Trik Trading Binary Higher Lower – HighLow Dan Variasinya Dalam Binary Options – Artikel Forex

Peringkat broker opsi biner:

High/Low Dan Variasinya Dalam Binary Options

Dibaca Normal 11 menit

Hanya dengan memperkirakan naik turun harga, trader bisa mendapat keuntungan dari high/low options. Pertimbangan apa saja yang perlu diperhatikan untuk jenis trading binary options ini?

Secara umum, binary options dapat ditradingkan dengan 2 pilihan, yaitu naik atau turun. Cara trading yang sederhana itu kini telah dikembangkan menjadi berbagai macam jenis trading. Pada dasarnya, setiap jenis trading yang berbeda itu ditetapkan secara berpasang-pasangan. Beberapa jenis trading binary options yang umum dijumpai adalah high/low, touch/no touch, dan in/out. Untuk memperkirakan naik turunnya harga, trader biasa menggunakan jenis trading high/low, sedangkan touch/no touch digunakan untuk menganalisa level harga yang tersentuh atau tidak tersentuh. Jenis trading lain, in/out, dilakukan dengan cara menetapkan batasan untuk memperkirakan apakah harga akan berada di dalam atau di luar batasan tersebut.

Akan tetapi, kondisi trading untuk tiap-tiap jenis trading di atas tidak selalu sama di setiap broker binary options. Masing-masing broker biasanya memiliki batasan, variasi, dan ketentuan khusus untuk setiap jenis trading yang dimilikinya. Artikel ini akan membahas lebih lanjut tentang high/low options sebagai salah satu jenis trading yang memiliki variasi khusus. Jenis trading high/low dipilih pada pembahasan kali ini karena kemudahan penggunaan dan karakter tradingnya yang bisa dikatakan sebagai dasar dari trading binary options itu sendiri. Oleh karena itu, tidak heran apabila jenis trading ini dapat ditemukan di semua broker binary options, meski mungkin memiliki nama dan variasi yang berbeda-beda.

Apa itu High/Low Options?

High/low options adalah jenis trading di binary options yang dijalankan dengan memperkirakan naik turunnya harga dari suatu instrumen. Karena pergerakan disini akan membawa harga ke level yang lebih tinggi atau rendah dari sebelumnya, maka istilah high/low sangat tepat digunakan untuk jenis trading ini.

Di sini, trader mendapatkan keuntungan dari prediksi pergerakan yang benar. Sebagai contoh, ketika nilai pair EUR/USD berada di level 1.31171, maka trader dapat memilih option “call” jika memperkirakan nilai tersebut akan naik, atau option “put” jika pergerakan selanjutnya diprediksi turun. Tentunya, pergerakan yang diperkirakan itu memiliki batas waktu, atau yang biasa disebut dengan expiry time.

Namun, tidak semua broker menyebut jenis trading ini sebagai high/low options. Selain itu, variasi dari high/low options juga didasarkan pada strike price (harga acuan). Secara umum, terdapat 2 jenis variasi high/low yang disediakan oleh broker-broker binary options, yaitu:

High/low yang ditentukan oleh trader
Dengan cara ini, stike price tidak diambil dari harga pasar, melainkan ditentukan secara manual oleh trader. Jika memilih jenis high/low ini, trader perlu melakukan analisa tambahan mengenai harga acuan yang dapat menjadi level penentu dari naik turunnya harga.

Akan tetapi, tidak semua broker binary options menyediakan jenis trading ini. Kalaupun memiliki variasi high/low dengan pengaturan seperti ini, broker seringkali menampilkannya dengan nama yang lain. Tujuan dilakukannya hal ini adalah untuk memudahkan trader dalam mengenali perbedaan antara jenis high/low biasa dengan variasi ini. Binary.com misalnya, menyediakan jenis trading ini dengan nama higher/lower, sedangkan jenis trading high/low biasa disebut dengan jenis trading rise/fall.

High/low yang ditentukan oleh broker
Jenis high/low ini memiliki strike price yang ditentukan oleh broker. Tidak semua broker menyediakan variasi high/low yang satu ini. Ada pula broker yang dapat mengatur strike price untuk jenis trading high/low, dan menyebutnya sebagai above/below options. Disini, trader dapat menentukan naik turunnya harga dari level acuan yang secara otomatis telah ditentukan oleh broker. Target harga yang ditetapkan di atas harga market hanya dapat ditradingkan dengan option “above”, sedangkan option yang tersedia untuk target harga di bawah harga pasar hanyalah “below”.

Cara Menggunakan High/Low Options

Berikut adalah contoh yang dapat dicermati dari penggunaan kedua jenis high/low options:

1. Untuk bertrading dengan jenis trading high/low yang memiliki pengaturan strike price dari trader, Anda juga harus memperhitungkan level yang dapat menjadi acuan untuk pergerakan harga selanjutnya. Salah satu contoh dari platform trading Binary.com akan memberikan gambaran trading dengan jenis high/low variasi ini:

Pada platform trading tersebut, Anda dapat menentukan sendiri strike price sebagai harga patokan dari pergerakan naik atau turun. Meskipun nilai EUR/USD saat itu berada di 1.2469, Anda bebas mengatur strike price di level yang lebih tinggi atau lebih rendah dari harga tersebut. Sebagai contoh, Anda mengatur strike price di 1.2473, dan kemudian memilih option “higher” untuk memperkirakan kenaikan di atas level strike price tersebut dalam waktu 20 menit. Jika kemudian harga bergerak di atas strike price 1.2473, maka option Anda akan berakhir in-the-money. Sebaliknya, jika harga masih berada di level yang lebih rendah dari strike price Anda dalam waktu 20 menit ke depan, maka option terebut bisa dikatakan berakhir out-of-the-money.

Binary.com menyebut variasi high/low ini sebagai jenis trading higher/lower, untuk menunjukkan perbedaan antara jenis trading high/low ini dengan tipe standard yang strike price-nya ditentukan dari harga market. Higher/lower disini sekaligus menandai perkiraan untuk harga yang bisa bergerak ‘lebih’ tinggi atau ‘lebih’ rendah dari strike price yang ditentukan secara manual.

2. Untuk bertrading dengan jenis trading high/low yang strike price-nya ditentukan dari broker, Anda dapat memperhatikan platform trading di bawah ini:

Pada platform trading di atas, terlihat bahwa harga market untuk pair GBP/USD saat itu adalah 1.61246. Strike price yang ditentukan oleh broker sebagai target adalah 1.61357, atau lebih tinggi dari harga pasar saat itu. Dengan demikian, Anda dapat memilih option “above” jika Anda yakin bahwa harga akan naik mencapai level tersebut sebelum expiry time berakhir.

Akan tetapi, apabila target harga yang ditentukan broker lebih rendah dari harga market saat itu, maka option yang dapat Anda pilih adalah “below”. Itulah mengapa, jenis high/low ini disebut sebagai jenis trading above/below.

Ketentuan Trading Untuk High/Low Options

Setiap broker binary options memiliki ketentuan yang berbeda untuk masing-masing jenis trading yang dimilikinya. Jenis trading high/low dan berbagai variasinya pun tak lepas dari hal itu. Namun, jenis trading high/low yang paling umum, yaitu dengan menggunakan strike price dari harga pasar, biasanya tidak memiliki ketentuan khusus dari broker. Hal tersebut terbilang wajar, sebab jenis trading ini memang yang menjadi dasar dari trading binary options itu sendiri.

Jenis high/low strike yang price-nya tidak ditentukan oleh harga market memiliki beberapa ketentuan, batasan, dan fitur-fitur khusus. Misalnya saja, untuk jenis trading higher/lower di Binary.com memiliki batas minimal expiry time yang berbeda dengan expiry time pada jenis trading lainnya. Jika jenis trading high/low standard (rise/fall di Binary.com) dapat dijalankan dengan batas minimal expiry time hingga 1 menit, Anda hanya akan mendapatkan batas minimal 15 menit di higher/lower. Selain itu, jenis trading higher/lower ini juga tidak memiliki fasilitas “Start Time” yang memungkinkan Anda untuk menahan pembukaan posisi option dalam jangka waktu tertentu. Fitur ini secara khusus hanya ada di jenis trading rise/fall pada broker Binary.com.

Sebaliknya, jenis trading dengan strike price yang ditentukan oleh broker justru difasilitasi dengan return profit yang sangat tinggi. Meski Anda tidak dapat menentukan sendiri strike price dengan jenis trading ini, Anda akan mendapat return profit hingga ratusan persen. Hal ini tentu sangat menguntungkan, sebab return profit maksimal untuk jenis trading biasa tak mencapai 100%. Akan tetapi, jenis trading ini hanya dapat dilaksanakan saat volatilitas pasar sedang tinggi. Baiasanya, broker baru akan membuka akses untuk jenis trading ini pada pukul 17.10 WIB, atau sekitar 3 jam sebelum pembukaan pasar New York.

Keuntungan Bertrading Dengan High/Low Options

Secara umum, keuntungan-keuntungan yang didapat dari trading dengan jenis ini adalah:

1. Trading menjadi lebih mudah karena tidak perlu repot-repot memasang level stop loss ataupun take profit. Dengan pengaturan strike price, arah option, dan expiry time, posisi trading option Anda akan tereksekusi secara otomatis. Anda tidak perlu mengkhawatirkan posisi trading yang terfloating atau balance trading yang semakin menipis. Semua itu dapat diatur lebih dulu melalui money management yang diterapkan pada penghitungan kapital dan return profit.

2. Psikologi trading akan lebih terjaga, karena Anda tidak akan dapat mengubah posisi option yang telah ditetapkan sebelumnya. Apapun yang terjadi, posisi option akan tetap berlangsung sesuai perintah option Anda sampai waktu expiry time habis. Namun, bukan berarti Anda tak bisa mengcover kerugian pada option yang sepertinya akan berakhir out-of-the-money . Terdapat banyak strategi dalam binary options, termasuk hedging, yang dapat mengantisipasi terjadinya loss pada trading binary options Anda.

3. Jenis trading ini dapat diterapkan pada semua kondisi market. Baik untuk kondisi uptrend, downtrend, ataupun sideways, high/low options dan beberapa variasinya masih bisa digunakan secara maksimal. Tentu saja hal ini akan membutuhkan strategi trading khusus. Namun dengan adanya pilihan expiry time, Anda tetap bisa mengatur ulang strategi trading agar posisi option Anda berakhir in-the-money.

4. Dengan high/low option, Anda berkesempatan untuk memperoleh profit dalam waktu singkat. Jika Anda tertarik memanfaatkan tawaran dari broker binary options untuk bertrading dengan expiry time menitan, Anda dapat memanfaatkan strategi 60 detik hingga 15 menit, yang disusun untuk memperkirakan naik turunnya harga hanya dalam hitungan menit.

Beberapa Hal Yang Perlu Dipertimbangkan Dalam Menggunakan High/Low Options

Setiap cara trading akan memiliki potensi keuntungan dan kerugiannya masing-masing, begitu juga dengan jenis trading binary options. Dalam hal ini, high/low options memiliki beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaannya. Berikut adalah beberapa saran yang perlu Anda pertimbangkan sebelum mulai bertrading dengan jenis high/low options:

    Beberapa broker binary options sangat spesifik dalam menentukan return profit dan expiry time pada tiap-tiap jenis trading yang disediakannya. Apa yang bisa Anda peroleh pada salah satu broker, mungkin tidak akan Anda dapatkan pada broker lain. Namun demikian, tiap broker pasti menyediakan fitur khusus yang dapat membantu trading binary options Anda. Oleh karena itu, Anda harus benar-benar memahami setiap detail dari sistem trading dan fitur-fitur yang ditawarkan oleh broker binary options pilihan Anda. Dalam hal ini, Anda dapat membandingkan beberapa broker untuk mendapatkan layanan trading terbaik.

Pengelolaan modal yang baik akan membantu Anda dalam menjaga kesehatan akun trading. Hal ini dapat dilakukan dengan membatasi penggunaan kapital, serta mengukur persentasi return profit pada setiap posisi option. Setiap broker biasanya memiliki kebijakan tersendiri dalam memberikan payout dan menetapkan batasan minimal untuk kapital trading. Untuk itu, kedua hal ini sepatutnya perlu menjadi bahan pertimbangan Anda dalam memilih broker binary options yang baik.

  • Beberapa variasi high/low options memiliki resiko yang lebih tinggi dari jenis high/low itu sendiri. Sebagai contoh, jenis trading above/below di biasanya memiliki persentase profit yang lebih kecil dari jenis trading high/low bias, karena hanya dapat dilaksanakan saat volatilitas pasar sedang tinggi. Di samping itu, pilihan aset pada jenis ini juga lebih terbatas. Namun, dengan return profit mencapai ratusan persen, batasan-batasan tersebut tidak akan terlalu membebani sistem trading, terutama jika option Anda berakhir in-the-money.
    • Sebelum benar-benar menggunakan uang sungguhan pada jenis trading ini, berlatih di akun demo akan memberikan pengalaman yang berharga untuk menghadapi kesulitan-kesulitan trading di akun real. Anda perlu berlatih dan membiasakan diri untuk menggunakan jenis trading ini sebelum menempatkan option dengan uang sungguhan. Hal ini akan mencegah beberapa kerugian yang bisa ditimbulkan dari ketidaktahuan dan ketidaksiapan Anda dalam menghadapi market pada jenis trading ini.

    Dengan adanya kemudahan dan beberapa variasi yang telah dikembangkan dari high/low options, jenis trading ini dapat dimanfaatkan baik oleh trader pendatang baru ataupun yang telah lama berkecimpung dalam dunia binary options. Pemilihan broker binary options yang sesuai akan sangat membantu kesuksesan trader dengan jenis ini, mengingat variasi dari jenis high/low options juga disertai dengan ketentuan-ketentuan khusus yang perlu diperhatikan agar trading bejalan sukses.

    HIGH/ LOW DAN VARIASINYA DALAM BINARY OPTIONS

    Akan tetapi, kondisi trading untuk tiap-tiap jenis trading di atas tidak selalu sama di setiap broker binary options. Masing-masing broker biasanya memiliki batasan, variasi, dan ketentuan khusus untuk setiap jenis trading yang dimilikinya. Artikel ini akan membahas lebih lanjut tentang high/low options sebagai salah satu jenis trading yang memiliki variasi khusus. Jenis trading high/low dipilih pada pembahasan kali ini karena kemudahan penggunaan dan karakter tradingnya yang bisa dikatakan sebagai dasar dari trading binary options itu sendiri. Oleh karena itu, tidak heran apabila jenis trading ini dapat ditemukan di semua broker binary options, meski mungkin memiliki nama dan variasi yang berbeda-beda.

    High/low options adalah jenis trading di binary options yang dijalankan dengan memperkirakan naik turunnya harga dari suatu instrumen. Karena pergerakan disini akan membawa harga ke level yang lebih tinggi atau rendah dari sebelumnya, maka istilah high/low sangat tepat digunakan untuk jenis trading ini.

    Di sini, trader mendapatkan keuntungan dari prediksi pergerakan yang benar. Sebagai contoh, ketika nilai pair EUR/USD berada di level 1.31171, maka trader dapat memilih option “call” jika memperkirakan nilai tersebut akan naik, atau option “put” jika pergerakan selanjutnya diprediksi turun. Tentunya, pergerakan yang diperkirakan itu memiliki batas waktu, atau yang biasa disebut dengan expiry time.

    Namun, tidak semua broker menyebut jenis trading ini sebagai high/low options. Selain itu, variasi dari high/low options juga didasarkan pada strike price (harga acuan). Secara umum, terdapat tiga jenis variasi high/low yang disediakan oleh broker-broker binary options, yaitu:

    High/low yang ditentukan dari harga pasar saat ini
    Jenis trading ini merupakan yang paling umum dan banyak dipilih oleh trader-trader binary options. High/low memang sebetulnya dioperasikan dengan memperkirakan harga akan naik atau turun dari harga market yang sedang berlangsung. Maka dari itu, banyak strategi trading binary options yang difokuskan untuk memperoleh profit dari jenis trading ini.

    High/low yang ditentukan oleh trader
    Dengan cara ini, stike price tidak diambil dari harga pasar, melainkan ditentukan secara manual oleh trader. Jika memilih jenis high/low ini, trader perlu melakukan analisa tambahan mengenai harga acuan yang dapat menjadi level penentu dari naik turunnya harga.

    Akan tetapi, tidak semua broker binary options menyediakan jenis trading ini. Kalaupun memiliki variasi high/low dengan pengaturan seperti ini, broker seringkali menampilkannya dengan nama yang lain. Tujuan dilakukannya hal ini adalah untuk memudahkan trader dalam mengenali perbedaan antara jenis high/low biasa dengan variasi ini. Binary.com misalnya, menyediakan jenis trading ini dengan nama higher/lower, sedangkan jenis trading high/low biasa disebut dengan jenis trading rise/fall.

    High/low yang ditentukan oleh broker
    Jenis high/low ini memiliki strike price yang ditentukan oleh broker. Tidak semua broker menyediakan variasi high/low yang satu ini. Salah satu broker yang dapat mengatur strike price untuk jenis trading high/low , 24Option , menyebut variasi ini sebagai above/below options. Disini, trader dapat menentukan naik turunnya harga dari level acuan yang secara otomatis telah ditentukan oleh broker. Khusus untuk jenis trading above/below 24Option, target harga yang ditetapkan di atas harga market hanya dapat ditradingkan dengan option “above”, sedangkan option yang tersedia untuk target harga di bawah harga pasar hanyalah “below”.

    Peringkat broker opsi biner:

    Berikut adalah contoh yang dapat dicermati dari penggunaan ketiga jenis high/low options:

    1. Untuk bertrading dengan jenis trading high/low options yang menggunakan strike price dari harga market saat ini, Anda hanya perlu memperkirakan pergerakan yang akan terjadi selanjutnya, dengan melihat acuan dari strike price tersebut. Sebagai contoh, mari kita lihat contoh trading high/low dari anyoption :

    Pada platform trading untuk EUR/JPY di atas, terlihat jelas bahwa strike price dari jenis trading high/low anyoption diambil dari harga real time dari market saat itu, yakni 146.37. Jika Anda meyakini harga tersebut akan naik, option yang dipilih adalah “call”. Sebaliknya, jika prediksi Anda untuk pergerakan selanjutnya adalah turun, maka option yang tepat untuk Anda pilih adalah “put”. Dengan kapital sebesar $100 dan pengaturan level profit sebanyak 67%, Anda akan memperoleh total return sebesar $167 jika perkiraan harga Anda benar.

    2. Untuk bertrading dengan jenis trading high/low yang memiliki pengaturan strike price dari trader, Anda juga harus memperhitungkan level yang dapat menjadi acuan untuk pergerakan harga selanjutnya. Salah satu contoh dari platform trading Binary.com akan memberikan gambaran trading dengan jenis high/low variasi ini:

    Pada platform trading tersebut, Anda dapat menentukan sendiri strike price sebagai harga patokan dari pergerakan naik atau turun. Meskipun nilai EUR/USD saat itu berada di 1.2469, Anda bebas mengatur strike price di level yang lebih tinggi atau lebih rendah dari harga tersebut. Sebagai contoh, Anda mengatur strike price di 1.2473, dan kemudian memilih option “higher” untuk memperkirakan kenaikan di atas level strike price tersebut dalam waktu 20 menit. Jika kemudian harga bergerak di atas strike price 1.2473, maka option Anda akan berakhir in-the-money. Sebaliknya, jika harga masih berada di level yang lebih rendah dari strike price Anda dalam waktu 20 menit ke depan, maka option terebut bisa dikatakan berakhir out-of-the-money.

    Binary.com menyebut variasi high/low ini sebagai jenis trading higher/lower, untuk menunjukkan perbedaan antara jenis trading high/low ini dengan tipe standard yang strike price-nya ditentukan dari harga market. Higher/lower disini sekaligus menandai perkiraan untuk harga yang bisa bergerak ‘lebih’ tinggi atau ‘lebih’ rendah dari strike price yang ditentukan secara manual.

    3. Untuk bertrading dengan jenis trading high/low yang strike price-nya ditentukan dari broker, Anda dapat memperhatikan platform trading dari 24Option di bawah ini:

    Pada platform trading di atas, terlihat bahwa harga market untuk pair GBP/USD saat itu adalah 1.61246. Strike price yang ditentukan oleh broker sebagai target adalah 1.61357, atau lebih tinggi dari harga pasar saat itu. Dengan demikian, Anda dapat memilih option “above” jika Anda yakin bahwa harga akan naik mencapai level tersebut sebelum expiry time berakhir.

    Akan tetapi, apabila target harga yang ditentukan broker lebih rendah dari harga market saat itu, maka option yang dapat Anda pilih adalah “below”. Oleh karena itu, jenis high/low ini disebut sebagai jenis trading above/below di 24Option.

    Setiap broker binary options memiliki ketentuan yang berbeda untuk masing-masing jenis trading yang dimilikinya. Jenis trading high/low dan berbagai variasinya pun tak lepas dari hal itu. Namun, jenis trading high/low yang paling umum, yaitu dengan menggunakan strike price dari harga pasar, biasanya tidak memiliki ketentuan khusus dari broker. Hal tersebut terbilang wajar, sebab jenis trading ini memang yang menjadi dasar dari trading binary options itu sendiri.

    Jenis high/low strike yang price-nya tidak ditentukan oleh harga market memiliki beberapa ketentuan, batasan, dan fitur-fitur khusus. Misalnya saja, untuk jenis trading higher/lower di Binary.com memiliki batas minimal expiry time yang berbeda dengan expiry time pada jenis trading lainnya. Jika jenis trading high/low standard (rise/fall di Binary.com) dapat dijalankan dengan batas minimal expiry time hingga 1 menit, Anda hanya akan mendapatkan batas minimal 15 menit di higher/lower. Selain itu, jenis trading higher/lower ini juga tidak memiliki fasilitas “Start Time” yang memungkinkan Anda untuk menahan pembukaan posisi option dalam jangka waktu tertentu. Fitur ini secara khusus hanya ada di jenis trading rise/fall pada broker Binary.com.

    Sebaliknya, jenis trading dengan strike price yang ditentukan oleh broker seperti above/below pada 24Option justru difasilitasi dengan return profit yang sangat tinggi. Meski Anda tidak dapat menentukan sendiri strike price dengan jenis trading ini, Anda akan mendapat return profit hingga 220%. Hal ini tentu sangat menguntungkan, sebab return profit maksimal untuk jenis trading biasa di 24Option hanya mencapai 89%. Akan tetapi, jenis trading ini hanya dapat dilaksanakan saat volatilitas pasar sedang tinggi. 24Option secara otomatis baru membuka akses untuk jenis trading ini pada pukul 17.10 WIB, atau sekitar 3 jam sebelum pembukaan pasar New York.

    Secara umum, keuntungan-keuntungan yang didapat dari trading dengan jenis ini adalah:

    1. Trading menjadi lebih mudah karena tidak perlu repot-repot memasang level stop loss ataupun take profit. Dengan pengaturan strike price, arah option, dan expiry time, posisi trading option Anda akan tereksekusi secara otomatis. Anda tidak perlu mengkhawatirkan posisi trading yang terfloating atau balance trading yang semakin menipis. Semua itu dapat diatur lebih dulu melalui money management yang diterapkan pada penghitungan kapital dan return profit.

    2. Psikologi trading akan lebih terjaga , karena Anda tidak akan dapat mengubah posisi option yang telah ditetapkan sebelumnya. Apapun yang terjadi, posisi option akan tetap berlangsung sesuai perintah option Anda sampai waktu expiry time habis. Namun, bukan berarti Anda tak bisa mengcover kerugian pada option yang sepertinya akan berakhir out-of-the-money . Terdapat banyak strategi dalam binary options, termasuk hedging, yang dapat mengantisipasi terjadinya loss pada trading binary options Anda.

    3. Jenis trading ini dapat diterapkan pada semua kondisi market . Baik untuk kondisi uptrend , downtrend, ataupun sideways , high/low options dan beberapa variasinya masih bisa digunakan secara maksimal. Tentu saja hal ini akan membutuhkan strategi trading khusus. Namun dengan adanya pilihan expiry time, Anda tetap bisa mengatur ulang strategi trading agar posisi option Anda berakhir in-the-money.

    Peringkat broker opsi biner:
    Opsi biner dan forex
    Tinggalkan Balasan

    ;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: