Tutorial Trading Saham Untuk Pemula

Peringkat broker opsi biner:

10 Tips Belajar Saham Pemula 2020 (Pengalaman Investasi Saham)

Belajar saham untuk pemula adalah langkah penting untuk mendapatkan keuntungan maksimal dari main saham. Investasi saham adalah instrumen dengan keuntungan terbaik. Bagaimana cara investasi saham ? Cara bermain saham? Apakah bisa investasi saham online ? Berdasarkan pengalaman di dunia investasi, saya kumpulkan 10 tips terbaik belajar investasi saham untuk pemula di 2020.

Bagaimana cara trading saham buat pemula ? Apa strategi supaya main saham tidak rugi ? Mana yang lebih menguntungkan investasi dalam obligasi atau investasi dalam saham.

Saya kupas tuntas disini.

Setelah membaca bahwa saham adalah investasi return terbaik, saya putuskan mulai investasi saham 15 tahun yang lalu. Tapi rugi besar saya saat itu, kenapa ?

Awalnya, saya menempatkan investasi di Reksadana saham. Tapi, mendengar teman – teman cerita kalau main saham bisa mendatangkan keuntungan ratusan persen dalam sekejap, saya penasaran ingin langsung trading saham.

Investasi di Reksadana saham terlihat cemen jadinya :)) Investasi di reksadana saya cairkan, saya alihkan ke bermain saham.

Jujur saja, waktu itu semangat saya untuk segera bermain saham mengalahkan kesabaran untuk belajar saham.

Tidak perlu menunggu lama, investasi saya di main saham amblas, rugi tersapu anjloknya harga – harga saham yang saya beli.

Dari kerugian tersebut, saya belajar banyak. Banyak hikmah main saham yang saya petik.

Saya sadar bahwa meskipun banyak ahli keuangan bilang bahwa saham adalah instrumen investasi jangka panjang terbaik (by the way, salah satu orang terkaya no #2 di dunia, kakek Warren Buffet, sukses sebagai investor saham) namun persepsi masyarakat di Indonesia soal saham masih jauh dari baik.

Peringkat broker opsi biner:

Sampai hari ini, saya masih main saham tetapi dengan cara yang lebih baik, lebih sabar belajar saham, sehingga return yang saya peroleh dari investasi ini cukup baik.

Sebelum menjelaskan soal tips belajar investasi saham, kita back to basics dulu soal apa itu saham dan pengertiannya.

Pengertian Saham

Saham adalah tanda penyertaan modal seseorang atau pihak (badan usaha) dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas, yang mana dengan menyertakan modal tersebut, maka pihak tersebut memiliki klaim atas pendapatan perusahaan, klaim atas asset perusahaan, dan berhak hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Investasi saham adalah untuk mendatangkan keuntungan bagi pemilik atau pembelinya, yaitu dalam jenis keuntungan berupa:

  1. Dividen merupakan pembagian keuntungan yang diberikan perusahaan dan berasal dari keuntungan yang dihasilkan perusahaan.
  2. Capital Gain merupakan selisih antara harga beli dan harga jual. Capital gain terbentuk dengan adanya aktivitas perdagangan saham di pasar sekunder.

Harga saham adalah indikator jual beli saham di Bursa Efek Indonesia. Informasi harga tersedia secara real-time di bursa saham.

10 Tips Investasi Saham

Pengalaman belajar investasi saham pemula tersebut ingin saya bagi dalam artikel ini. Agar mudah diikuti bagaimana cara investasi saham, saya tuliskan dalam bentuk 10 tips belajar investasi saham.

Catatan: investasi saham banyak unsur subjektif dari masing – masing investor, sehingga apa yang berlaku untuk saya mungkin tidak berlaku untuk orang lain.

#1 Pahami Investasi Saham

Apa itu investasi saham ?

Pertanyaan ini perlu dijawab saat investasi saham untuk pemula.

Kesalahan terbesar saya saat dulu bermain saham adalah tidak memahami esensi investasi saham. Karena buru – buru ingin terjun, jujur saja ingin untung cepat, saya mengabaikan belajar soal apa esensi sebenarnya investasi saham.

Bukannya untung, saya malah buntung !

Dari situ, saya belajar bahwa memahami esensi investasi saham menjadi sangat penting untuk pemula. Karena semua strategi, cara bermain dan aspek lain dalam investasi saham sangat dipengaruhi pemahaman dan perspektif kita soal apa itu investasi saham.

Apa esensi investasi saham ?

Menurut saya, beli atau main saham pada dasarnya adalah investasi dalam suatu usaha atau bisnis. Tidak berbeda ketika saya melakukan investasi di usaha warung kopi atau laundry kongsi dengan teman atau kerabat dekat.

Saham adalah bukti kepemilikan atas suatu perusahaan.

Dengan membeli saham, saya artinya menjadi pemilik (pemegang saham) dari perusahaan tersebut dan menyerahkan pengelolaan perusahaan kepada management professional yang saya percaya bisa mengelola bisnis untuk meningkatkan nilai perusahaan.

Pemahaman seperti di atas mempengaruhi cara saya melakukan investasi. Cara bersikap yang tenang tenang saja ketika harga saham anjlok drastis karena kinerja perusahaan yang fine – fine saja. Yang memborong saham saat market crash karena harga saham sudah terlihat murah, sementara kinerja perusahaan tidak memburuk sama sekali.

#2 Intip Reksadana

Jika belajar saham untuk pemula, salah satu cara paling mudah memilih saham adalah mengintip saham yang dipegang oleh Manajer Investasi yang mengelola Reksadana Saham.

Manajer investasi wajib menyampaikan portfolio Top 10 Saham yang dipegang di Reksadana Saham. Anda bisa melihat daftar Top 10 saham tersebut di laporan bulanan Reksadana Saham.

Di situs manajer investasi atau agen penjual reksadana online, Anda pilih dahulu Reksadana saham yang ingin Anda lihat koleksi sahamnya.

Lalu, di bagian statistik atau kinerja bulanan, Anda bisa melihat Top 10 Holdings saham dari reksadana tersebut.

Pilihan saham untuk pemula bisa menggunakan saham – saham yang diiinvestasikan oleh Reksadana Saham.

#3 Saham Blue-Chip

Apa saham yang bagus untuk investasi jangka panjang ?

Apa pilihan saham untuk pemula ?

Cara buat pemula dalam belajar saham adalah fokus ke saham – saham blue-chip.

Apa itu saham blue-chip ?

Saham blue-chip adalah saham dari perusahaan dengan kualitas terbaik yang dijual di bursa. Jenis saham ini dianggap paling aman dan menjanjikan stabilitas keuntungan.

Supaya lebih mudah dibayangkan, lihat contoh beberapa saham blue-chip di Bursa Efek Indonesia, yang bisa menjadi pilihan saham untuk pemula, yaitu:

  • Bank BCA (kode BBCA) adalah bank terbaik di Indonesia dengan jaringan ATM terbesar, jutaan jumlah nasabah dan paling penting menghasilkan profit besar buat pemegang saham.
  • Unilever Indonesia (kode UNVR) adalah perusahaan consumer goods terbaik di Indonesia dengan berbagai brand produk rumah tangga yang sudah tidak asing di masyarakat. Kinerja keuangan UNVR adalah salah satu yang terbaik di bursa dengan kemampuan saham ini mencetak laba secara konsisten.
  • Bank BRI (kode BBRI) adalah bank dengan laba terbesar di Indonesia. Dengan usia perusahaan lebih dari 100 tahun, Bank BRI punya kemampuan dan pengalaman di kredit mikro dan UMKM, yang boleh dikatakan tanpa pesaing saat ini karena semua pesaing yang dulu pernah masuk ke sektor mikro dan UMKM sekarang sudah banyak yang mundur mengakui kepiawaian dan dominasi BRI di sektor ini.

Tiga saham blue-chip diatas adalah pilihan saham untuk pemula yang layak dipertimbangkan jika baru pertama belajar investasi saham.

Tidak ada definisi yang saklak soal saham blue-chip, tetapi biasanya Anda bisa melihat saham yang punya kapitalisasi pasar besar dan ramai diperdagangkan setiap hari di bursa.

Pilihan saham untuk pemula bisa dimulai dengan saham – saham blue-chip tersebut.

#4 Diversifikasi Investasi

Sebagai salah satu instrumen investasi, saham pasti memiliki resiko dan resiko tersebut jelas tidak kecil di saham. Pertanyaannya, bagaimana mengelola resiko di investasi saham untuk pemula yang baru belajar main saham.

Rumusnya hanya satu. “Don’t put all your eggs in one basket

Pelajaran sangat penting dalam belajar investasi saham.

Lakukan diversifikasi investasi. Jangan tempatkan semua uang Anda di saham.

Dengan diversifikasi, jika terjadi krisis di pasar saham, Anda bisa bertahan, tidak panik (ini sangat penting) karena sudah punya simpanan di instrumen lain yang aman dari krisis di saham.

Perencana keuangan menyebutkan pentingnya punya Dana Darurat sebagai instrumen jaga-jaga, salah satunya, jika terjadi goncangan dalam ekonomi. Sisihkan sebagian uang Anda di Dana Darurat.

Memang diversifikasi akan menurunkan potensi return karena uang ditempatkan di instrumen dengan return lebih rendah.

Tapi, justru itulah esensi diversifikasi bahwa penempatan dana dibagi ke investasi yang return tinggi resiko tinggi serta investasi yang return rendah resiko rendah.

#5 Jangka Panjang !

Ini yang tidak mudah. Dorongan ingin untung cepat, ingin segera menghasilkan return tinggi, selalu kuat di investasi saham.

Sebagai investor, Anda pasti ingin dana yang diinvestasikan segara menghasilkan keuntungan, semakin cepat semakin baik.

Mengapa investasi saham merupakan investasi jangka panjang ?

Saya ingin kembali ke poin #1 soal esensi investasi saham bahwa beli saham artinya saya investasi di suatu bisnis.

Menurut saya bisnis butuh proses, butuh waktu, untuk berkembang yang akhirnya nanti memberikan hasil kepada investor.

Apakah mungkin berinvestasi di suatu usaha, kita mengharapkan keuntungan dalam waktu harian atau mingguan ?

Sepertinya tidak karena ada proses bisnis yang harus dijalani untuk mencapai hasil.

Tidak bisa instan dalam bisnis!

Paling tidak butuh 1 tahun untuk melihat bagaimana bisnis tersebut berkembang dan tumbuh. Sama hal nya dengan investasi saham, butuh waktu agar uang Anda berkembang dan tumbuh di saham.

#6 Trading Saham Online, Hati Hati !

Buat pemula yang belajar saham, iming – iming untung cepat, untung besar dalam waktu singkat selalu menjadi daya tarik. Salah satunya melakukan trading saham.

Apa itu trading saham ?

Saya menilai trading saham jika Anda jual beli saham dalam rentang waktu pendek, misalnya harian, mingguan atau dalam 1 hari ( ‘Day Trading’).

Jika melakukan trading saham, Anda perlu belajar trading saham sebagai pemula dan perhatikan hal – hal berikut :

Pertama, trading saham membutuhkan waktu dan tenaga karena harus memantau perdagangan setiap saat. Tidak bisa disambi atau ditinggal dengan pekerjaan lain.

Belajar trading saham untuk pemula, meskipun sudah ada kemajuan teknologi untuk trading online, tetapi harus fokus ke trading yang menguras waktu dan tenaga.

Berbeda dengan normalnya orang berbisnis yang menyerahkan perusahaan ke manajemen profesional yang mengelola dan memberikan hasil setelah jangka waktu tertentu (1 tahun atau 6 bulan), sedangkan di trading saham Anda harus memantau setiap hari, bahkan setiap menit, dan mengharapkan kenaikkan nilai perusahaan dalam 1 hari !

Kedua, yang lebih esensial, trading saham berharap keuntungan dari pergerakkan harga saham setiap hari, sementara yang namanya bisnis atau usaha ( yang merupakan refleksi harga saham) membutuhkan waktu lebih dari hari atau bahkan bulanan untuk meningkatkan valuasi nilai perusahaan.

Buat saya tidak masuk akal jika kita mengharapkan nilai bisnis berubah dalam hitungan hari atau bahkan dalam 1 hari (day-trading). Tetapi, hal tersebut yang diharapkan dalam trading saham.

Ketiga, tujuan trading adalah market-timing yang berupaya menentukan kapan harga paling murah untuk beli dan harga paling mahal untuk jual.

Pengalaman saya, pekerjaan paling sulit di investasi saham adalah menentukan kapan harga saham paling murah atau harga paling mahal. Kenapa ?

Karena banyak sekali faktor yang saling berhubungan yang mempengaruhi harga saham, sehingga buat saya market-timing adalah pekerjaan yang sangat sulit.

#7 Harga Saham Turun, Beli !

Stress test saat main saham adalah ketika harga saham turun dan melihat nilai uang di saham tergerus cepat. Pergerakkan harga di saham bisa berfluktuasi 1% sd 2% per hari jika pasar fluktuatif.

Dalam situasi tersebut, nyali investasi Anda benar – benar diuji. Apakah bertahan atau menyerah lempar handuk dari ring investasi saham ?

Saat baru pertama kali investasi saham, saya jujur saja stress melihat harga saham yang saya beli turun drastis, portofolio investasi tersisa separuh dari nilai awal dalam hitungan hari.

Namun, seiring waktu saya belajar hal penting terkait pasar crash:

Pertama, pasar yang crash adalah kesempatan ‘emas’ untuk membeli saham dengan harga murah. Tapi, ada syaratnya.

Anda harus yakin bahwa saham yang Anda beli adalah perusahaan yang punya kinerja dan keuangan baik.

Untuk itu, selalu persiapkan diri untuk memantau dan mengidentifikasi mana saham dengan kinerja solid dan tumbuh bisnisnya, sehingga ketika harga saham anjlok akibat sentimen pasar, Anda sudah tahu mana saham yang bisa dibeli.

Kedua, sedalam apapun turunnya harga saham di pasar, harga saham akan kembali naik dan biasanya bahkan naik lebih tinggi dibandingkan tingkat sebelumnya.

Saya pernah menyaksikan anjloknya harga saham sangat sangat dalam di 2 periode krisis, tahun 1998 dan 2008.

Saat krisis harga saham jatuh sejatuh-jatuhnya. Luar biasa tegang melihat nilai portfolio runtuh!

Tapi, ini saya alami dari 2 kali krisis tersebut, harga – harga saham recovery dalam waktu paling lama 2 tahun sejak krisis. Kembali ke tingkat normal dan bahkan dalam waktu singkat mencapai harga yang lebih tinggi dari harga tertinggi sebelum krisis.

Menurut catatan, saat terjadi krisis 2008 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 50% dari 2007 ke 2008. Luar biasa dampaknya.

Jangankan beli saham, saham yang ada mungkin ingin segera dilepas karena takut rugi.

Namun, Anda tahu bahwa periode 2020 ke 2009 IHSG mengalami kenaikkan 80%+. Anda yang menjual pasti sedih lihat harga saham naik tajam dalam waktu hanya 1 tahun sejak krisis.

Jadi, kalau sekarang harga saham turun, itu justru kesempatan buat saya untuk membeli saham. Mumpung harga diskon.

Anda perlu perhatikan bahwa strategi beli saham saat harga turun akan berhasil jika:

(1) Anda punya rentang investasi jangka panjang, yang tidak masalah harga saham sangat berfluktuasi dalam jangka pendek; (2) Anda tahu saham yang bagus yang memang kuat secara keuangan dan fundamental, sehingga bagaimanapun krisis menerpa, perusahaan tetap solid dan keluar sebagai pemenang. Saham – saham blue-chip biasanya masuk kategori ini.

#8 Cara Bermain Saham: Enjoy !

Kalau setiap hari harus mengecek harga saham, lalu khawatir stress melihat harga saham yang turun naik, investasi saham menjadi tidak bisa dinikmati.

Bawaannya tegang setiap hari dan yang jelas waktu dan tenaga terkuras untuk mengurusi saham sementara ada pekerjaan lain yang harus diselesaikan.

Bagaimana menikmati investasi saham ?

Saham adalah jenis investasi yang jika dilakukan benar memberikan kebebasan finansial. Anda bisa tetap bekerja dan membiarkan investasi Anda dijalankan oleh para manajer profesional.

Saya tidak melihat harga saham setiap hari karena saya percaya bahwa manajemen profesional yang mengelola perusahaan mampu meningkatkan nilai dan kinerja perusahaan, yang pada gilirannya akan tercermin di harga saham.

Yang saya lakukan secara rutin adalah membaca dan riset kinerja perusahaan tersebut. Menganalisa laporan keuangan, menelisik laporan riset yang rutin disediakan broker sekuritas dan mengikuti diskusi di forum saham.

#9 Cari Info Valid & Ikut RUPS

Dalam investasi saham, peran informasi sangat penting. Keputusan beli jual saham berdasarkan informasi yang dimiliki.

Dalam belajar saham, pemula harus memperhatikan sumber informasi.

Masalahnya, banyak orang tidak merujuk pada informasi yang valid. Beli karena rumor, jual karena kata orang saham jelek.

Sementara, sebenarnya ada informasi valid dari sumber yang bisa dipertanggungjawabkan, dan informasi tersebut gratis, bisa diperoleh secara cuma-cuma.

Pengelola Bursa Efek Indonesia, yaitu PT Bursa Efek Indonesia, membuka akses informasi perusahaan yang sahamnya tercatat di Bursa secara gratis kepada publik. Bahkan Anda tidak perlu menjadi pemegang saham untuk bisa mengakses informasi ini.

Informasi ini datang dari perusahaan, bukan rumor dan bukan hasil analisis, tetapi informasi resmi yang dirilis oleh perusahaan.

Dalam belajar investasi saham, ada beberapa informasi, yang sangat penting untuk melakukan analisa saham, yaitu:

  • Laporan Keuangan: wajib disampaikan setiap kuartal, tengah tahun dan akhir tahun soal kondisi keuangan perusahaan. Penting sekali untuk mengevaluasi kinerja perusahaan
  • Laporan Tahunan: wajib disampaikan setiap akhir tahun berisi kajian komprehensif soal prospek, bisnis, keuangan dan manajemen perusahaan.
  • Corporate Action: laporan terkait corporate action perusahaan yang mempengaruhi harga saham
  • Publik Expose: setahun sekali perusahaan wajib menyampaikan presentasi ke masyarakat soal perkembangan kinerja perusahaan. Bahan presentasi publik expose bisa diakses.

Semua informasi diatas Gratis.

Cara mendapatkan informasi dan laporan saham tersebut adalah sebagai berikut:

Pertama, masuk ke situs https://www.idx.co.id/. Di bagian kanan atas, Anda bisa melihat link untuk “Laporan Keuangan”, “Pengumuman” dan lain – lain.

Informasi di Bursa Efek Indonesia

Kedua, pilih salah satu, misalnya “Laporan Keuangan”, muncul jenis laporan, kode saham dan periode laporan.

Pencarian Laporan Keuangan di Bursa

Ketiga, contohnya saya pilih laporan keuangan BCA kuartal I 2020, maka setelah info diisi muncul daftar laporan yang dimaksud dan saya tinggal mengunduh masing- masing laporan tersebut.

Pencarian Laporan Keuangan di Bursa

Di samping soal penggunaan informasi yang valid dan sumber terpercaya, hal lain yang menurut saya juga penting adalah ikut menghadiri RUPS atau Rapat Umum Pemegang Saham.

Sebagai pemegang saham, ajang bertemu manajemen atau direksi adalah saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Kenapa penting hadir di RUPS ?

Manajemen yang mengelola perusahaan adalah kunci kinerja perusahaan bagus atau tidak, yang ujungnya tercermin di harga saham. Kalau manajemen buruk, kinerja jelek, harga saham pasti akan turun.

Karena itu, buat saya, penting mengetahui dan kalau bisa bertemu in -person dengan manajemen, Direksi, yang mengelola perusahaan yang sahamnya saya miliki. Secara tidak langsung, Direksi ini adalah pihak yang mengelola uang saya lewat kebijakan direksi yang akan berpengaruh pada kinerja dan harga saham.

Cara hadir di RUPS sangat mudah. Lihat kapan jadwal RUPS lalu hubungi broker Anda.

Nanti Anda akan diberikan pass masuk oleh broker. Pass dan KTP yang perlu dibawa ke acara RUPS.

Meskipun pemegang saham minoritas, tetapi hadir di RUPS mendengarkan paparan direksi membuat saya puas karena bisa mendengar langsung dari manajemen. Direksi ini yang mengelola uang saya, anyway !

#10 Mulai Meski Modal Kecil !

Tidak ada yang lebih exciting daripada memulai. Bahkan saya dulu terlalu cepat mulai investasi saham, sampai lupa belajar basic-nya dengan baik.

Untuk memulai investasi saham pemula, beberapa hal yang perlu Anda perhatikan:

Pertama, belajar cara investasi saham online. Saat ini, transaksi saham secara online adalah cara paling mudah dan murah untuk investasi saham.

Jangan khawatir soal pembukaan rekening karena banyak sekuritas mengakomodasi pembukaan secara online dan dokumen bisa dikirim via kurir sehingga Anda tidak perlu lagi datang ke kantor sekuritas untuk membuka rekening investasi saham.

Kedua, modal kecil tidak masalah karena saat ini ketentuan di bursa minimum transaksi adalah 1 lot, yaitu 100 lembar saham.

Misalnya, Anda beli saham BCA perlu Rp 3 jutaan untuk beli 1 lot (harga BCA Rp30ribu per saham), sementara BRI butuh Rp400ribu untuk beli 1 lot saham dengan harga saham di Rp4ribuan.

Ketiga, pilih saham yang Anda akan beli. At the end of the day, Anda harus memutuskan investasi di saham apa.

Balik lagi, ke poin sebelumnya, saya sarankan mulai dari saham blue-chip. Tapi, keputusan investasi saham sangat subyektif, apa yang cocok buat saya belum tentu cocok buat Anda.

Keempat, buat rencana menabung saham dengan menetapkan budget investasi saham setiap bulan.

Saya mulai dengan investasi Rp1juta sebulan dan terus meningkat seiring peningkatan penghasilan saya.

Yang paling penting adalah konsistensi.

Meskipun badai datang, pasar crash, ekonomi terpuruk, saya sebisa mungkin konsisten melakukan nabung saham setiap bulan sesuai dengan dana yang sudah saya budgetkan.

Gerakan Yuk Nabung Saham

Baru – baru ini, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) atau Indonesia Stock Exchange (IDX) mengkampanyekan “Yuk Nabung Saham”, yaitu gerakan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengajak masyarakat sebagai calon investor untuk berinvestasi di pasar modal dengan membeli Saham secara rutin dan berkala.

Kata kuncinya dalam kampanye Yuk Nabung Saham (YNS) adalah rutin dan berkala.

Tujuan Yuk Nabung Saham adalah (a) meningkatkan awareness masyarakat terhadap pasar modal Indonesia dan ketertarikan masyarakat dalam berinvestasi dengan mekanisme Nabung Saham; (b) merubah kebiasaan masyarakat Indonesia yang awalnya menabung menjadi berinvestasi.

Cara melakukan dan ikut gerakan Yuk Nabung Saham:

  • Membuka rekening efek di perusahaan sekuritas.
  • Tentukan nominal dana yang ingin disisihkan, lalu tentukan saham yang ingin ditabung.
  • Menyetorkan dana secara rutin, atau menggunakan fasilitas auto transfer dari rekening pribadi setiap periode yang telah ditentukan
  • Melakukan pembelian saham secara rutin.

#11 Belajar Saham Gratis

Anda bisa belajar saham gratis.

Bisa secara offline di kelas atau online lewat situs.

  • Belajar Saham IDX – PT Bursa Efek Indonesia (IDX) menyelenggarakan Sekolah Pasar Modal yang sudah berjalan beberapa tahun ini diperuntukkan untuk Anda yang ingin mengenal Pasar Modal lebih jauh dengan dibimbing oleh profesional yang sudah ahli dibidang pasar modal secara langsung di dalam kelas secara tatap muka.
  • Belajar Saham Online di Situs broker – broker dimana Anda membuka rekening untuk bermain saham menyediakan berbagai modul untuk mempelajari saham secara online dn gratis.

Di kelas belajar saham tersebut, Anda bisa mempelajari seluk beluk investasi saham dari level dasar (basic) sampai advanced.

#12 Saham Online

Saham online adalah berkah dari perkembangan teknologi untuk investasi saham.

Proses perdagangan dalam investasi saham, yang dulu dilakukan secara manual dengan harus datang ke kantor cabang broker, sekarang cukup dilakukan secara online lewat layar komputer atau laptop.

Perdagangan saham online sangat mempermudah masyarakat untuk terjun dalam investasi saham.

Cara Investasi Saham

Proses pembukaan rekening saham online di broker adalah:

  1. Mengisi Fomulir pembukaan rekening saham perusahaan sekuritas
  2. Mengisi formulir pembukaan Rekening Dana Nsabah di Bank
  3. Menyiapkan Identitas KTP
  4. Menyiapkan NPWP
  5. Print dokumen, tanda tangan formulir pendaftaran, & kurir dokumen ke kantor Sekuritas

Tanya Jawab Saham Pemula

Kumpulan pertanyaan yang sering diajukan pemula dalam investasi saham.

  1. Apa itu Saham ?

Saham adalah bukti kepemilikan suatu perusahaan yang merupakan klaim atas penghasilan dan kekayaan perseroan. Perusahaan yang sahamnya dapat dibeli di Bursa Efek Indonesia disebut Perusahaan Tercatat. Saham merupakan salah satu produk pasar modal yang menjadi salah satu instrumen investasi untuk jangka panjang. Dengan membeli saham perusahaan, maka kita menjadi pemilik perusahaan tersebut.

Apa artinya 1 Lot Saham ?

Satuan pembelian saham adalah 1 Lot (100 lembar)

Apa keuntungan beli saham ?

Ada dua keuntungan utama, yaitu: Mendapatkan Capital Gain (Keuntungan dari kenaikan Harga); Mendapatkan Dividen (Pembagian keuntungan perusahaan)

Apa risiko investasi saham ?

Ada dua risiko utama: Capital Loss (Kerugian atas penurunan harga); Risiko Likuidasi (Jika perusahaan bangkrut)

Bagaimana cara beli jual saham ?

Untuk pembelian saham, investor harus menyiapkan dana sesuai harga saham dan membayar biaya transaksi untuk perusahaan sekuritas (fee broker). Sedangkan untuk penjualan saham, total dana yang didapat investor adalah nilai sesuai harga jual saham dikurangi biaya transaksi dan PPh.

Apakah ada dan berapa biaya transaksi saham ?

Ada. Biaya transaksi tersebut berbeda-beda di setiap perusahaan sekuritas, namun umumnya 0,2—0,3% dari nilai transaksi pembelian saham (termasuk PPN) dan ditambah PPh 0.1% khusus untuk transaksi penjualan saham

Bagaimana mulai investasi saham ?

Investasi saham dapat dilakukan dengan membuka rekening efek di perusahaan sekuritas. Setelah itu, tentukan nominal dana yang ingin disisihkan, lalu tentukan saham yang ingin diinvestasikan. Setelah rekening efek jadi, masyarakat dapat menyetorkan dana secara rutin, atau menggunakan fasilitas auto transfer dari rekening pribadi setiap periode yang telah ditentukan dan setelah itu melakukan pembelian saham secara rutin.

Apa syarat pembukaan Rekening Efek di perusahaan Sekuritas ?

Dokumen persyaratan pembukaan rekening efek:
1. Fotokopi KTP
2. Fotokopi NPWP (jika ada)
3. Fotokopi halaman depan buku tabungan
4. Materai Rp6.000 minimal 2 buah

Apa itu Perusahaan Sekuritas ?

Perusahaan Sekuritas atau perusahaan efek adalah perusahaan yang telah mendapat izin usaha dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan untuk dapat melakukan kegiatan sebagai perantara perdagangan efek (broker).

Apa perlindungan investor di BEI ?

Untuk meningkatkan keamanan dalam berinvestasi di pasar modal Indonesia, maka setiap aset investor diberikan perlindungan dengan pembentukan Dana Perlindungan Pemodal oleh Indonesia Securities Investor Protection Fund (SIPF). Indonesia SIPF adalah perusahaan yang menyelenggarakan program Dana Perlindungan Pemodal, dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Apa pajak transaksi jual saham ?

0,1% dari nilai bruto transaksi penjualan saham

Apa pajak deviden ?

10% dari penghasilan bruto (NPWP)

Bagaimana mekanisme perdagangan saham ?

Pelaksanaan perdagangan Efek di Bursa diakukan dengan menggunakan fasilitas JATS NEXT-G. Perdagangan Efek di Bursa hanya dapat dilakukan oleh Anggota Bursa (AB) yang juga menjadi Anggota Kliring KPEI. Anggota Bursa Efek bertanggung jawab terhadap seluruh transaksi yang dilakukan di Bursa baik untuk kepentingan sendiri maupun untuk kepentingan nasabah.

Kesimpulan

Investasi saham merupakan instrumen investasi dengan keuntungan terbaik dalam rentang waktu terbaik, yang sudah terbukti di berbagai pasar saham di seluruh dunia.

Dengan main saham, Anda bisa menjadi pemilik usaha yang dijalankan oleh manajemen professional, uang bekerja untuk Anda.

Namun, persepsi di masyarakat secara umum masih jauh dari menerima soal investasi saham. Mulai dari yang menganggap saham sebagai spekulasi, judi sampai yang rugi berdarah-darah karena main saham akibat kurang belajar saham dengan benar.

Semoga 10 tips belajar saham pemula 2020 ini bisa membantu pembaca melakukan investasi saham dengan benar dan menghasilkan return yang memuaskan.

20 Responses

Saya tertarik untuk investasi saham, bagaimana dan harus kemana untuk memulai investasi saham??

Buka rekening saham di broker. Bisa pilih broker online di Stockbit.com atau Mandiri Sekuritas (most.co.id) atau Indopremier.com

butuh berapa modal untuk invertasi saham

setahu saya, rata-rata minimum transaksi di Rp 5 juta utk buka rekening saham. Investasi untuk beli saham sendiri minimal beli 100 lembar saham – tinggal dikalikan dengan harga sahamnya.

dari ketiga broker itu yang paling admin rekomendasikan yang mana?
buat saya yang masih berkuliah dan tidak ada npwp

Kalau saya pakai, Indopremier dan Mandiri Sekuritas.

[…] Daftar Isi [lihat] […]

kalau belum/tidak punya NPWP apakah tetap bisa berinvetor??

Bisa tanpa NPWP. Salah satunya yang saya tau di Indopremier Sekuritas.

Thank you so much, Sir. You open up my mind. Really!

terima kasih banyak pak, penjelasannya sangat mudah dipahami dan lengkap.

halo, saya WNI yang bekerja dan berdomisili di luar negeri. apanha saya tetap bisa investasi saham di Indonesia? Apabila iya, bagaimana caranya?

Bisa sekali. Lakukan transaksi saham secara online. Cek di IDX.co.id situs resmi Bursa saham soal cara pembukaan rekening saham secara online. salam

aplikasi saham atau website yang wajib kita tau kalau mau nabung saham apa aja ya pa ?

Terimakasih banyak kak sangat mudah dipahami dan membuka wawasan untuk memulai investasi.
semoga kakak dan saya sukses selalu. aamiin

apakah setiap bulan kita harus membeli saham dari persusahaan yang kita investasikan?

Mohon maaf min sepertinya anda typo di bagian #7 Harga Saham Turun, Beli!

“Namun, Anda tahu bahwa periode 2020 ke 2009 IHSG mengalami kenaikkan 80%+. Anda yang menjual pasti sedih lihat harga saham naik tajam dalam waktu hanya 1 tahun sejak krisis.”

Seharusnya 2008 ke 2009. Anyway, tulisannya sangat bermanfaat dan membantu sekali bagi saya yang baru belajar soal saham. Terima kasih.

Terima kasih masukkannya. salam

Bang, sebetulnya katanya di Perusahaan saya, setiap karyawan yang sudah masuk, ketika Perusahaan ini IPO, maka karyawan tersebut mendapat saham. dan annual saya dapat laporan nya ke email dari Indopremier.

Perntanyaannya, apa dengan begitu saya otomatis sudah memiliki akun?
Bagaimana cara untuk menmbah saham nya (beli nya)?
Bagaimana kalau akun ini (yang dari perusahaan) saya mau beli saham selain saham perusahaan sendiri, caranya seperti apa?

saran saya cek langsung ke Indopremier. Setahu saya, ada syarat2 yang harus dipenuhi supaya bisa bukan akun. kalau memang sudah dibuka, seharusnya ada user ID dan Password.

Strategi Belajar Trading Saham Untuk Pemula & Generasi Z

Assalamualaykum milenials, uda siap trading saham?

Beberapa waktu lalu saya ketemu gadis cantik, berambut panjang, dengan kulit eksotis dan tubuh tinggi semampai. Namanya… Ah, kita kan mau ngomongin soal investasi, kenapa malah deskripsi orang. Pokoknya pada saat berjumpa, dia bilang begini, (sedikit editorial biar dramatis)

“Kakanda, akutu pengen investasi. Generasiku juga minat banget soal mengelola duit. Tapi jangan yang susah kayak saham, apalagi dipantau harian gitu.”

Katanya sambil monyongin bibir, siapa yang tahan coba?

Singkat kata saya jadi berpikir, apakah generasi milenial dan bahkan Gen Z menganggap trading saham sebagai momok menakutkan setelah pelajaran matematika. Di buku Investory sebenarnya telah saya jelaskan dengan runtut mulai perencanaan keuangan, masalah utang, baru menjelaskan perkara saham. Kenapa penjelasannya bisa lebar gitu, jawabnya adalah agar sudut pandang pembaca luas sehingga Anda tidak takut untuk mulai investasi saham.

Back to trading saham. . .

Seorang pemula biasanya menghindari melakukan trading saham karena dua hal yaitu malas melihat harga saham setiap hari dan takut belajar analisis gambar. Akibatnya mereka mengambil jalur yang “katanya” investasi, long term. Mengidolakan Warren Buffet, Charlie Munger, dan Long Kheng Hong, tapi tidak secara kaffah atau totalitas. Masalahnya muncul disini, akan sangat baik bila Anda konsisten investasi. Tapi jika alasannya takut belajar trading, maka itu salah.

Artikel kali ini akan sharing khusus mengenai trading saham untuk pemula dengan cara yang seharusnya mudah dan membahagiakan. Sehingga bahkan seorang pemula Gen Z bisa mulai mempelajarinya.

Bagaimana cara belajar trading saham dengan mudah?

1. Mulai dari nominal kecil

Siapa bilang investasi tidak bisa dilakukan dengan modal kecil? Main saham pakai duit seuprit dimungkinkan kok, tapi ya “mainnya” jangan main-main. Nyari duit kan harus serius, makanya perlu dianggap sebagai bisnis sekecil apapun uang yang dikeluarkan sebagai modal.

Kenapa saya menyarankan mulai dengan nominal yang tidak terlampau banyak?

Trading saham merupakan salah satu investasi berisiko tinggi, tidak semua orang cocok di bidang itu. Oleh karena itu, kita harus tahu terlebih dulu apakah Anda cocok di bidang tersebut atau tidak. Setelah beberapa waktu dijalani dan tidak merasa cocok, kenapa harus diteruskan?

Lain ceritanya kalau merasa nyaman trading meskipun masih mengalami kerugian di tahap belajar, tidak ada salahnya pembelajaran saham berlanjut.

Pertanyaan berlanjut menjadi seberapa kecil nominal uang yang disiapkan?

Semampu Anda! Yang penting ikhlas!

2. Modal utama adalah. . . pengetahuan

Klise sih, tapi bener lhoh.

Bagaimana Anda bisa bertempur di medan perang kalau tidak punya senjata penghancur untuk trading saham. Enggak tahu dimana titik support, kapan harus jual dan pilihan-pilihan lain semacam itu. Terjebak dalam kondisi semacam itu secara terus menerus akan membuat Anda masuk ke zona spekulasi.

Inga-inga, trading sangat jauh berbeda dengan spekulasi!

Belajar saham memang bukan “cara cepat jadi kaya”, tapi “cara tepat menuju kemapanan”. Lha kalian mau jadi dokter tajir aja butuh sekolah bertahun-tahun, masa jadi trader cuma mau belajar semalem. Impossible donk. Kalau saya langsung ngomong soal fibonacci, elliot wave, dan macem-macem lainnya, bisa jadi Anda langsung nyerah. Saya kira teknik belajar paling mudah adalah mengenal simbol chart dan membaca tren. Ga melulu berhasil memang, paling tidak Anda bisa belajar seperti apa analisa teknikal.

Ini ada dua jenis stick yang jamak dipake ya, candlestick ama bar stick, yang kadang disebut OHLC. Sebenarnya OHLC singkatan dari Open High Low Close. Bacanya sudah tau kan? Open ketika pasar buka, close pas tutup, high itu harga tertinggi di range itu, dan low yang terendah. Pretty easy kan?

Dua jenis chart dan cara bacanya. (Sumber: Investory)

Oh ya, kali ini kita tidak perlu membicarakan nilai intrinsik perusahaan atau analisis fundamental ya. Perkara tersebut kita bahas lain waktu ketika fokus investasi dan time frame agak panjang.

3. Memilih perusahaan sekuritas

Duit sudah siap, begitupula dengan sedikit belajar tentang analisis buat trading. Next step? Ya cari perusahaan sekuritas buat kalian menanamkan uangnya. Betul sekali, memilih broker saham kadang tricky agar tidak merasa dirugikan. Apalagi kalian akan masuk kategori trading yang frekuensi transaksinya tentu lebih banyak dibandingkan orang yang sekedar beli doang dan ditahan lama.

Karena lebih sering bertransaksi, mau tidak mau cari apps yang mudah dan ringan. Enggak asik kan, pas sibuk liatin saham, terus smartphone mati gara-gara terlalu berat.

4. Menghindari saham gorengan

Gorengan emang enak pake banget, saya suka makan semacam itu dari kecil. Tapi kalau kebanyakan bikin blenger dan keblinger, begitu pula saham gorengan. Banyak trader senior mainin saham model begini, tapi jelas bukan barang yang cocok digunakan oleh para pemula dan generasi Z. Kenapa tidak cocok?

Pertama, saham gorengan sangat susah dibaca dari sisi analisis teknikal, apalagi fundamental. Gerakannya yang begitu volatil menjadi tidak terprediksi dengan baik, karena sentimen dan pompomers menjadi faktor paling dominan dalam menggerakkan harga saham semacam ini.

Kedua, gerakan yang sangat acak tadi tidak pas sebagai sarana belajar trader pemula. Akan lebih mudah jika belajar dari saham-saham yang gerakannya cenderung normal, blue chip, atau second liner boleh lah.

5. Ketimpangan order jual dan beli

Saat Anda mau beli saham, harus ketemu order jual dan beli bukan? Nah coba perhatikan saham-saham yang ketimpangannya sangat tinggi, dimana order beli jauh lebih banyak daripada yang jual. Kemudian mulai belajar di titik kritis yaitu saat awal dan akhir perdagangan, serta menjelang istirahat (jam 11-12).

Itu menurut saya lho ya, ada juga yang berpendapat lain kok. Makanya coba juga kalian bermain ke beberapa forum saham, seperti misalnya pernah saya baca seorang trader memilih jam kritisnya di sore hari.

Kenapa harus perhatikan order beli yang jauh lebih banyak?

Karena itu adalah indikasi kenaikan kuat saham, artinya pasti ada “sesuatu” yang membuat saham tersebut menarik. Kalau saya, langsung cari berita dari internet untuk mencari tahu penyebab orang-orang berburu saham tadi.

Masuk akal? Tinggal dibeli.

6. Pemula jangan gunakan semua modal ke satu transaksi

Meskipun dalam beberapa kali di artikel saya menyebut soal diversifikasi, saya tidak mengharuskan Anda untuk melakukannya. Bagaimanapun juga setiap orang bebas melakukan strategi trading saham sesuai kenyamanan masing-masing. Tetapi. . .

Sekali lagi, tetapi ya. . .

Untuk pemula sangat tidak disarankan menggunakan seluruh modal hanya demi satu transaksi. Andaipun tidak diversifikasi, lebih baik gunakan sedikit saja, sisanya disimpan dulu. Jadi Anda bisa merasakan seperti apa sih trading, sekaligus cara penanganannya dengan tingkat kerugian yang sudah bisa dibatasi. Bayangkan saja jika Anda taruh semua modal dan berakhir rugi, terlalu mahal harga belajarnya.

7. Cut loss dan profit yang realistis

Semua pebisnis tentunya sadar tidak semua usaha menghasilkan keuntungan, ada kalanya mengalami kerugian. Tidak berbeda dengan bisnis saham. Apa aja yang bisa bikin trader merugi?

  • Harga sahamnya turun, sehingga modal yang kita masukkan berkurang.
  • Modal bisa hilang jika perusahaan bangkrut.

Jarang sih ada trader yang sampe hilang semua duitnya sebagai akibat perusahaan bangkrut, karena biasanya langsung responsif. Para trader yang ngeyel sama analisanya sendiri justru menjadi korban. Misalnya AISA, orang sudah tau secara fundamental perusahaan sedang tidak bagus. Kemudian mulai menggunakan teknikal sederhana, kelihatan sudah saatnya dijual. Eh tapi ga dijual. Coba lihat chart di bawah deh,

Secara teknikal harusnya pada bulan September uda ga ada barang lagi karena titik support uda jebol, apalagi titik resisten bulan Agustus tidak tersentuh. Faktanya beberapa trader tidak yakin dengan analisisnya sendiri dan memegang saham AISA, hingga akhirnya ambles ke 168 dan saham tersebut per hari ini tidak didagangkan lagi. Entah bagaimana nasib para pemegangnya, karena masih harus diselesaikan pihak otoritas.

Itulah kenapa kalau mau jadi trader harus tega cut loss, siapkan titik terendah.

Sama juga pas ngincer cuan, Anda harus tahu berapa profit yang diinginkan. Let’s say 10% atau 20%, selain itu menggunakan titik resisten. Oleh karena itu, trading plan menjadi penting bagi seorang trader namun tidak digunakan oleh para investor yang jarang membatasi titik profit dan cutloss.

Pilih jadi investor atau trader?

Trader pemula biasanya kebingungan diantara dua pilihan di atas. Padahal di antara kedua pilihan tersebut, jauh lebih penting tanggung jawab bisnisnya. Enggak ada cerita orang awalnya trading, terus gara-gara nyangkut banyak sok-sok jadi investor. Bunuh diri dua kali namanya.

Kalau mau jadi investor, ya belajar urusan intrinsik perusahaan. Benar-benar menunggu saat harga saham below the normal line, serta ga usah gatel buat ngutak atik duitnya ke pasar modal tiap hari. Ibarat singa yang lagi nunggu mangsa gitu lhoh. Lain cerita trader, seperti elang yang mengawasi terus kalau ada potensi profit jangka pendek. Makanya grafik menjadi sangat penting.

Adapula yang memilih keduanya, baiknya sih menggunakan dua perusahaan sekuritas agar tidak kecampur lifestylenya. Begitulah kira-kira, sudah paham semua ya?

Peringkat broker opsi biner:
Opsi biner dan forex
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: