempersiapkan modal yang lumayan banyak untuk mengantisipasi situasi tersebut supaya tak terjadi.

#10. Tidak Ada Intuisi

Meski idealnya trader dilarang melibatkan perasaan saat trading, tapi keterlibatan intuisi atau feeling tak bisa dihindari. Terutama pada saat tertentu, misalnya saat strategi tak berjalan lancar padahal di waktu bersamaan trader diharuskan mengambil keputusan cepat.

Banyak trader bahkan berpikir bahwa intuisi sama sekali tidak membantu trading, tapi meski kadang menjebak, beberapa trader justru bergantung. Baik software komputer dan robot trading tak bisa melakukan hal sama yang bisa dilakukan manusia.

#11. Tak Bisa Diubah

Trader diharuskan mengatur parameter trading di awal sebelum membuka posisi dalam market. Begitu semua kriteria sudah dimasukkan, maka trading akan berjalan otomatis. Trader sudah tak punya kesempatan lagi untuk melakukan penyesuaian.

Mengutak-atik robot selama proses trading berjalan sama saja dengan merusak sistemnya. Jika sistem sudah rusak, tak ada lagi yang bisa diharapkan. Trading sudah pasti akan berakhir kalah dan trader akan kehilangan modalnya.

#12. Beda Broker

Trading apapun yang dilakukan trader pasti melewati broker, karena memang perannya sebagai penghubung trader dengan market. Tapi berbeda cerita jika dikaitkan dengan robot forex. Karena disusun dengan kode yang spesifik, robot kadang tak bisa berfungsi.

Tiap broker pasti punya sistem trading sendiri yang dianut, dan antar broker biasanya memakai sistem berbeda. Dalam kata lain, satu sistem robot trading mungkin bisa digunakan untuk satu broker tertentu sehingga kadang tak bisa dipakai di broker lain.

Pada dasarnya, ada banyak pertimbangan yang harus dicermati trader jika ingin trading forex menggunakan robot. EA memang bisa membantu trader, tapi hanya terbatas pada proses trading yang dibuat otomatis. Selebihnya trader harus melakukan semua sendiri.

Peringkat broker opsi biner:
Opsi biner dan forex
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: