Uang Bitcoin Adalah – Mengenal “Uang Masa Depan” Cryptocurrency Bitcoin

Peringkat broker opsi biner:

Mengenal Cryptocurrency, Si Mata Uang Digital

Di obrolan sehari-hari, topik soal bitcoin sempat mengemuka. Beberapa abai. Namun beberapa tertarik, bahkan sampai jadi pemburu bitcoin!

Sebelum membahas lebih jauh soal bitcoin, kita akan bahas cryptocurrency terlebih dahulu. Nah lho, ‘makhluk’ apa lagi nih — si cryptocurrency ini?

Jadi bitcoin adalah salah satu mata uang dari teknologi cryptocurrency.

Cryptocurrency adalah sebuah teknologi membuat mata uang digital. Teknologi inimenggunakan kriptografi untuk keamanan yang membuatnya tidak dapat dipalsukan.

Nilai harga dari cryptocurrency sebagian besar ditentukan oleh kekuatan buy and sell dari para pengguna teknologi ini.

Cryptocurrency sangat marak dikembangkan oleh berbagai perusahaan dan team engineer di berbagai belahan dunia. Bahkan Google Ventures juga berinvestasi di salah satu teknologi cryptocurrency.

Terdata sudah lebih dari 500 cryptocurrency diciptakan berdasarkan coinmarketcap.com. Beberapa cryptocurrency memiliki berbagai konsep yang berbeda dan beberapa memiliki konsep yang meniru koin lainnya.

Karena nilai dasar cryptocurrency murni berdasarkan kekuatan buy dan sell tidak dijamin oleh apapun; maka tidak jarang cryptocurrency memiliki nilai turun lebih dari 20% dalam sehari.

Peringkat broker opsi biner:

Ini sebenarnya dapat dimanfaatkan untuk melakukan perdagangan untuk mendapatkan profit!

Meski Bitcoin merupakan cryptocurrency yang paling banyak diperbincangkan, sebenarnya ada banyak sekali jenis cryptocurrency yang ada di dunia ini. Contohnya ialah Ripple, Litecoin, dan Stellar.

Bagaimana Cara Trading Cryptocurrency ?

Caranya sederhana pada dasarnya ada 2 cara :

  • Beli saat murah dan jual saat tinggi
  • Beli saat terlihat peluang naik dan jual saat harga lebih tinggi dari harga beli

Nah, tulisan selanjutnya akan membahas soal blockchain. Apa yaa kaitan blockchain dengan cryptocurrency? Just stay tune!***

Bitcoin dilarang otoritas keuangan Indonesia, ini fakta-faktanya

Bagikan artikel ini dengan

Tautan eksternal dan akan terbuka di layar baru

Kopi tautan ini

Tautan eksternal dan akan terbuka di layar baru

Otoritas moneter Indonesia bakal mengeluarkan aturan yang melarang penggunaan bitcoin atau mata uang virtual lainnya sebagai alat pembayaran.

Pelarangan oleh Bank Indonesia (BI) ditujukan bagi pelaku layanan keuangan berbasis teknologi (financial technology) termasuk e-commerce agar tidak menerima bitcoin.

Pemrosesan mata uang virtual juga dilarang.

“Dalam konteks sistem pembayaran, bitcoin bukan alat pembayaran yang sah,” kata Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia Agusman Zainal kepada BBC Indonesia, (7/12).

Menurut Agusman, hal itu sejatinya sudah diatur dalam Peraturan Bank lndonesia tentang Penyelenggaraan Pemrosesan Transaksi Pembayaran tahun 2020.

Pasal 34 beleid itu menyebut, “Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran dilarang: (a) melakukan pemrosesan transaksi pembayaran dengan mengunakan virtual currency.”

Bagian keterangannya disebutkan virtual currency adalah uang digital yang diterbitkan selain otoritas moneter yang diperoleh dengan cara mining. Antara lain Bitcoin, BlackCoin, Dash, Degecoin, Litecoin, Namecoin, Nxt, Peercoin, Primecoin, Ripple, dan Ven.

Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo menyebutkan alasan melarang adalah dalam rangka melaksanakan prinsip kehati-hatian, menjaga persaingan usaha, pengendalian risiko, dan perlindungan konsumen.

“Kami melarang penyelenggara tekfin (teknologi finansial) dan e-commerce serta penyelenggara jasa sistem pembayaran menggunakan dan memproses virtual currency, serta bekerja sama dengan pihak-pihak yang memfasilitasi transaksi menggunakan virtual currency,” kata Agus.

Pelarangan itu, lanjut Agus, guna mencegah kejahatan, seperti pencucian uang, pendanaan terorisme, dan menjaga kedaulatan rupiah sebagai alat pembayaran yang sah di Indonesia.

Alasan yang diungkapkan Agus punya dasar. Pada 2020 pendiri situs Silk Road, Ross Ulbricht ditangkap aparat Amerika karena situsnya ketahuan lebih pada jual beli narkoba daripada menjual bitcoin.

Pada Oktober 2020, seorang mahasiswa Indonesia DB ditangkap di Bintaro karena membeli sabu secara online dan membayarnya dengan bitcoin. Ia memesan sabu itu dari Meksiko.

Oktober 2020, LWK pelaku teror bom Mal Alam Sutera meminta ditransfer Rp300 juta dalam bentuk bitcoin. “Tersangka melakukan pemerasan,” kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti.

Pada Desember 2020, Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian menyebutkan bahwa pendanaan kelompok terorisme sudah menggunakan mata uang virtual. “Ada yang menggunakan bitcoin,” kata Tito kala itu.

Rencananya Bank Indonesia akan menerbitkan aturan yang lebih tegas soal penggunaan mata uang virtual tersebut pada 2020. “Intinya akan memperkuat ketentuan yg sudah ada,” kata Agusman.

BI, lanjut Agusman, tidak bekerja sendiri, tetapi juga menggandeng sejumlah instansi lainnya seperti Otoritas Jasa Keuangan.

“Saya kira ini bukan konteks moneter. (Tetapi) dampak ke pelaku usaha dan konsumen adalah sejauh mana ada perlindungan konsumen,” kata Agusman.

Sejarah Bitcoins

Bitcoin awalnya diciptakan oleh seorang yang mengaku bernama Satoshi Nakamoto pada 2009. Lalu bulan Mei 2020, pengusaha teknologi asal Australia Craig Wright membuka jati diri bahwa dialah yang menciptakan bitcoin.

“Saya memainkan peran yang utama, tapi juga dibantu beberapa orang lain,” kata Craig, kepada BBC waktu itu. Transaksi pertamanya adalah mengirim 10 bitcoin ke Hal Finney pada Januari 2009.

Sejak dimulai pada 2009, nilai tukar atau valuasi bitcoin terus meningkat.

Bahkan dalam setahun ini nilainya meningkat gila-gilaan. Sebagai gambaran, 1 bitcoin dihargai US$0,3 (sekitar Rp4.000) pada Januari 2020. Dan 7 Desember 2020 menjadi US$14.000 (Rp189 juta).

Tidak jelas apa yang menjadi faktor penentu dari naik atau turunnya harga atau nilai tukar bitcoin tersebut. Ketika Cina mengumumkan tidak sahnya bitcoin pada September 2020, harga tukarnya turun dari US$ 4.600 menjadi US$ 3.200.

Fakta-fakta seputar Bitcoin

  • Bitcoin adalah mata uang virtual yang hanya ada di internet dan bisa digunakan sebagai alat pembayaran di tempat-tempat tertentu. Tidak semua penyedia jasa atau barang menerima pembayaran bitcoin.
  • Bitcoin bisa diperoleh dengan cara jual beli. Juga lewat aplikasi Bitcoin Miner yakni menggali bitcoin dengan cara menguraikan rumus matematika kompleks yang ada di sana melalui jawaban 64 digit yang rumit.
  • Bitcoin kemudian disimpan dalam dompet digital yang menyerupai internet banking. Akun atau alamat dompet Bitcoin di internet tidak menggunakan nama asli sehingga sulit dilacak pemiliknya.
  • Tidak ada otoritas pusat atau negara yang mengatur bitcoin sehingga rekeningnya tidak bisa dibekukan. Demikain juga uang atau isi rekening pada dompet bitcoin tidak ada yang menjamin.

Sama seperti Bank Indonesia, otoritas Cina melarang dengan alasan resiko investasi pada mata uang virtual itu. Pemerintah Cina menyebut uang virtual itu bisa digunakan untuk pendanaan ilegal dan pencucian uang.

Sejatinya otoritas keuangan di berbagai dunia punya kekhawatiran yang sama. Inggris misalnya menyebutnya sebagai “investasi yang beresiko tinggi dan spekulatif.”

Meski tak melarang, beberapa negara lain juga mengeluarkan peringatan yang sama. Antara lain Singapura, Hong Kong, dan Kanada. Bahkan European Central Bank menilai “berpotensi seperti krisis keuangan Belanda pada abad ke-17”.

Dengan total 15 juta bitcoin yang beredar di pasaran saat ini, diperkirakan valuasinya mencapai lebih dari US$200 miliar. Negara yang paling aktif menggunakannya adalah Amerika dan Jepang.

Sebagian pesohor dunia mengaku memiliki bitcoin sebagai alat investasi yang menjanjikan. Nilai tukar bitcoin yang terus meningkat adalah salah satu alasannya.

Salah satu investor bitcoin yang mendapatkan keuntungan besar dari kepemilikannya adalah si kembar Cameron dan Tyler Winklevoss. Mereka pertama kali memiliki bitcoins sejak 2020.

Ketika itu mereka membeli 90.000 bitcoins dengan harga satu bitcoin US$120.

Total dana yang mereka pakai untuk membeli bitcoin adalah US$11 juta. Uang yang mereka gunakan membelinya adalah hasil memenangkan gugatan ke Mark Zuckerberg karena mencuri ide mereka akan Facebook senilai US$65 juta.

Kini kekayaan si kembar Wiklevoss itu diperkirakan mencapai miliaran dolar dengan harga satu bitcoin mencapai US$14.000. Karena sejak membelinya pada 2020, mereka tidak pernah menggunakan atau menjualnya.

Peringkat broker opsi biner:
Opsi biner dan forex
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: