Universitas Strategi Segmentasi Pasar, Tinjauan sistem perdagangan yang bagus

Peringkat broker opsi biner:

Segmentasi Pasar: Strategi Jitu untuk mengefisiensikan Kinerja Marketing Anda!

Pelaku bisnis jual beli online dewasa ini mulai fokus untuk menciptakan citra brand dari produk yang mereka jual dan mengomunikasikannya kepada pelanggan. Untuk meningkatkan citra brand , seorang pengusaha harus memiliki strategi yang tepat. Segmentasi pasar merupakan salah satu strategi yang dapat Anda gunakan untuk merencanakan pemasaran brand dari produk yang Anda jual. Dengan mengetahui segmentasi pasar, Anda akan lebih mudah mendapatkan profit besar, membuat pelanggan senang dengan produk yang ditawarkan, dan mencetak performa yang lebih baik dari para kompetitor.

Segmentasi Pasar, Strategi Jitu Untuk Mengefisiensikan Usaha Pemasaran Bisnis Anda

Segmentasi pasar adalah langkah yang dilakukan untuk membagi pelanggan Anda menjadi beberapa segmen atau grup berdasarkan kualitas dan personalitas pelanggan secara umum. Banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk membagi pelanggan menjadi beberapa grup. Maka dari itu, Anda memiliki kesempatan untuk membuat segmentasi pasar usaha Anda sendiri dan tentunya bisa berbeda dengan segmentasi pasar kompetitor.

Dengan membagi pelanggan menjadi beberapa grup kecil, Anda bisa menargetkan pelanggan lebih mudah dan baik dibandingkan hanya menggunakan satu strategi untuk ke semua pelanggan yang Anda targetkan. Hal ini juga akan menciptakan user experience yang lebih baik untuk tiap tipe pelanggan dari suatu segmen. Pelanggan juga diharapkan akan lebih senang untuk terus berbelanja di toko Anda.

Tujuan segmentasi pasar adalah untuk menghasilkan volume penjualan lebih tinggi, dengan melakukan pengelompokan konsumen adalah hal terbaik untuk mengetahui kebutuhan mereka. Segmentasi pasar juga memungkinkan Anda untuk mengembangkan produk dengan biaya lebih rendah, karena Anda dapat langsung mengimprovisasi produk Anda sesuai dengan kelompok konsumen tertentu yang diinginkan. Hal ini sangat efektif daripada mencoba menyediakan banyak produk ke banyak kelompok.

Jika Anda sudah menemukan pola yang tepat untuk segmentasi pasar, tim pemasaran hanya perlu melancarkan usahanya untuk melaksanakan strategi pasar yang sudah diatur. Cara populer yang bisa dilakukan untuk memanifestasikan segmentasi pasar adalah dengan pemasaran via Internet, menggunakan online advertising seperti Facebook Ads atau Google AdWords.

Keuntungan Dari Penerapan Segmentasi Pasar

Dewasa ini, para pelanggan yang suka berbelanja secara online ingin mendapatkan pengalaman belanja sesuai dengan personalitas pribadi mereka. Suatu hasil studi mengatakan 64% pelanggan online ingin mendapatkan penawaran sesuai dengan personalitas mereka. Jika mereka tidak mendapatkan hal tersebut, 52% dari mereka akan memilih untuk beralih ke toko lain. Ini menjelaskan bahwa strategi segmentasi pasar sangat berpengaruh demi menjaga pelanggan tetap berbelanja di toko Anda. Berikut keuntungan lain dari penerapan segmentasi pasar:

a. Hemat Waktu dan Biaya

Alih-alih menggunakan satu strategi pemasaran untuk semua jenis pelanggan, segmentasi pasar dapat membantu Anda untuk melayani upaya pemasaran untuk kelompok pelanggan yang tersegmentasi. Ini berarti Anda tidak akan membuang-buang waktu dan uang untuk campaign yang tidak efektif, karena upaya ini dilaksanakan berdasarkan data pelanggan.

b. Membangun Hubungan Lebih Baik Dengan Pelanggan

Proses dari melakukan segmentasi pasar melibatkan Anda dan tim pemasaran untuk terus belajar lebih banyak mengenal tentang pelanggan Anda. Semakin banyak Anda belajar tentang mereka, semakin baik Anda dapat melayani mereka dan menciptakan pengalaman belanja ( shopping experience ) yang sempurna.

c. Membantu Mengidentifikasi Kelebihan, Kelemahan, dan Kesempatan dari Strategi Marketing Anda

Segmentasi pelanggan juga dapat menunjukkan kepada Anda bagaimana kinerja merek atau brand dan hasil kampanye perusahaan. Anda dapat melihat produk mana yang paling populer di antara segmen pelanggan. Anda akan belajar bagian mana dari strategi Anda yang kuat, mana yang perlu ditingkatkan, dan bagaimana Anda dapat bersaing lebih baik melawan kompetitor Anda.

4 Kategori Segmentasi Pasar

Ada beberapa kategori segmentasi pasar, yaitu demografis, geografis, behaviour, dan juga psikografis. Berikut penjelasan dari keempat kategori utama dari segmentasi pasar:

Peringkat broker opsi biner:

a. Demografis

Segmentasi pasar berdasarkan peta demografis adalah ketika Anda membagi pelanggan menjadi beberapa kelompok berdasarkan informasi demografis mereka, seperti: usia, pendapatan, jenis kelamin, tingkat pendidikan, lajang atau menikah, ras, jabatan, agama, dan banyak lagi. Tipe segmentasi ini yang paling popular dipilih karena tipe ini yang paling mudah dan dapat diandalkan prosesnya.

b. Geografis

Segmentasi pasar berdasarkan peta geografis adalah ketika Anda memisahkan pelanggan berdasarkan tempat mereka berada. Jika skala bisnis Anda sudah sampai di ranah internasional, segmentasinya bisa berupa antar benua atau negara. Anda juga dapat menyegmentasikannya menurut wilayah, provinsi, kota, dan bahkan lingkungan atau area di dalam kota. Misalnya seperti Jakarta Selatan, Timur, Barat, dan Utara adalah lingkungan pelanggan yang tinggal di DKI Jakarta.

c. Behavioral atau Perilaku

Metode ini membuat segmen berdasarkan perilaku atau sifat pelanggan, seperti:

– Bagaimana mereka mengunjungi situs web Anda (halaman mana yang mereka kunjungi, tautan mana yang mereka klik, jam berapa mereka berbelanja, kapan terakhir kali mereka berbelanja, dan lain sebagainya).

– Apa yang mereka ketahui tentang produk Anda (apakah mereka masih belajar atau siap melakukan pembelian?)

– Bagaimana mereka menggunakan produk Anda (apakah mereka sering kembali untuk mengisi ulang suplai mereka atau mendapatkan lebih banyak?)

– Bagaimana mereka membuat keputusan pembelian (apakah mereka impulsif atau slow respon ketika berbelanja?)

Misalnya, beberapa pelanggan menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk mempelajari suatu produk dari toko Anda sebelum mereka membelinya, sementara beberapa pelanggan adalah “pembeli yang impulsif” yang akan segera membeli ketika mereka melihat suatu produk. Beberapa orang ingin pergi ke toko Anda untuk melihat produk secara langsung, sementara beberapa orang selalu membeli secara online . Ketika Anda tahu bagaimana perilaku pelanggan Anda, lebih mudah untuk memberi mereka apa yang mereka inginkan.

d. Psikografis

Strategi ini memuat tentang keyakinan, nilai, kepribadian, dan gaya hidup pelanggan. Semua sifat ini dapat memengaruhi keputusan belanja mereka. Kelompok psikografis mungkin merupakan campuran dari jenis segmentasi lain, seperti usia atau agama (demografi) atau lokasi mereka (geografis).

Salah satu contoh, Anda mungkin menemukan suatu fakta bahwa pelanggan yang lahir di antara tahun 1981 dan 199 lebih cenderung membeli produk organik, “alami”, atau ramah lingkungan.

Menguatkan lini pemasaran dengan strategi segmentasi pasar akan sangat ampuh meningkatkan prosentase penjualan bisnis Anda. Namun, Anda tidak boleh melupakan bagaimana proses pencatatan transaksi dan pemantauan kondisi keuangan yang terjadi dalam bisnis Anda. Dengan Jurnal, proses pelaporan keuangan Anda akan berjalan secara akurat dan komprehensif. Jurnal adalah software akuntansi online yang bisa membantu Anda dari mencatat transaksi bisnis sampai menyiapkan laporan-laporan keuangan yang diperlukan. Untuk info lebih lanjut, silahkan cek di sini .

Strategi Segmentasi Pasar dan Manfaatnya Bagi Usaha

Salam Sukses. Melakukan segmentasi pasar (marketing segmentation) merupakan salah satu strategi pemasaran yang dilakukan dengan cara mengelompokkan pasar menjadi segmen-segmen tertentu untuk dijadikan target pemasaran. Dengan memilih kelompok pasar yang tepat, diharapkan kegiatan pemasaran dapat berjalan secara efektif dan efisien.

Menurut Morrison, Market segmentation is the division of the overall market for a service into groups with common characteristics. Sedangkan menurut Kotler (1994) segmentasi pasar adalah “suatu proses untuk membagi pasar menjadi kelompok-kelompok konsumen yang lebih homogen, dimana tiap kelompok konsumen dapat dipillih sebagai target pasar untuk dicapai perusahaan melalui strategi bauran pemasarannya. (Baca juga : Mengenal Bauran Pemasara (Marketing Mix))

Bagi perusahaan, melakukan segmentasi pasar memiliki tujuan untuk mengelompokkan individu-individu yang memiliki kebutuhan, keinginan serta respon yang sama terhadap produk ataupun layanan yang ditawarkan perusahaan. Selain itu dengan melakukan segmentasi pasar perusahaan juga dapat merangsang pelanggan potensial agar bisa menjadi konsumen yang loyal terhadap produk yang ditawarkan. Dengan mengetahui secara pasti para pelanggan loyal dan spesifik inilah, pihak perusahaan dapat mengoptimalkan kegiatan pemasaran dan pelayanannya.

Ada beberapa syarat yang bisa dijadikan sebagai acuan agar proses segmentasi pasar dapat berjalan secara efektif. Menurut Kotler, Bowen dan Makens, beberapa syarat tersebut diantaranya adalah :

  1. Measurable(dapat diukur), artinya segmen pasar yang dituju dapat diukur, baik jumlahnya maupun ciri dan sifatnya. Semakin akurat ukuran yang digunakan maka akan semakin mudah kegiatan pemasaran yang dilakukan perusahaan
  2. Accessible(dapat dijangkau), yaitu segmen pasar dapat dicapai / diakses sehingga perusahaan dapat dengan mudah mengarahkan usaha pemasarannya pada segmen tersebut. Kemudahan akses ini bisa berupa jarak tempuh yang dekat, kemudahan transportasi, luas wilayah yang dijadikan target dan lain-lain.
  3. Substantiable(cukup besar), yaitu segmen pasar yang dituju harus cukup besar, karena dengan segmen pasar yang besar maka perusahaan akan memiliki peluang yang lebih besar dan dapat memberi keuntungan lebih besar.
  4. Diferentiabel (dapat dibedakan), yaitu segmen pasar secara jelas dapat dibedakan dengan segmen lainnya. Menentukan perbedaan ini bisa dari jenis kelamin, status perkawinan, latar belakang pendidikan dan lain sebagainya.
  5. Actionable (dapat dilaksanakan), yaitu semua program pemasaran dan pelayanan perusahaan dapat dilaksanakan pada segmen pasar yang dituju.
  6. Profitable (dapat memberi keuntungan), yaitu bahwa segmen pasar yang dituju dapat memberikan keuntungan secara finansial buat perusahaan, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Setelah syarat-syarat diatas dapat terpenuhi, segmentasi pasar dapat dilakukan dengan mengklasifikasikan setiap segmen berdasar beberapa variabel. Menurut Kotler (1995), beberapa variabel yang bisa digunakan untuk mengklasifikasikan segmen pasar adalah sebagai berikut:

Pintasan isi artikel :

1. Segmentasi Pasar Berdasarkan Geografi

Segmentasi Geografis merupakan salah satu strategi pengelompokan pasar berdasar letak ataupun wilayah geografis yang berbeda. Perbedaan ini bisa berdasaratas wilayah admisnistratif seperti desa/kelurahan, kecapamatan, kabupaten, provinsi dan negara, ataupun berdasarkan kondisi geografis tertentu seperti wilayah pegunungan, wilayah pesisir, masyarakat desa ataupun kota dan lain sebagainya.

Melakukan segmentasi pasar berdasarkan geografis merupakan pengelompokan pasar yang paling mudah dilakukan, karena orang yang tinggal di daerah tertentu biasanya akan memiliki karakter, kebutuhan dan keinginan yang hampir sama terhadap sebuah produk. Misalnya, sebuah produk pendingin ruangan (AC) akan lebih mudah dipasarkan di sebuah kota yang memiliki suhu udara panas daripada dipasarkan di daerah pegunungan yang dingin, pertunjukan musik Jazz akan lebih banyak penontonnya jika digelar di kota daripada di desa, dan lain sebagainya.

2. Segmentasi Demografi

Segmentasi demografi merupakan salah satu cara mengelompokkan segmen pasar berdasarkan data-data demografi. Data-data tersebut biasanya berupa usia, jenis kelamin, jumlah keluarga, status perkawinan, tingkat penghasilan, pendidikan, jenis pekerjaan, pengalaman, agama, dan lain sebagainya.

Dengan melakukan segmentasi demografis, para pemasar dapat melakukan kegiatannya secara tepat dengan mempertimbangkan berbagai hal terkait data-data demografis tersebut. Misalnya, memasarkan produk anak-anak tentu akan berbeda cara pemasarannya dengan produk orang dewasa, memasarkan produk untuk pria akan berbeda strateginya dengan memasarkan produk untuk wanita, dan lain-lain.

3. Segmentasi Psikografi

Segmentsi psikografi merupakan pengelompokan segmen pasar berdasar pada Status sosial, gaya hidup dan kepribadian segmen yang dituju. Untuk mendapatkan data-data ini biasanya perusahaan memerlukan riset dan analisa secara intens karena dari waktu-kewaktu kondisi dapat berubah.

Adapun contoh segmentasi psikografis berdasar status sosial, misalnya perbedaan kelas sosial dimasyarakat golongan kelas elite, golongan kelas menengah, golongankelas menengah kebawah. Segmentasi psikografis berdasar gaya hidup bisa dibedakan berdasar gaya hidup modern, tradisional, boros, hemat, dan sebagainya. Sedangkan segmentasi psikografis berdasar kepribadian, misalnya pemarah, loyalis, feminis, humoris, dan lain-lain.

Profil psikografis salah satu segmen konsumen dapat dianggap sebagai gabungan berbagai kegiatan, minat, dan pendapat (Activities, Interests and Opinions (AIO)) konsumen yang dapat diukur. Dalam bentuk yang paling umum, studi psikografis AIO menggunakan serangkaian pernyataan (daftar pernyataan psikografis) yang dirancang untuk mengenali berbagai aspek yang relevan mengenai kepribadian, motif membeli, minat, sikap, kepercayaan, dan nilai-nilai konsumen.

4. Segmentasi Tingkah Laku

Segmentasi tingkah laku merupakan salah satu strategi pengelompokkan segmen pasar berdasark pengetahuan, sikap, dan reaksi konsumen terhadap suatu produk. Dengan menggunakan variabel tingkah laku ini, perusahaan berarti telah melakukan sebuah langkah awal yang baik untuk membentuk segmen pasarnya.

Adapun beberapa indikator yang digunakan untuk mengukur segmentasi pasar berdasar tingkah laku biasanya terdiri dari : Manfaat yang dicari, Status Pengguna (baru-langganan), Tingkat Pemakaian, dan Status Loyalitas.

Bagi perusahaan, melakukan segmentasi pasar bisa menjadi satu cara untuk melakukan pemasaran secara lebih efektif. Selain itu ada banyak manfaat yang dapat diperoleh dengan melakukan segmentasi pasar ini yakni:

  1. Perusahaan akan dapat mendeteksi secara dini dan tepat mengenai kecenderungan-kecenderungan dalam pasar yang senantiasa berubah.
  2. Dapat mendesign produk yang benar-benar sesuai dengan permintaan pasar.
  3. Dapat menentukan kampanye dan periklanan yang paling efektif.
  4. Dapat mengarahkan dana promosi yang tersedia melalui media yang tepat bagi segmen yang diperkirakan akan menghasilkan keuntungan yang lebih besar.
  5. Dapat digunakan untuk mengukur usaha promosi sesuai dengan masa atau periode-periode dimana reaksi pasar cukup besar.
  6. Dapat membedakan antara segmen yang satu dengan segmen lainnya.
  7. Dapat digunakan untuk mengetahui sifat masing-masing segmen.
  8. Dapat digunakan untuk mencari segmen mana yang potensinya paling besar.
  9. Dapat digunakan untuk memilih segmen mana yang akan dijadikan pasar sasaran.

Strategi segmentasi pasar ini hanyalah salah satu cara dalam strategi pemasaran, setelah melakukan segmentasi pasar perusahaan dapat melakukan targeting pasar dan posisioning produk di pasar yang ditargetkan. Selamat mencoba, semoga sukses.. (baca juga : Strategi Menentukan Target Pasar Secara Tepat)

Peringkat broker opsi biner:
Opsi biner dan forex
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: